TNI AU Butuh Radar Tambahan untuk Jaga Perbatasan

Ardi Mandiri | Erick Tanjung | Suara.com

Senin, 07 Desember 2015 | 15:06 WIB
TNI AU Butuh Radar Tambahan untuk Jaga Perbatasan
Panglima TNI Gatot Nurmantyo bersama pasukan gabungan TNI di Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, Kamis (10/9). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan kekuatan Angkatan Udara perlu di‎perkuat untuk mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Hal itu menyusul ‎kejadian bebasnya kapal dan pesawat asing memasuki wilayah Maluku, Sulawesi‎, Kalimantan Barat belakangan ini. 
 
"Kita harus memiliki kekuatan udara untuk mendukung poros maritim. Makanya pembangunan kekuatan TNI AU harus diprioritaskan," kata Gatot dalam acara Simposium Kebangsaan MPR di Nusantara IV, komplek parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/12/2015).
 
Menurutnya, kekuatan matra udara ini penting ditingkatkan untuk mendeteksi pihak-pihak asing yang masuk ke wilayah yurisdiksi Indonesia. Salah satunya yaitu dengan penambahan alat utama sistem persenjataan (Alutsista) berupa radar pendeteksi kapal dan pesawat asing yang masuk wilayah Indonesia tanpa izin.
 
"‎Hal ini tak bisa diabaikan, TNI harus kuat dan cepat. Kemampuan udara diperkuat untuk mendukung laut Indonesia yang luas," terangnya.
 
Dengan penambahan alutsista angkatan udara, bisa membantu angkatan laut dalam menjaga kedaulatan negara. Sehingga Indonesia lebih kuat dan disegani dunia internasional.
 
"Dengan begitu kita lebih kuat dalam menjaga wilayah laut dan kedaulatan negara‎," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mabes TNI Serahkan Kasus "Praja IPDN vs Taruna Akmil" ke Mendagri

Mabes TNI Serahkan Kasus "Praja IPDN vs Taruna Akmil" ke Mendagri

News | Senin, 30 November 2015 | 12:09 WIB

TNI Selidiki Tentara yang Tewas Ditembak di Poso

TNI Selidiki Tentara yang Tewas Ditembak di Poso

News | Senin, 30 November 2015 | 11:28 WIB

Panglima TNI Diarak Naik 'Singa'

Panglima TNI Diarak Naik 'Singa'

News | Senin, 30 November 2015 | 11:20 WIB

Panglima TNI Minta Jajarannya Tingkatkan Pelayanan Publik

Panglima TNI Minta Jajarannya Tingkatkan Pelayanan Publik

News | Senin, 30 November 2015 | 11:16 WIB

Terkini

Bincang Singkat dengan Purbaya, Prabowo Tanya Dolar

Bincang Singkat dengan Purbaya, Prabowo Tanya Dolar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:12 WIB

Pemeriksaan Merambah Kelas TK, Polisi Buka Peluang Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha

Pemeriksaan Merambah Kelas TK, Polisi Buka Peluang Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:10 WIB

Dari Nakba 1948 hingga Reruntuhan Gaza: Kisah Pilu Pria Palestina yang Terusir dari Tanah Airnya

Dari Nakba 1948 hingga Reruntuhan Gaza: Kisah Pilu Pria Palestina yang Terusir dari Tanah Airnya

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:05 WIB

Isu Transfer Data WNI ke AS di Kesepakatan Prabowo  Trump, Menkomdigi Buka Suara

Isu Transfer Data WNI ke AS di Kesepakatan Prabowo Trump, Menkomdigi Buka Suara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:04 WIB

Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya:  Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!

Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:49 WIB

Amnesty International Sebut Eksekusi Mati Global 2025 Capai Rekor Tertinggi dalam 44 Tahun

Amnesty International Sebut Eksekusi Mati Global 2025 Capai Rekor Tertinggi dalam 44 Tahun

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:46 WIB

Kemkomdigi Siapkan Aturan Baru: Wajib Cantumkan Nomor Telepon Saat Daftar Media Sosial

Kemkomdigi Siapkan Aturan Baru: Wajib Cantumkan Nomor Telepon Saat Daftar Media Sosial

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:33 WIB

Akui Sakit Gigi di Depan Hakim, Noel Ebenezer Minta Izin ke Dokter Setelah Sidang

Akui Sakit Gigi di Depan Hakim, Noel Ebenezer Minta Izin ke Dokter Setelah Sidang

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:23 WIB

Pertama Kali, Dompet Dhuafa Hadirkan Program Kurban Unta pada THK 1447 H

Pertama Kali, Dompet Dhuafa Hadirkan Program Kurban Unta pada THK 1447 H

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:20 WIB

Akan Dengar Tuntutan Jaksa, Noel Ebenezer Ngaku Deg-Deg Ser: Ada Rasa Takut

Akan Dengar Tuntutan Jaksa, Noel Ebenezer Ngaku Deg-Deg Ser: Ada Rasa Takut

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:18 WIB