DPR Belum Satu Suara Bentuk Panja Skandal Setya Novanto-Freeport

Pebriansyah Ariefana | Bagus Santosa | Suara.com

Kamis, 21 Januari 2016 | 12:13 WIB
DPR Belum Satu Suara Bentuk Panja Skandal Setya Novanto-Freeport
Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Demokrat Ruhut Sitompul [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Komisi III DPR berencana membentuk Panitia Kerja (Panja) terkait penanganan hukum kasus dugaan pemufakatan jahat terkait perpanjangan PT. Freeport Indonesia yang melibatkan Mantan Ketua DPR Setya Novanto.

Belum dibentuk Panja ini, Politisi Demokrat Komisi III Ruhut Sitompul sudah melakukan penolakan. Menurutnya, Panja ini tidak tepat. Sebab, penanganan kasus tersebut sudah ditangani Kejaksaan Agung.

"Lebay itu, harusnya ini diserahkan ke lembaga penegakan hukum. Ini kan sudah selesai," kata Ruhut di DPR, Kamis (21/1/2016).

Ketimbang melaksanakan tugas Panja ini, Ruhut menilai Komisi III bisa fokus pada tugas legislasinya. Apalagi, kerja legislasi di Komisi III kurang menonjol.

"Kita masih banyak pekerjaan yang lain, ada legislasi," kata Ruhut.

Rencana pembentukan Panja ini muncul dari hasil rapat dengan Jaksa Agung Prasetyo yang berjalan selama dua hari, Selasa-Rabu (19-20/1/2016). Dalam rapat kemarin, memunculkan dua kesimpulan dan satu catatan.

Kesimpulan pertama adalah meminta Jaksa Agung menangani perkara secara lebih teliti, hati-hati dan optimalisasi peningkatan kinerja dengan profesional. Sedangkan, kesimpulan kedua adalah Komisi III akan mengagendakan rapat kerja dengan Kementerian Lingkungah Hidup dan Kehutanan, Menteri Agraria dan Tata Ruang, serta Jaksa Agung atas putusan Mahkamah Agung terkait eksekusi lahan atas nama DL Sitorus.

Sementara, pemufakatan jahat perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia yang melibatkan Setya Novanto, menjadi catatan Komisi III. Dalam catatan itu, Komisi III, memutuskan untuk membentuk Panitia Kerja terkait penanganan hukum kasus Freeport.

"Ini memang kesimpulan dan catatan itu untuk kami, apapun yang kami lakukan tidak mengikat dia (Jaksa Agung)," tutur Wakil Ketua Komisi III Desmon J Mahesa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Semua Pihak Diminta Sabar Tunggu Evaluasi Harga Saham Freeport

Semua Pihak Diminta Sabar Tunggu Evaluasi Harga Saham Freeport

Bisnis | Kamis, 21 Januari 2016 | 00:57 WIB

Freeport Masih Cari Pengganti Maroef Sjamsoeddin

Freeport Masih Cari Pengganti Maroef Sjamsoeddin

Bisnis | Rabu, 20 Januari 2016 | 15:54 WIB

Pada DPR, Pemerintah Belum Pastikan akan Beli Saham Freeport

Pada DPR, Pemerintah Belum Pastikan akan Beli Saham Freeport

Bisnis | Rabu, 20 Januari 2016 | 15:06 WIB

Freeport Indonesia Ngotot Harga Saham yang Ditawarkan Wajar

Freeport Indonesia Ngotot Harga Saham yang Ditawarkan Wajar

Bisnis | Rabu, 20 Januari 2016 | 14:31 WIB

Terkini

Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP

Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP

News | Senin, 27 April 2026 | 15:25 WIB

Pemerintah Klaim Kemiskinan Ekstrem Turun: Masih Sisa 2,2 Juta Orang

Pemerintah Klaim Kemiskinan Ekstrem Turun: Masih Sisa 2,2 Juta Orang

News | Senin, 27 April 2026 | 15:23 WIB

Jumhur Hidayat Tiba di Istana Dikabarkan Jadi Menteri LH: Banyak Tugas, Harus Kerja Keras

Jumhur Hidayat Tiba di Istana Dikabarkan Jadi Menteri LH: Banyak Tugas, Harus Kerja Keras

News | Senin, 27 April 2026 | 15:22 WIB

WNA Paruh Baya Ditangkap Polisi Usai Sekap Anak dalam Kamar Hotel Ancol

WNA Paruh Baya Ditangkap Polisi Usai Sekap Anak dalam Kamar Hotel Ancol

News | Senin, 27 April 2026 | 15:17 WIB

Peringatan Hari Otonomi Daerah: Wamendagri Bima Dorong Tata Kelola Pemerintahan Efektif dan Efisien

Peringatan Hari Otonomi Daerah: Wamendagri Bima Dorong Tata Kelola Pemerintahan Efektif dan Efisien

News | Senin, 27 April 2026 | 15:15 WIB

Jenderal Dudung Masuk Kabinet Prabowo Sore Ini? Daftar 6 Orang Reshuffle Menteri

Jenderal Dudung Masuk Kabinet Prabowo Sore Ini? Daftar 6 Orang Reshuffle Menteri

News | Senin, 27 April 2026 | 15:12 WIB

Reshuffle Kabinet: 6 Pejabat yang Diprediksi Masuk Pusaran Pelantikan

Reshuffle Kabinet: 6 Pejabat yang Diprediksi Masuk Pusaran Pelantikan

News | Senin, 27 April 2026 | 15:10 WIB

Cerita Dudung Ngaku Ditelepon Seskab Teddy ke Istana: Saya Prajurit, Harus Siap

Cerita Dudung Ngaku Ditelepon Seskab Teddy ke Istana: Saya Prajurit, Harus Siap

News | Senin, 27 April 2026 | 15:06 WIB

Negara Sekaya Arab Saudi Mulai Hemat Anggaran Buntut Perang AS - Iran

Negara Sekaya Arab Saudi Mulai Hemat Anggaran Buntut Perang AS - Iran

News | Senin, 27 April 2026 | 15:06 WIB

Sahroni Dukung Usul KPK Batasi Uang Tunai di Pemilu: Asal Koridor Jelas dan Tidak Tebang Pilih

Sahroni Dukung Usul KPK Batasi Uang Tunai di Pemilu: Asal Koridor Jelas dan Tidak Tebang Pilih

News | Senin, 27 April 2026 | 15:05 WIB