Pemerintah Singapura Kutuk Serangan Bom Sarinah

Ruben Setiawan | Suara.com

Kamis, 14 Januari 2016 | 16:52 WIB
Pemerintah Singapura Kutuk Serangan Bom Sarinah
Penyisiran Lokasi Ledakan dan Baku Tembak

Suara.com - Pemerintah Singapura mengutuk aksi serangan bom dan penembakan di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, Kamis (14/1/2016), yang menelan 17 korban tewas dan luka-luka. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri Republik Singapura (MFA).

"MFA amat terkejut ketika mengetahui rangkaian ledakan di Jakarta yang menargetkan warga sipil tidak berdosa. Kami mengutuk serangan ini dan menyampaikan bela sungkawa bagi keluarga para korban. Kami mendukung Pemerintah Indonesia dalam upayanya untuk menyeret mereka yang bertanggung jawab ke meja hijau," bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri Singapura.

Dalam unggahan di laman Facebooknya, Kamis, Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan mengatakan bahwa ia "memantau situasi di Jakarta dengan seksama", dan mengimbau warga negara Singapura di Jakarta untuk menghubungi Kedutaan Besar Singapura di Ibu Kota Jakarta.

Dalam postingan terpisah, Menteri Lingkungan dan Sumber Daya Air Masagos Zulkifli mengaku amat sedih atas jatuhnya korban dan kerusakan yang diakibatkan oleh serangan bom di Jakarta.

"Aksi kekerasan ini adalah aksi pengecut dan harus dikutuk. Sebagai negara tetangga, kami kesal dengan apa yang terjadi karena kami amat dekat satu sama lain. Tapi Indonesia adalah selalu menjadi kawan baik bagi Singapura. Saya punya banyak kenangan atas keramahtamahan dan sikap bersahabat dalam kunjungan saya selama bertahun-tahun," kata Zulkifli.

Perhatian dan ungkapan bela sungkawa juga datang dari Menteri Komunikasi dan Informasi Yaacob Ibrahim, Menteri Sosial dan Pengembangan Keluarga Tan Chuan-Jin, serta Menteri di Kantor Perdana Menteri Chan Chun Sing.

MFA mengatakan, Kedutaan Besar Singapura di Jakarta sedang menghubungi warganya yang berada di Jakarta untuk memastikan keselamatan mereka. Kedubes Singapura juga akan terus memantau perkembangan situasi di Ibu Kota. (ChannelNewsAsia)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

8 Kasus yang Pernah Ditangani Ferdy Sambo: Kebakaran Kejagung hingga Peristiwa KM 50

8 Kasus yang Pernah Ditangani Ferdy Sambo: Kebakaran Kejagung hingga Peristiwa KM 50

News | Rabu, 10 Agustus 2022 | 12:53 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB