Ini Kronologis Kecelakaan Maut di Puncak

Ardi Mandiri | Suara.com

Minggu, 06 Desember 2015 | 18:15 WIB
Ini Kronologis Kecelakaan Maut di Puncak
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas. (Shutterstock/Bannu)

Suara.com -  Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bogor Kabupaten, AKP Bramastyo Priadji mengatakan, kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Raya Puncak, tepatnya di penurunan Selarong, Kecamatan Megamedung, Minggu (6/12/2015) sore, sedikitnya melibatkan enam unit kendaraan bermotor, dan menewaskan tiga orang.

"Kecelakaan terjadi sekitar pukul 13.30 WIB, lokasi tempat kejadian perkara di Jalan Raya Puncak turunan Selarong, Megamendung," kata Bramastyo.

Ia menjelaskan, kronologi kecelakaan terjadi melibatkan dua unit Micro Bus TNI Angkatan Darat No Registrasi 4230-44 (bus satu), Micro Bus TNI AD No Registrasi 9704-37 (bus dua), kendaraan roda empat Daihatsu Espass Nomor Polisi F 1618 BM, tiga unit sepeda motor jenis Scoopy Nomor Polisi B 3817 SAS, sepeda motor Honda Supra Nomor Polisi F 4516 HA, dan scutter matik Piaggio Vespa Nomor Polisi B 3919 TYF.

"Pada saat kejadian arus sedang diberlakukan satu arah menuju Jakarta, dua mini bus TNI AD bergerak dari arah Puncak menuju Ciawi secara beriringan. Setibanya di tempat kejadian perkara, diduga bus dua mengalami rem blong," katanya.

Bus dua yang hilang kendali menabrak sepeda motor yang ada di depannya. Kemudian kedua kendaraan mini bus TNI AD tersebut saling bertabrakan sehingga salah satu kendaraan mini bus tersebut yakni No.Register 9704-37 yang dikemudikan Kopka Sugiono oleng ke sebelah kiri dan menabrak sepeda motor lainnya.

"Bus terhenti setelah menabrak kendaraan Daihatsu yang sedang parkir di bahu jalan sebelah kiri dari arah Puncak," katanya.

Mini bus TNI AD No.Reg 4230-44 yang dikemudikan PNS Ahamd Yani (berada di bus dua), lajut terdorong bergerak ke kanan dan terhenti setelah menabrak warung yang berada di bahu jalan sebelah kanan dari arah Puncak menuju arah Ciawi.

"Bus terhenti setelah menabrak warung deng psosi terbalik miring," katanya.

Bramastyo mengatakan, korban telah dievakuasi, tiga orang yang meninggal dunia yakni dua orang pengendara sepeda motor dan satu mahasiswa Universitas YARSI yang menjadi penumpang mini bus TNI AD No.Reg 4230-44 (bus pertama).

"Selain menewaskan tiga orang, kecelakaan juga menyebabkan beberapa korban luka, ada tiga orang luka berat. Semua korban sudah dibawa ke RSUD Ciawi untuk penanganan lebih lanjut," katanya.

Hingga saat ini, lanjut AKP Bramastyo, evakuasi terhadap dua mini bus milik TNI AD tersebut sudah hampir selesai dilakukan. Bus dievakuasi menggunakan mobil derek milik Jasa Marga.

"Arus lalu lintas di Jalur Puncak saat ini masih dalam penanganan," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bus vs Motor di Puncak, Tiga Orang Tewas

Bus vs Motor di Puncak, Tiga Orang Tewas

News | Minggu, 06 Desember 2015 | 17:07 WIB

Polisi Selidiki Dua Kecelakaan di Tol Cipali

Polisi Selidiki Dua Kecelakaan di Tol Cipali

News | Minggu, 06 Desember 2015 | 16:17 WIB

Bangkai Metromini Telah Disingkirkan dari TKP

Bangkai Metromini Telah Disingkirkan dari TKP

News | Minggu, 06 Desember 2015 | 13:22 WIB

Enam Orang Tewas Akibat Tabrakan di Cipali

Enam Orang Tewas Akibat Tabrakan di Cipali

News | Minggu, 06 Desember 2015 | 11:18 WIB

Terkini

Sehari Operasi, Anak Buah Pramono Tangkap 6,98 Ton Ikan Sapu-sapu

Sehari Operasi, Anak Buah Pramono Tangkap 6,98 Ton Ikan Sapu-sapu

News | Jum'at, 17 April 2026 | 18:37 WIB

Menaker Dorong Itjen Bertransformasi: dari Pencari Temuan Menjadi Mitra Pencegah Risiko

Menaker Dorong Itjen Bertransformasi: dari Pencari Temuan Menjadi Mitra Pencegah Risiko

News | Jum'at, 17 April 2026 | 18:32 WIB

Berapa Gaji Ketua Ombudsman? Baru Dilantik Seminggu, Kini Jadi Tersangka Korupsi

Berapa Gaji Ketua Ombudsman? Baru Dilantik Seminggu, Kini Jadi Tersangka Korupsi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 18:30 WIB

Polda Metro Jaya Hentikan Kasus Ijazah Palsu Jokowi untuk 3 Tersangka, Ini Alasannya

Polda Metro Jaya Hentikan Kasus Ijazah Palsu Jokowi untuk 3 Tersangka, Ini Alasannya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 18:29 WIB

Menaker: Serikat Pekerja Adalah Mitra, Bukan Lawan Perusahaan

Menaker: Serikat Pekerja Adalah Mitra, Bukan Lawan Perusahaan

News | Jum'at, 17 April 2026 | 18:27 WIB

Rel MRT Jakarta Fase 1 dan 2A Tersambung, Siap Meluncur di 2027

Rel MRT Jakarta Fase 1 dan 2A Tersambung, Siap Meluncur di 2027

News | Jum'at, 17 April 2026 | 18:20 WIB

Bupati Malang Lantik Anak Jadi Kadis, PDIP: Sulit Mengelak Tudingan Nepotisme

Bupati Malang Lantik Anak Jadi Kadis, PDIP: Sulit Mengelak Tudingan Nepotisme

News | Jum'at, 17 April 2026 | 18:17 WIB

Waspada! Polri Bongkar 7 Modus Haji Ilegal, Dari Visa Ziarah Hingga Skema Ponzi Rugikan Jemaah

Waspada! Polri Bongkar 7 Modus Haji Ilegal, Dari Visa Ziarah Hingga Skema Ponzi Rugikan Jemaah

News | Jum'at, 17 April 2026 | 18:12 WIB

Modus Rokok Modifikasi: Cara Licik Selundupkan Tembakau Sintetis ke Lapas Karawang Terbongkar

Modus Rokok Modifikasi: Cara Licik Selundupkan Tembakau Sintetis ke Lapas Karawang Terbongkar

News | Jum'at, 17 April 2026 | 18:05 WIB

Pansel Ombudsman Klaim Tak Temukan Indikasi Korupsi Hery Susanto Saat Seleksi

Pansel Ombudsman Klaim Tak Temukan Indikasi Korupsi Hery Susanto Saat Seleksi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 17:44 WIB