Kebijakan Jokowi Cenderung Anti-HAM

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Sabtu, 26 Desember 2015 | 17:44 WIB
Kebijakan Jokowi Cenderung Anti-HAM
Presiden Joko Widodo mengungkapkan kemarahan ketika ditanya sejumlah wartawan terkait kasus dugaan pencatutan namanya dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam permintaan saham Freeport, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (7/12). (Antara)

Suara.com - LSM Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menilai kebijakan yang dikeluarkan pemerintahan Presiden Joko Widodo dalam penyelesaian kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM) masa lalu cenderung menunjukkan sikap anti HAM.

"Kebijakan dan rencana-rencana pemerintah justru menujukkan sikap anti hak asasi manusia, seperti ketidakjelasan rencana penyelesaian kasus-kasus pelanggaran HAM masa lalu, sampai saat ini tidak jelas Presiden Joko Widodo arahannya seperti apa?siapa yang harus mengawal?" kata Koordinator KontraS Haris Azhar di kantornya, Jakarta, Sabtu (26/12/2015).

Menurutnya penunjukkan Luhut Binsar Panjaitan sebagai Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) dan Muhammad Prasetyo sebagai Jaksa Agung belum bisa mengambil insiatif dalam upaya penuntasan kasus HAM masa lalu.

Haris menilai penunjukan keduanya hingga kini tidak memiliki rencana apapun untuk menjerat pihak-pihak yang terlibat dalam kasus pelanggaran HAM tersebut.

"Menkopolhukam Luhut B Panjaitan tidak mengambil insiatif upaya penyelesaian, Sementara Jaksa Agung Muhammad Prasetyo terus bicara di media namun tidak menunjukkan adanya rancangan apapun," kata Haris.

Terlebih, dia juga mempertanyakan alasan Jokowi menunjuk Yasona Laoly sebagai Menteri Hukum dan HAM (MenkumHaM).

"Lain lagi dengan Menkumham Yasona Laoly yang tiba-tiba ditunjuk oleh Presiden paska pidato hari HAM di istana negara pada 11 Desember 2015," katanya,

Selain itu, KontraS juga menyoroti pernyataan-pernyataan liar yang kerap dilayangkan Komisaris Jenderal Budi Waseso saat menjadi Kabareskrim Polri ataupun saat menduduki jabatan barunya sebagai Kepala BNN. Menurutnya, sikap atau tindakan yang dilakukan Budi dalam penegakan hukum cenderung tidak masuk akal.

"Sosok Budi Waseso baik di Bareskrim maupun di BNN kerap menggelontorkan rencana-rencana penegakan hukum yang aneh," kata Haris.

Lebih jauh, KontraS juga menilai Surat Edaran Hate Speech atau Ujaran Kebencian yang diterbitkan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti dianggap lebih cenderung mengekang warga negara untuk bisa mengekspresikan kebebasan berbicara.

"Demikian pula dengan SE Hate Speech, meskipun awalnya untuk menangangi peristiwa-peristiwa intoleransi namun panduan hukum internal kepolisian tersebut berpotensi diberlakukan untuk mengekang kebebasan berbicara. Jauh api dari panggangnya," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kontras Catat Banyak Kasus HAM 2015 Mangkrak di Zaman Jokowi

Kontras Catat Banyak Kasus HAM 2015 Mangkrak di Zaman Jokowi

News | Sabtu, 26 Desember 2015 | 16:40 WIB

Latifah A. Siregar: Pelanggaran HAM di Papua Terus Berlanjut

Latifah A. Siregar: Pelanggaran HAM di Papua Terus Berlanjut

wawancara | Senin, 21 Desember 2015 | 07:00 WIB

Polisi Jaga Ketat Diskusi #50tahun1965 di TIM

Polisi Jaga Ketat Diskusi #50tahun1965 di TIM

News | Selasa, 08 Desember 2015 | 17:01 WIB

Festival Film HAM 2015 Mengingatkan yang Terlupakan

Festival Film HAM 2015 Mengingatkan yang Terlupakan

Press Release | Minggu, 06 Desember 2015 | 05:05 WIB

Kerjasama Sipil -Pemerintah  Hasilkan Deklarasi Kota Ramah HAM

Kerjasama Sipil -Pemerintah Hasilkan Deklarasi Kota Ramah HAM

Press Release | Jum'at, 27 November 2015 | 14:42 WIB

Menkumham Resmikan Program Kota Ramah HAM 11 Desember

Menkumham Resmikan Program Kota Ramah HAM 11 Desember

News | Rabu, 25 November 2015 | 15:37 WIB

Begini Suasana Pengadilan Rakyat Kasus HAM 1965 di Den Haag

Begini Suasana Pengadilan Rakyat Kasus HAM 1965 di Den Haag

News | Selasa, 10 November 2015 | 22:05 WIB

Aktivis HAM Perempuan Tewas Diberondong Peluru

Aktivis HAM Perempuan Tewas Diberondong Peluru

News | Sabtu, 25 April 2015 | 19:29 WIB

Survei: Akses Internet adalah Hak Asasi Manusia

Survei: Akses Internet adalah Hak Asasi Manusia

Tekno | Selasa, 25 November 2014 | 18:07 WIB

Desember Pemerintah Bentuk Pasukan Penjaga Laut

Desember Pemerintah Bentuk Pasukan Penjaga Laut

News | Kamis, 13 November 2014 | 17:55 WIB

Terkini

Review The Diplomat Season 1: Hadirkan Plot Twist Penutup yang Mengejutkan!

Review The Diplomat Season 1: Hadirkan Plot Twist Penutup yang Mengejutkan!

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:30 WIB

Eks Wali Kota Sibolga Resmi Ditahan di Kasus Korupsi Pasar Ikan Modern

Eks Wali Kota Sibolga Resmi Ditahan di Kasus Korupsi Pasar Ikan Modern

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 15:26 WIB

Apa Bisa Shampoo Bayam Mustika Ratu untuk Merawat Rambut Rontok dan Tipis?

Apa Bisa Shampoo Bayam Mustika Ratu untuk Merawat Rambut Rontok dan Tipis?

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 15:25 WIB

Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama

Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama

Jogja | Selasa, 03 November 2026 | 15:22 WIB

Saat Buzzer Lupa Bahwa Suara Rakyat Adalah Suara Nurani

Saat Buzzer Lupa Bahwa Suara Rakyat Adalah Suara Nurani

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:20 WIB

Super Serius! Kapolri Didesak Ungkap Identitas Jenderal Bintang 4 yang Sadap Pejabat Negara

Super Serius! Kapolri Didesak Ungkap Identitas Jenderal Bintang 4 yang Sadap Pejabat Negara

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:15 WIB

Intens dan Powerful! TREASURE Pertegas Identitas Hip-hop di Lagu Shock

Intens dan Powerful! TREASURE Pertegas Identitas Hip-hop di Lagu Shock

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:15 WIB

Prabowo Panggil COO Danantara dan Menteri KKP ke Istana, Ini yang Akan Dilaporkan

Prabowo Panggil COO Danantara dan Menteri KKP ke Istana, Ini yang Akan Dilaporkan

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:10 WIB

Pemain Keturunan Jember Ingatkan Taisei Marukawa Keputusan John Herdman Soal Pemain Timnas Indonesia

Pemain Keturunan Jember Ingatkan Taisei Marukawa Keputusan John Herdman Soal Pemain Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 15:09 WIB

Geger Isu Sejumlah Jenderal Polisi Ditangkap Brimob, Diduga Terlibat Pengerahan Massa di Yogyakarta?

Geger Isu Sejumlah Jenderal Polisi Ditangkap Brimob, Diduga Terlibat Pengerahan Massa di Yogyakarta?

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:08 WIB

×