MUI Lebak Minta Warga Terima Eks Gafatar

Tomi Tresnady

Senin, 25 Januari 2016 | 00:00 WIB
MUI Lebak Minta Warga Terima Eks Gafatar
Warga eks Gafatar diberangkatkan dari Bandara Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Kalbar, Jumat (22/1/2016) [Antara]

Suara.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lebak, Banten, meminta warga menerima mantan pengikut Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang saat ini masih dalam kepulangan dari Kalimantan Barat.

"Kami berharap warga maupun tokoh-tokoh masyarakat dapat menerima kembali mantan anggota Gafatar," kata Sekertaris Umum MUI Kabupaten Lebak, KH Achmad Bukhori di Lebak, Minggu.

Selama ini, warga Gafatar Kabupaten Lebak belum kembali ke kampung halaman, namun mereka masih dalam perjalanan. Berdasarkan informasi mantan anggota Gafatar itu menggunakan kapal KRI Teluk Banten setelah ditolak masyarakat Kalimantan Barat.

Saat ini, jumlah anggota Gafatar Lebak mencapai 27 orang dari lima kepala keluarga. Oleh karena itu, masyarakat berharap bisa menerima dan merangkul kepada anggota Gafatar yang hendak kembali ke kampung halaman.

Namun, sebelum dikembalikan pada masyarakat terlebih dahulu mendapat pembinaan dari ulama maupun kiyai. Sebab, perbuatan anggota Gafatar sesat dan menyesatkan sehingga perlu diluruskan kembali pemahaman akidahnya.

"Kami berharap masyarakat dapat menerima anggota Gafatar tanpa kekerasan, kedengkian maupun kebencian," katanya.

Menurut dia, sebelumnya warga Lebak menolak mantan pengikut Gafatar kembali ke kampung halaman. Penolakan warga itu dengan alasan mereka sebelumnya sudah berjanji meninggalkan aktivitas maupun kegiatan Gafatar.

Mantan anggota Gafatar itu yakni keluarga Muhaemin (45) bersama istri dan dua anak, Sanimah (40) dengan suami dan lima anak, Maman (45) bersama isteri, mertua, orang tua dan dua anak serta Darna (30) dengan istri dan dua anak serta Harun (62) berikut isteri dan dua anak.

Mereka meninggalkan kampung halaman di Kampung Cibungur Pasir Desa Rangkasbitung Timur tanpa pesan maupun kabar kepada orang tua, mertua, tetangga dan saudara bersangkutan.

Mereka tercatat bagian dari 27 jiwa anggota Gafatar yang menghilang setelah dijemput kendaraan pada dini hari dengan tujuan ke Kalimantan Barat.

"Kami minta warga bisa kembali menerima anggota mantan Gafatar, namun mereka sudah berjanji meninggalkan ajaran sesat," katanya.

Ketua Badan Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan (Bakorpakem) Kabupaten Lebak Rini Hartati mengatakan pihaknya akan terus berusaha agar masyarakat tidak menolak kedatangan mantan anggota Gafatar.

"Kami akan melakukan penyuluhan kepada masyarakat agar tidak terlalu radikal sehingga menimbulkan gejolak," kata Rini yang juga Kepala Kejaksaan Negeri Rangkasbitung itu. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anak Gus Dur: Jangan Intimidasi Kelompok Gafatar

Anak Gus Dur: Jangan Intimidasi Kelompok Gafatar

News | Minggu, 24 Januari 2016 | 14:24 WIB

DKI Beri Waktu 5 Hari 'Sadarkan' Eks Gafatar

DKI Beri Waktu 5 Hari 'Sadarkan' Eks Gafatar

News | Minggu, 24 Januari 2016 | 13:26 WIB

Ratusan Eks Gafatar Dipulangkan

Ratusan Eks Gafatar Dipulangkan

Foto | Sabtu, 23 Januari 2016 | 14:25 WIB

KPAI: Awasi Anak dari Pengaruh Gafatar

KPAI: Awasi Anak dari Pengaruh Gafatar

News | Kamis, 21 Januari 2016 | 14:43 WIB

Polri: 50 Warga Yogya Gabung ke Gafatar, Termasuk Anak-anak

Polri: 50 Warga Yogya Gabung ke Gafatar, Termasuk Anak-anak

News | Kamis, 21 Januari 2016 | 13:54 WIB

Ratusan Eks Anggota Gafatar Ucapkan Syahadat

Ratusan Eks Anggota Gafatar Ucapkan Syahadat

News | Kamis, 21 Januari 2016 | 01:59 WIB

Pascaamuk Massa, Pemerintah Wajib Lindungi Eks Pengikut Gafatar

Pascaamuk Massa, Pemerintah Wajib Lindungi Eks Pengikut Gafatar

News | Rabu, 20 Januari 2016 | 23:55 WIB

Pengakuan Mantan Gafatar soal Aktivitas Organisasi

Pengakuan Mantan Gafatar soal Aktivitas Organisasi

News | Rabu, 20 Januari 2016 | 15:55 WIB

Pemukiman Eks Gafatar Dibakar

Pemukiman Eks Gafatar Dibakar

Foto | Rabu, 20 Januari 2016 | 08:29 WIB

Warga Eks Gafatar Dipaksa Pindah

Warga Eks Gafatar Dipaksa Pindah

Foto | Selasa, 19 Januari 2016 | 16:43 WIB

Terkini

Karhutla Picu 314 Ribu Kasus ISPA di Indonesia, Riau Catat 36.433 Kasus

Karhutla Picu 314 Ribu Kasus ISPA di Indonesia, Riau Catat 36.433 Kasus

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 08:51 WIB

Harga BBM Bisa Turun, Minyak Dunia Telah Melemah Hingga 1 Persen

Harga BBM Bisa Turun, Minyak Dunia Telah Melemah Hingga 1 Persen

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 08:50 WIB

Manga Shiba Inu Rooms Diadaptasi Jadi Anime TV Musim Panas 2027

Manga Shiba Inu Rooms Diadaptasi Jadi Anime TV Musim Panas 2027

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 08:50 WIB

Aji Santoso Bongkar Alasan De Red FC Tak Berkutik Lawan PSM Makassar

Aji Santoso Bongkar Alasan De Red FC Tak Berkutik Lawan PSM Makassar

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 08:48 WIB

Telat Bayar Pajak Kendaraan? Bapenda DKI Hapus Denda hingga Akhir 2026

Telat Bayar Pajak Kendaraan? Bapenda DKI Hapus Denda hingga Akhir 2026

News | Rabu, 04 November 2026 | 08:42 WIB

Daftar 16 Bank Bangkrut Sepanjang Tahun 2026, Berpotensi Bertambah?

Daftar 16 Bank Bangkrut Sepanjang Tahun 2026, Berpotensi Bertambah?

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 08:41 WIB

Sadap Prabowo, Perjalanan Karier Listyo di Istana Cuma Bertahan 33 Hari hingga Jadi Tersangka

Sadap Prabowo, Perjalanan Karier Listyo di Istana Cuma Bertahan 33 Hari hingga Jadi Tersangka

News | Rabu, 04 November 2026 | 08:31 WIB

Ramai Kasus Penyadapan HP Prabowo oleh Listyo Sigit, Ini Cara Cek HP Anda Disadap atau Tidak

Ramai Kasus Penyadapan HP Prabowo oleh Listyo Sigit, Ini Cara Cek HP Anda Disadap atau Tidak

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 08:29 WIB

Review Blossoms of Power: Dua Hati yang Terikat dalam Konflik Kerajaan

Review Blossoms of Power: Dua Hati yang Terikat dalam Konflik Kerajaan

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 08:20 WIB

Mahfud Soroti Aksi Sadap Prabowo: Singgung Pasal Makar hingga Hukuman Mati Listyo

Mahfud Soroti Aksi Sadap Prabowo: Singgung Pasal Makar hingga Hukuman Mati Listyo

News | Rabu, 04 November 2026 | 08:12 WIB

×