Pakai Auditor Independen, Ketua DPRD DKI Tak Mau Dipanggil KPK

Senin, 30 November 2015 | 16:25 WIB
Pakai Auditor Independen, Ketua DPRD DKI Tak Mau Dipanggil KPK
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bersama Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi, usai melantik Wali Kota Jakarta Selatan, Kamis (13/8/2015), di Balai Kota DKi Jakarta. [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Suara.com - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mengaku menemukan anggaran senilai Rp1,88 triliun tanpa nomenklatur yang diusulkan pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SPKD) DKI Jakarta tahun 2016. Temuan itu didapat dari hasil penyisiran yang dilakukan auditor independen. Hal itu, kata Prasetio, dilakukan agar APBD 2016 benar-benar tepat sasaran, sesuai dengan prioritas.

Prasetio memastikan, auditor bentukannya itu dibayar tidak melalui uang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah DKI Jakarta.

Langkah penyisiran yang dilakukan tim auditor independen Prasetio terkait Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) DKI 2016, atau setelah melihat penyisiran yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

"Saya pakai auditor independen ini tidak pake APBD tapi pake anggaran pribadi saya. Karena apa, saya ingin sekali APBD DKI ini benar," kata Prasetio di gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (30/11/2015).

Prasetio yang juga merupakan Politisi PDI Perjuangan itu tidak menginginkan ada anggaran siluman kembali ditemukan setelah ia mengesahkan APBD 2016 nantinya.

"Saya katakan dalam penutupan rapat masalah anggaran (dengan DPRD), tidak ada yang bermain main dengan SKPD, kalau ada itu tanggung jawab mereka," ujar Prasetio.

"Saya nggak punya kepentingan apa-apa. Saya cuma mau mengembalilkan ke posisi yang betul. Ini kan udah membudaya udah seperti itu (ada anggaran siluman). Sekarang saya punya prinsip seperti ini, karena nanti kalau anggaran sudah diketok, lalu saya sudah pensiun dipanggil Bareskrim atau KPK, saya enggak mau," jelasnya.

Ia menjelaskan auditor yang digunakan untuk menyisir anggaran dari masing-masing SKPD DKI merupakan rekan-rekannya yang memang sudah ahli di bidangnya dan bukan dari lembaga tertentu.

"Nah ini ada temen temen saya dari STAN dari kantor ini kantor itu kita. Saya bilang bahas yuk. Timnya bentukan saya sendiri. Nggak masalah ini kan pertimbangan saya saja," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI