Sudah 24 Jam, Kebakaran di Pasar Suka Ramai Pekanbaru Belum Padam

Esti Utami

Rabu, 09 Desember 2015 | 19:12 WIB
Sudah 24 Jam, Kebakaran di Pasar Suka Ramai Pekanbaru Belum Padam
Upaya pemadaman api yang melalap Pasar Suka Ramai, Pekanbaru Riau, Rabu (9/12). (Antara/FB Anggoro)

Sudah 24 jam kebakaran melanda pasar Suka Ramai, Pekanbaru, Riau, namun hingga saat ini api belum juga bisa dijinakkan. Akibatnya kebakaran ini menjadi tontonan masyarakat setempat yang menyebabkan lalu lintas di Jalan Sudirman persis depan ruko macet.

Ratusan warga, baik dengan jalan kaki maupun naik motor sengaja datang untuk nonton kebakaran, maupun hanya sekedar lewat pakai sepeda motor lalu berhenti untuk menyaksikan si jago merah melalap lembar demi lembar bahan bangunan pasar.

Mereka seolah tidak menghiraukan dampak dari menonton musibah ini, setidaknya menyebabkan kemacetan, karena parkiran sepeda motor yang tidak semestinya di badan jalan mengganggu arus lalu lintas.

Belum lagi ancaman lain yang mungkin timbul dari TKP kebakaran, siapa tahu ada bahan yang mudah meledak, lalu melemparkan kepingan-kepingan, tentu rawan mengenai para warga yang menyaksikan kejadian ini, ujar warga lainnya.

Selain itu jelas juga akan membuat terganggunya petugas dan mobil pemadam kemakaran yang lalu lalang untuk memadamkan api.

Petugas kepolisian juga jumlahnya terbatas sehingga tidak sanggup menghalau warga yang berupaya mendekati lokasi hanya untuk sekedar nonton.

Berdasarkan pengamatan lapangan, polisi dibantu Satpol-PP mengamankan jalur-jalur rawan di lokasi kebakaran. Dengan cara menutup arus lalulintas dari arah A Yani ke Suka Ramai, serta mengatur pergerakan kendaraan yang macet.

Sebelumnya diberitakan, pasar Suka Ramai telah terbakar sejak Selasa (8/12/2015) sore pukul 16.00 wib.

Wali Kota Pekanbaru Firdaus, yang meninjau lokasi bersama sejumlah pejabat Pemko melakukan peninjauan Pasar Sukaramai pada Selasa malam, mengatakan turut berbela sungkawa atas kebakaran yang terjadi.

"Mudah-mudahan operasional bisa segera pulih kembali. Karena banyak perputaran uang di sini," jelasnya.

Hal tersebut menurutnya harus menjadi pembelajaran ke depan, supaya tidak terulang kembali. Ia menduga kebakaran ini karena kurang disiplinnya pedagang mengelola ruangan. Informasinya yang menjadi sumber api itu di basement lebih banyak untuk pakaian jadi.

"Ini menjadi pelajaran bukan saja di Suka Ramai tapi toko lain juga," harapnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Pekanbaru, Burhan Ginting di lokasi mengakui, petugas kesulitan melakukan pemadaman.

"Asap terlalu tebal di dalam dan ruangan sempit, sedangkan sumber api berasal diduga dari lantai bawah di blok B," sebutnya.

Ia menjelaskan, api berkobar dari lantai dasar dan sekarang menyebar sampai ke lantai tiga.

"Petugas kami mencoba masuk, tapi tidak memungkinkan karena kondisi sangat membahayakan," tuturnya.

Lebih dari 17 mobil pemadam kebakaran sudah diturunkan untuk memadamkan kebakaran Pasar Suka Ramai sejak kemarin. Namun, ia mengatakan upaya pemadaman belum bisa sepenuhnya berhasil dan petugas sangat kelelahan.

"Anggota sejak kemarin sudah bertugas dan sangat letih. Kami hanya bisa upayakan api tidak membesar lagi," ujarnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Teori Konspirasi di Warkop: Antara Hutan Terbakar dan BBM yang Langka

Teori Konspirasi di Warkop: Antara Hutan Terbakar dan BBM yang Langka

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 10:40 WIB

Si Jago Merah Mengamuk di Petamburan Dini Hari, Tiga Rumah Ludes Terbakar

Si Jago Merah Mengamuk di Petamburan Dini Hari, Tiga Rumah Ludes Terbakar

News | Rabu, 30 September 2026 | 12:48 WIB

Tergiur Janji Lolos Petugas Damkar DKI, Pria Ini Tertipu Rp70 Juta dan Dikejar Utang Ratusan Juta!

Tergiur Janji Lolos Petugas Damkar DKI, Pria Ini Tertipu Rp70 Juta dan Dikejar Utang Ratusan Juta!

News | Selasa, 29 September 2026 | 11:29 WIB

Korsleting Listrik Hanguskan Deretan Lapak di Jakarta Barat

Korsleting Listrik Hanguskan Deretan Lapak di Jakarta Barat

News | Selasa, 29 September 2026 | 10:25 WIB

Kemensos Salurkan Bantuan Rp223 Juta untuk Korban Kebakaran Kampung Muka

Kemensos Salurkan Bantuan Rp223 Juta untuk Korban Kebakaran Kampung Muka

News | Senin, 28 September 2026 | 21:20 WIB

Detik-detik Mobil Damkar Tabrak 6 Kendaraan di Cakung, Ada Transjakarta hingga Ambulans

Detik-detik Mobil Damkar Tabrak 6 Kendaraan di Cakung, Ada Transjakarta hingga Ambulans

News | Senin, 28 September 2026 | 15:02 WIB

Greenpeace: BPGMN Akan Sia-sia Tanpa Komitmen Lindungi Gambut

Greenpeace: BPGMN Akan Sia-sia Tanpa Komitmen Lindungi Gambut

News | Senin, 28 September 2026 | 11:41 WIB

Hamzah Batik Malioboro Punya Siapa? Toko Legendaris Jogja yang Dilanda Kebakaran

Hamzah Batik Malioboro Punya Siapa? Toko Legendaris Jogja yang Dilanda Kebakaran

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 09:53 WIB

Kebakaran Melanda Restoran di Jalan Wijaya Jaksel, 17 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Melanda Restoran di Jalan Wijaya Jaksel, 17 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Minggu, 27 September 2026 | 16:35 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×