Jaga Kemitraan, Surya Tjandra Berharap KPK Bersikap Rendah Hati

Arsito Hidayatullah | Nikolaus Tolen | Suara.com

Selasa, 15 Desember 2015 | 19:58 WIB
Jaga Kemitraan, Surya Tjandra Berharap KPK Bersikap Rendah Hati
Gedung KPK. (suara.com/Bowo Raharjo)

Suara.com - Komisi III DPR RI melakukan proses fit and proper test atau uji kepantasan dan kelayakan terhadap calon pimpinan (capim) KPK jilid IV pada hari ini, Selasa (15/12/2015). Salah satu capim KPK yang menjalani proses tersebut adalah Surya Tjandra.

Dalam pemaparannya, Surya meminta KPK untuk dapat merendahkan hati dengan mendatangi institusi penegak hukum lainnya. Hal itu menurutnya bertujuan agar ketegangan hilang dan hubungan tetap terjaga dalam menegakkan hukum di Indonesia.

"KPK punya modal sosial yang tinggi, didukung oleh masyarakat dan media untuk melakukan inisiasi (dalam) mengatasi ketegangan masyarakat. KPK harus bersinergi dengan penegak hukum lain, dengan merendahkan hati untuk berinisiatif mendatangi semua stakeholder lain," papar Surya, saat mengemukakan pandangannya di hadapan anggota Komisi III DPR, di Gedung DPR, Senayan, Selasa (15/12).

Pemaparan Surya yang berprofesi sebagai dosen di Universitas Atmajaya tersebut, pun kemudian didukung penuh oleh Ketua Komisi III DPR, Benny K Harman. Benny menegaskan bahwa seharusnya KPK tidak boleh menganggap kepolisian dan kejaksaan sebagai musuh.

"Ada beberapa poin penting yang saya tangkap, khususnya terkait KPK merendahkan hati. Ini pendekatan yang sangat bagus. KPK memang tidak boleh menganggap polisi dan jaksa itu sebagai musuh, harus sebagai mitra. Ini pendekatan yang bagus," tutur Benny.

Lebih jauh, menurut Surya, jika KPK merendahkan hati dengan melakukan koordinasi yang baik bersama Polri dan kejaksaan, tidak berarti itu akan menghilangkan independensi KPK. Justru menurutnya, hal tersebut akan semakin bagus, karena pasti ada dorongan dari mitra kerjanya yakni Polri dan Kejaksaan.

"Upaya untuk merendahkan hati, untuk mengunjungi Polri dan Kejaksaan, itu tidak akan menghilangkan independensi KPK," tutupnya.

Seperti diketahui, hubungan KPK dengan unsur penegak hukum lainnya seperti Polri dan Kejaksaan, selama ini kerap berlangsung tegang. Hal itu terkait dengan beberapa kejadian, seperti ditetapkannya tokoh Polri sebagai tersangka oleh KPK, begitu juga sebaliknya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Johan Budi Bantah Pimpinan KPK Pecah Soal Revisi UU

Johan Budi Bantah Pimpinan KPK Pecah Soal Revisi UU

News | Selasa, 15 Desember 2015 | 19:12 WIB

Surya Tjandra: KPK Tak Bisa Bekerja Sendiri

Surya Tjandra: KPK Tak Bisa Bekerja Sendiri

News | Selasa, 15 Desember 2015 | 18:40 WIB

DPR Sahkan Revisi UU KPK Masuk Prolegnas 2016

DPR Sahkan Revisi UU KPK Masuk Prolegnas 2016

Foto | Selasa, 15 Desember 2015 | 17:31 WIB

Setujui Revisi UU KPK, Capim KPK Ini Cuek Dengan Tekanan LSM

Setujui Revisi UU KPK, Capim KPK Ini Cuek Dengan Tekanan LSM

News | Selasa, 15 Desember 2015 | 16:34 WIB

Terkini

Pemicu Tersembunyi Kekerasan Digital di Kalangan Siswa, Salah Satunya Takut Dibilang Nggak Asyik

Pemicu Tersembunyi Kekerasan Digital di Kalangan Siswa, Salah Satunya Takut Dibilang Nggak Asyik

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:34 WIB

La Ode Ahmad: Koperasi Merah Putih Harus Jadi Pusat Ekonomi Desa, Bukan Cuma Proyek Fisik

La Ode Ahmad: Koperasi Merah Putih Harus Jadi Pusat Ekonomi Desa, Bukan Cuma Proyek Fisik

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:23 WIB

Kawal Visi Transparansi, Jaga Desa Beri Penghargaan bagi Pelopor Desa Bebas Korupsi

Kawal Visi Transparansi, Jaga Desa Beri Penghargaan bagi Pelopor Desa Bebas Korupsi

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:14 WIB

Prabowo Subianto dan Luhut Binsar Pandjaitan Bahas Strategi Jaga Stabilitas Ekonomi

Prabowo Subianto dan Luhut Binsar Pandjaitan Bahas Strategi Jaga Stabilitas Ekonomi

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:09 WIB

Ketua API Kritik Pernyataan JK Soal Konflik Agama

Ketua API Kritik Pernyataan JK Soal Konflik Agama

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:07 WIB

KRL Mati Listrik di Lintas KebayoranSudimara, KAI Commuter Sebut Gangguan Gardu PLN

KRL Mati Listrik di Lintas KebayoranSudimara, KAI Commuter Sebut Gangguan Gardu PLN

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:05 WIB

Dony Oskaria: Karyawan BUMN Harus Aktif Jelaskan Kebijakan Negara ke Publik

Dony Oskaria: Karyawan BUMN Harus Aktif Jelaskan Kebijakan Negara ke Publik

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:01 WIB

Kemlu Pastikan 13 WNI Selamat dari Kebakaran Besar di Malaysia, Begini Kondisinya

Kemlu Pastikan 13 WNI Selamat dari Kebakaran Besar di Malaysia, Begini Kondisinya

News | Selasa, 21 April 2026 | 19:54 WIB

UU PPRT Disahkan: Menteri PPPA Pastikan Tak Ada Lagi Pekerja Tanpa Perlindungan

UU PPRT Disahkan: Menteri PPPA Pastikan Tak Ada Lagi Pekerja Tanpa Perlindungan

News | Selasa, 21 April 2026 | 19:48 WIB

Lansia Tewas Tertabrak KRL di Rawa Buaya Jakarta Barat, Identitas Masih Misteri

Lansia Tewas Tertabrak KRL di Rawa Buaya Jakarta Barat, Identitas Masih Misteri

News | Selasa, 21 April 2026 | 19:42 WIB