Ini Cara Presiden Jokowi Banggakan SMP-nya

Suwarjono | Suara.com

Senin, 21 Desember 2015 | 11:23 WIB
Ini Cara Presiden Jokowi Banggakan SMP-nya
Presiden Joko Widodo

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bangga dengan sekolah menengah pertama tempat dulu ia bersekolah di Kota Surakarta, Jawa Tengah yang mendapat Anugerah Integritas Ujian Nasional.

"Saya melihat SMP saya, SMPN 1 Surakarta, masuk dalam sekolah dengan nilai kejujuran sangat baik," kata Presiden Jokowi, saat silaturahmi dengan 503 kepala sekolah penerima Anugerah Integritas UN, di Istana Negara Jakarta, Senin (21/12/2015)

Presiden Jokowi pun meminta Kepala Sekolah SMPN 1 Surakarta yang ikut hadir dalam acara itu untuk berdiri. "Berdiri Pak, masak SMP sendiri 'nggak dibanggakan," kata Jokowi.

Dalam penilain rata-rata selama enam tahun terakhir, SMPN 1 Surakarta meraih nilai indeks kejujuran 97,53.

Dalam kesempatan itu Presiden menegaskan bahwa kejujuran adalah pondasi membangun bangsa.

"Bangsa kita dihargai jika warganya punya kejujuran dan integritas tinggi. Banyak negara gagal karena gagal menjaga integitas bangsanya. Nilai-nilai kejujuran harus dikembangkan sejak dini di keluarga dan sekolah," kata Presiden Jokowi.

Lebih jauh, Jokowi menyatakan integritas dan kejujuran merupakan pondasi pembangunan bangsa yang harus dibangun sejak usia dini.

Ia menyebutkan banyak negara gagal karena gagal menjaga integitas bangsanya. Ia menyebutkan nilai-nilai kejujuran harus dikembangkan sejak dini di keluarga dan sekolah.

"Kita punya basic yang bagus, kalau ke Singapura gak ada yang berani merokok dan meludah semabarangan, tapi balik ke sini tidak ada lagi, kita punya nilai-nilai itu hanya kurang memberi tekanan," katanya.

Presiden juga mengingatkan anak-anak saat ini banyak yang tergoda, terbuai oleh nilai-nilai Barat yang dianggap modern, gaul, padahal Indonesia punya nilai-nilai dan karakter tersendiri, yaitu nilai-nilai Pancasila dan gotong royong.

"Rumah dan sekolah adalah arena pembelajaran kembangkan untuk mengajarkan nilai-nilai itu, demikian juga dengan pembelajaran di lingkungan keluarga," katanya.

 Terkait dengan nilai UN, waktu memimpin kota dan provinsi, dirinya pertama sekali ditanya oleh kepala dinss pendidikan berapa target nilai UN.

"Saya katakan apa adanya saja, gak ada target, apakah kita bangga dengan nilai UN tinggi tapi dengan cara tidak terpuji? Saya tidak mau seperti itu," katanya.

Menurut Presiden Indonesia harus kembali bahwa sekolah mengajarkan nilai-nilai etika atau budi pekerti, kejujuran, kepatutan, kepantasan dan moralitas yang baik.

"Kita ingin negara ini maju dihormati dan punya martabat. Itu dimulai dari pendidikan yang diberikan sekolah. Kita mungkin metik 10 tahun kemudian," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Berencana Kelilingi Indonesia Timur saat Natal

Jokowi Berencana Kelilingi Indonesia Timur saat Natal

News | Kamis, 17 Desember 2015 | 06:32 WIB

Akui Terus Pantau Sidang MKD, Jokowi: Dengarkan Suara Rakyat

Akui Terus Pantau Sidang MKD, Jokowi: Dengarkan Suara Rakyat

News | Selasa, 15 Desember 2015 | 11:58 WIB

Sejumlah Menteri Dinilai Menghambat Kinerja Jokowi

Sejumlah Menteri Dinilai Menghambat Kinerja Jokowi

News | Minggu, 13 Desember 2015 | 18:52 WIB

Terkini

Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat

Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:55 WIB

Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri

Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:47 WIB

Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat

Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:47 WIB

Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG

Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:19 WIB

Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri

Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:15 WIB

Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati

Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:14 WIB

KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi

KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:07 WIB

Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis

Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:07 WIB

Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit

Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:28 WIB

Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan

Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:13 WIB