Makam Gus Dur Sementara Waktu Ini Ditutup

Adhitya Himawan | Suara.com

Sabtu, 26 Desember 2015 | 10:07 WIB
Makam Gus Dur Sementara Waktu Ini Ditutup
Patung masa kecil KH. Abdurahman Wahid (Gus Dur) di Taman Amir Hamzah, Jakarta, Senin (27/4) [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Lokasi wisata religi makam almarhum KH Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur di Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, ditutup sementara, menjelang persiapan haul ke-6 Gus Dur yang berlangsung Sabtu (26/12/2015).

"Penutupan sementara kami lakukan sejak kemarin (Jumat, 25/12/2015). Kami sudah memberikan informasi ke peziarah, sebab persiapan untuk haul," kata Bagian Keamanan Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, Asnawi saat dikonfirmasi.

Ia mengatakan, penutupan itu dilakukan agar memudahkan pengamanan. Diharapkan, peziarah pun juga bisa memaklumi, sebab penutupan hanya dilakukan sementara. Eetelah kegiatan haul selesai, lokasi makam akan segera dibuka untuk umum.

"Penutupan singkat, nanti setelah Pak Jusuf Kalla pulang dan haul selesai, peziarah bisa kembali berkunjung," jelasnya.

Saat libur panjang, sekitar 5.000 peziarah datang ke makam di areal PP Tebuireng, Jombang tersebut. Selain dimakamkan Presiden ke-4 RI Gus Dur, di lokasi makam itu juga terdapat makam pendiri organisasi Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Ashari, Menteri Agama pertama KH Wahid Hasyim, dan sejumlah tokoh agama.

Jumlah kunjungan saat hari libur panjang meningkat sampai lima kali lipat dibandingkan dengan di hari biasa yang hanya sekitar 1.000 pengunjung. Mereka berziarah sekaligus kirim doa di makam.

Untuk saat ini, di PP Tebuireng Jombang sejumlah kegiatan untuk peringatan wafatnya Gus Dur itu sudah dilakukan, yaitu khataman Kitab Suci Al- Quran. Kegiatan itu diikuti para santri dan masyarakat umum.

Kegiatan khataman itu diselenggarakan di lokasi masjid yang ada di dalam pondok. Seluruh masyarakat dan santri dengan tertib mengikuti kegiatan tersebut. Selain khataman, sejumlah persiapan lain juga dimaksimalkan, seperti penataan lokasi.

Sementara itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla direncanakan langsung singgah di Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, setelah mengadakan kunjungan kerja di sejumlah lokasi di Jatim.

"Beliau setelah turun dari helikopopter langsung menuju ke Tebuireng dan istirahat," ujar Asnawi.

Sesuai dengan rencana, JK menghadiri acara haul tersebut dan akan memberikan sambutan. Selain Wapres, sejumlah menteri dijadwalkan juga menghadiri kegiatan tersebut seperti Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

Sejumlah ulama juga memastikan hadir di antaranya Pengasuh PP Al Anwar Sarang Rembang KH Maimun Zubair, KH Jamaluddin Ahmad, dan sejumlah kiai lainnya. Jajaran pejabat tingkat provinsi juga dipastikan hadir seperti Gubernur Jatim, Pangdam V/Brawijaya, Kapolda Jatim, dan sejumlah tokoh lainnya.

Namun, untuk keluarga Gus Dur, yaitu istri Gus Dur, ibu Sinta Nuriyah Wahid belum memastikan hadir. Hal itu disebabkan di Jakarta juga ada acara serupa haul Gus Dur.

Sementara itu, pengamanan Kepolisian Resor Jombang terkait dengan kunjungan Wapres JK dan pengamanan haul maksimal. Polres Jombang menerjunkan sebanyak 750 personel yang ditempatkan di seluruh lokasi, seperti di dalam pondok, maupun tempat parkir serta pengamanan jalur yang akan dilalui rombongan pejabat negara.

KH Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur adalah tokoh besar NU yang lahir Jombang, Jawa Timur, 7 September 1940. Ia meninggal di Jakarta, 30 Desember 2009 pada umur 69 tahun. Bersama Amien Rais, Megawati Soekarnoputri, dan Sri Sultan Hamengkubowono IX, Gus Dur mencuat sebagai salah satu tokoh utama Reformasi 1998 yang mengakibatkan kejatuhan Presiden Seoharto. Gus Dur akhirnya  diangkat menjadi Presiden Republik Indonesia yang keempat dari tahun 1999 hingga 2001. Ia menggantikan Presiden B.J. Habibie setelah dipilih oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat hasil Pemilu 1999.

Sayangnya kekuasaan Gus Dur tak berlangsung lama akibat pergolakan politik nasional yang hebat di awal masa Reformasi. Pada Juli 2001, Gus Dur memberlakukan Dekrit Presiden yang membubarkan MPR/DPR. Sayangnya Dekrit ini gagal karena tak mendapat dukungan dari militer. Akhirnya pada 23 Juli 2011, MPR secara resmi memakzulkan Gus Dur dari jabatannya sebagai Presiden RI.

(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

10 Tokoh Diberi Gelar Pahlawan Nasional, Marsinah dan Soeharto Terima Penganugerahan

10 Tokoh Diberi Gelar Pahlawan Nasional, Marsinah dan Soeharto Terima Penganugerahan

Foto | Senin, 10 November 2025 | 18:56 WIB

Foto Soeharto, Gus Dur, dan Marsinah Berjejer di Istana Jelang Penganugerahan Pahlawan Nasional

Foto Soeharto, Gus Dur, dan Marsinah Berjejer di Istana Jelang Penganugerahan Pahlawan Nasional

News | Senin, 10 November 2025 | 10:38 WIB

Soeharto, Gus Dur, Hingga Marsinah Jadi Calon Pahlawan Nasional, Kapan Diumumkan?

Soeharto, Gus Dur, Hingga Marsinah Jadi Calon Pahlawan Nasional, Kapan Diumumkan?

News | Senin, 10 November 2025 | 05:01 WIB

Blak-blakan Sebut Soeharto Diktator, Cerita 'Ngeri' Putri Gus Dur Dihantui Teror Orba Sejak SMP

Blak-blakan Sebut Soeharto Diktator, Cerita 'Ngeri' Putri Gus Dur Dihantui Teror Orba Sejak SMP

News | Sabtu, 08 November 2025 | 18:43 WIB

Gerindra Dukung Soeharto dan Gus Dur Jadi Pahlawan Nasional: Keduanya Pemimpin Berhasil

Gerindra Dukung Soeharto dan Gus Dur Jadi Pahlawan Nasional: Keduanya Pemimpin Berhasil

News | Jum'at, 07 November 2025 | 17:49 WIB

Aksi Kamisan ke-885, Tolak Soeharto Jadi Pahlawan Nasional

Aksi Kamisan ke-885, Tolak Soeharto Jadi Pahlawan Nasional

Foto | Kamis, 06 November 2025 | 18:03 WIB

Soeharto, Gus Dur dan Marsinah Penuhi Syarat Terima Gelar Pahlawan, Ini Penjelasan Fadli Zon

Soeharto, Gus Dur dan Marsinah Penuhi Syarat Terima Gelar Pahlawan, Ini Penjelasan Fadli Zon

News | Rabu, 05 November 2025 | 17:42 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Lindungi 500 Mahasiswa UIN Gus Dur Pekalongan Lewat Program Jaminan Sosial

BPJS Ketenagakerjaan Lindungi 500 Mahasiswa UIN Gus Dur Pekalongan Lewat Program Jaminan Sosial

Bisnis | Rabu, 22 Oktober 2025 | 18:29 WIB

Komentari Rumor Kiai Hedon, Yenny Wahid Putri Gus Dur Ajak Pesantren Introspeksi

Komentari Rumor Kiai Hedon, Yenny Wahid Putri Gus Dur Ajak Pesantren Introspeksi

Entertainment | Rabu, 15 Oktober 2025 | 18:51 WIB

Ditanya Kapan Indonesia Masuk Piala Dunia, Ini Jawaban Gus Dur

Ditanya Kapan Indonesia Masuk Piala Dunia, Ini Jawaban Gus Dur

Lifestyle | Selasa, 14 Oktober 2025 | 17:22 WIB

Terkini

Eks Penyidik KPK Nilai Kebijakan Tahanan Rumah Gus Yaqut Lemahkan Penegakan Hukum

Eks Penyidik KPK Nilai Kebijakan Tahanan Rumah Gus Yaqut Lemahkan Penegakan Hukum

News | Senin, 23 Maret 2026 | 17:50 WIB

Jepang Kirim Pasukan Khusus Bela Diri ke Selat Hormuz, Ikut Perang?

Jepang Kirim Pasukan Khusus Bela Diri ke Selat Hormuz, Ikut Perang?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 17:45 WIB

Jangan Bikin Iran Ngamuk, Teluk Persia Terancam Jadi Neraka Baru

Jangan Bikin Iran Ngamuk, Teluk Persia Terancam Jadi Neraka Baru

News | Senin, 23 Maret 2026 | 17:37 WIB

Perubahan Iklim Gerus Ruang Hidup Ternak, Bisakah Pola Makan Vegan Jadi Jawaban?

Perubahan Iklim Gerus Ruang Hidup Ternak, Bisakah Pola Makan Vegan Jadi Jawaban?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:45 WIB

Teror di London! 4 Ambulans Yahudi Dibakar di Depan Sinagoga, Diduga Aksi Anti Semit

Teror di London! 4 Ambulans Yahudi Dibakar di Depan Sinagoga, Diduga Aksi Anti Semit

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:38 WIB

Hindari Macet JogjaSolo, Ratusan Pemudik Pilih Jalur Sawah di Purwomartani Menuju Tol

Hindari Macet JogjaSolo, Ratusan Pemudik Pilih Jalur Sawah di Purwomartani Menuju Tol

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:34 WIB

DPR Soroti Rencana WFH ASN: Desain Kebijakan Harus Matang, Jangan Ganggu Layanan Publik

DPR Soroti Rencana WFH ASN: Desain Kebijakan Harus Matang, Jangan Ganggu Layanan Publik

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:28 WIB

Kata-kata Terakhir Menara Pengawas Sebelum Pesawat Air Canada Tabrak Truk: 2 Pilot Tewas

Kata-kata Terakhir Menara Pengawas Sebelum Pesawat Air Canada Tabrak Truk: 2 Pilot Tewas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:20 WIB

Status Tahanan Rumah Gus Yaqut Terungkap dari Istri Noel, Transparansi KPK Disorot

Status Tahanan Rumah Gus Yaqut Terungkap dari Istri Noel, Transparansi KPK Disorot

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:19 WIB

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Ahmad Sahroni Ingatkan KPK: Jangan Sampai Kabur dan Cederai Institusi

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Ahmad Sahroni Ingatkan KPK: Jangan Sampai Kabur dan Cederai Institusi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:10 WIB