Memalukan, 4 Tentara PBB Lakukan Eksploitasi Seks pada Gadis Muda

Ruben Setiawan

Selasa, 12 Januari 2016 | 19:40 WIB
Memalukan, 4 Tentara PBB Lakukan Eksploitasi Seks pada Gadis Muda
Ilustrasi tentara penjaga perdamaian PBB di atas pansernya. (Shutterstock)

Suara.com - Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) harus berurusan dengan banyak kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan personel penjaga perdamaiannya. Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki Moon baru-baru ini menyebut para pelaku pelecehan seksual tersebut sebagai "kanker yang menjangkiti sistem kita".

Salah satu kasus terbaru yang cukup menggemparkan adalah kasus yang melibatkan empat personel penjaga perdamaian PBB yang bertugas di Republik Afrika Tengah. Keempatnya dituding membayar sejumlah gadis muda dengan uang sebesar 50 sen untuk memberikan layanan seks.

Keempatnya melakukan perbuatan bejat mereka terhadap beberapa gadis remaja, di mana yang termuda dilaporkan berusia 13 tahun di M'Poko, sebuah kamp pengungsi dekat bandara di ibu kota Bangui. Kamp tersebut menjadi rumah bagi 20.000 pengungsi yang sebagian besar beragama Kristiani.

 PBB tidak mempublikasikan kewarganegaraan keempat personel tersebut. Namun, dalam sebuah wawancara, beberapa pejabat PBB menyebut keempatnya berasal dari Gabon, Maroko, Burundi, dan Prancis. Keempatnya diduga memanfaatkan jaringan prostitusi yang dijalankan oleh sekelompok pemuda. Kelompok tersebut menyewakan gadis muda dengan bayaran 50 sen sampai tiga dolar.

Beberapa pejabat PBB mengatakan, mungkin masih banyak kasus eksploitasi seks yang melibatkan penjaga perdamaian, namun tak diketahui. Pasalnya, tidak ada pasukan PBB yang berjaga di M'Poko.

Kasus pelecehan seks memang pernah terjadi di kamp tersebut sebelum kasus ini mencuat. Populasinya meningkat sejak September, menyusul meningkatnya ketegangan antara pihak-pihak yang bertikai di negeri tersebut.
 
Ini bukan kasus pertama yang melibatkan pasukan PBB di negara tersebut. Sedikitnya ada 22 kasus dugaan pelecehan seks atau eksploitasi seks yang melibatkan penjaga perdamaian PBB dalam kurun waktu 14 bulan terakhir. Sekjen PBB Ban Ki Moon bertekad untuk tidak memberikan toleransi kepada para pelaku.

Saat ini, PBB menggelar sembilan misi perdamaian di Afrika dengan mengerahkan lebih dari 100.000 orang. Adanya kasus-kasus pelecehan seks tersebut dikhawatirkan mengancam legitimasi organisasi tersebut. Kejahatan seks lain yang melibatkan pasukan PBB terjadi di Mali, Sudan Selatan, Liberia, dan Republik Demokratik Kongo dalam beberapa tahun terakhir.

Para pakar dan petinggi PBB mengatakan, masalah sistemik masih menghambat penyelidikan dan pengadilan terhadap para pelaku pelecehan. Ada spekulasi, sebagian pelaku seolah memiliki kekebalan hukum dalam kasus semacam itu.

"Kasus pelecehan tersebut menodai segala yang telah kami perjuangkan," kata asisten sekjen PBB untuk urusan dukungan lapangan, Anthony Banbury.

Misi PBB di Republik Afrika Tengah, yang mulai bertugas pada tahun 2014 untuk membantu mengakhiri perang saudara serta mendukung pemerintahan yang sah, dilaporkan sebagai misi yang paling banyak terlibat dalam kasus pelecehan dan eksploitasi seks.

"Mereka memangsa orang-orang yang seharusnya mereka lindungi," kata pejabat tinggi PBB untuk Republik Afrika Tengah, Parfait Onanga-Anyanga. (Independent)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prancis Samakan AS dengan Korut, Anak Buah Trump Walk Out dari Sidang DK PBB

Prancis Samakan AS dengan Korut, Anak Buah Trump Walk Out dari Sidang DK PBB

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:43 WIB

Gak Ada Takut-takutnya, Benjamin Netanyahu ke Sidang Umum PBB Meski Terancam Ditangkap

Gak Ada Takut-takutnya, Benjamin Netanyahu ke Sidang Umum PBB Meski Terancam Ditangkap

News | Senin, 27 Juli 2026 | 10:22 WIB

Puing Antariksa Kian Bertambah, PBB Minta Negara-Negara Kurangi Dampak Lingkungannya

Puing Antariksa Kian Bertambah, PBB Minta Negara-Negara Kurangi Dampak Lingkungannya

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 14:55 WIB

Geger Donald Trump Dikabarkan Dukung Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB

Geger Donald Trump Dikabarkan Dukung Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB

Bola | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:56 WIB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:29 WIB

Alasan Donald Trump Calonkan Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB

Alasan Donald Trump Calonkan Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:40 WIB

Wali Kota Muslim New York Zohran Mamdani Batal Tangkap Benjamin Netanyahu, Kenapa?

Wali Kota Muslim New York Zohran Mamdani Batal Tangkap Benjamin Netanyahu, Kenapa?

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 12:48 WIB

Dua Mahasiswa Indonesia Bawa Isu Kesehatan Mental Lewat Sepak Bola ke Markas PBB

Dua Mahasiswa Indonesia Bawa Isu Kesehatan Mental Lewat Sepak Bola ke Markas PBB

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 19:31 WIB

Dituding Penjahat Perang, Amerika Diadukan ke PBB Usai Serang Warga Sipil di Iran Selatan

Dituding Penjahat Perang, Amerika Diadukan ke PBB Usai Serang Warga Sipil di Iran Selatan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:39 WIB

PBB Turun Tangan! Senator Paraguay yang Hina Rasis Mbappe Melawan Balik

PBB Turun Tangan! Senator Paraguay yang Hina Rasis Mbappe Melawan Balik

Bola | Rabu, 08 Juli 2026 | 02:36 WIB

Terkini

Promo Indomaret Terbaru 4 Agustus 2026: Susu Formula, Popok, hingga Skincare Diskon Besar

Promo Indomaret Terbaru 4 Agustus 2026: Susu Formula, Popok, hingga Skincare Diskon Besar

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:47 WIB

MMKSI Optimistis Penjualan Mitsubishi XForce Capai Target di GIIAS 2026

MMKSI Optimistis Penjualan Mitsubishi XForce Capai Target di GIIAS 2026

Otomotif | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:39 WIB

Ironi Perayaan Kemerdekaan: Pejabat Pakai Anggaran, Warga Bayar Patungan

Ironi Perayaan Kemerdekaan: Pejabat Pakai Anggaran, Warga Bayar Patungan

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:38 WIB

Makin Runyam, Donald Trump Kembali Klaim Ambil Alih Hak Tarif Pelayaran Selat Hormuz

Makin Runyam, Donald Trump Kembali Klaim Ambil Alih Hak Tarif Pelayaran Selat Hormuz

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:37 WIB

Pembangunan IKN Dipersoalkan, Suku Balik Sepaku Minta Hak Adat Dilindungi

Pembangunan IKN Dipersoalkan, Suku Balik Sepaku Minta Hak Adat Dilindungi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:36 WIB

Lirik Lagu Honk! no na dan Maknanya yang Viral, Bawa Budaya Lokal ke Kancah Global

Lirik Lagu Honk! no na dan Maknanya yang Viral, Bawa Budaya Lokal ke Kancah Global

Entertainment | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:35 WIB

4 Parfum Aroma Nanas yang Menyegarkan, Cocok Dipakai Saat Cuaca Panas!

4 Parfum Aroma Nanas yang Menyegarkan, Cocok Dipakai Saat Cuaca Panas!

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:34 WIB

IHSG Bertahan di Level 6.200, MDKA Melonjak

IHSG Bertahan di Level 6.200, MDKA Melonjak

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Gajah Jovi Mati setelah Sebulan Dirawat Intensif di PLG Minas

Gajah Jovi Mati setelah Sebulan Dirawat Intensif di PLG Minas

Riau | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Salah Kaprah Soal Independent Woman: Kemandirian yang Terjebak Bias Kelas

Salah Kaprah Soal Independent Woman: Kemandirian yang Terjebak Bias Kelas

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:30 WIB

×