Lenis Pesan ke Pemerintah Kutai Barat agar Melayani dengan Hati

Siswanto | Nikolaus Tolen | Suara.com

Kamis, 04 Februari 2016 | 14:27 WIB
Lenis Pesan ke Pemerintah Kutai Barat agar Melayani dengan Hati
Perwakilan Suku Dayak, Kutai Barat, Kalimantan Timur, menemui Staf Khusus Presiden Joko WIdodo, Lenis Kogoya [suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Masyarakat Adat Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, mengundang Staf Khusus Presiden Joko Widodo, Lenis Kogoya, pada tanggal 18 Januari 2016 lalu. Lenis memenuhi undangan. Tanggal 3 Februari 2016 dia tiba di sana setelah melalui perjalanan panjang.

Tiba di lokasi, Lenis langsung disambut upacara adat yang cukup meriah. Ketua Lembaga Masyarakat Adat Papua itu kemudian melakukan audiensi dengan unsur muspida dan para ketua adat Kutai Barat.

Lenis meminta Perintah Kutai Barat bekerja dengan hati dalam melayani masyarakat.

"Dalam bekerja itu, hari harus diutamakan.Pemerintah itu sifatnya untuk melayani, bukan dilayani. Kalau ada warga kita yang mengeluh kita harus melayaninya dengan baik, iya kan, harus dengan hati," kata Lenis.

Menurut Putra Panglima Perang Suku Papua tersebut, pelayanan pemerintah harus tercermin dalam rasa hormat kepada masyarakat adat.

"Bagi saya adat itu sangat penting. Pemerintah, agama itu adalah anak adat, adat itu yang lebih dulu, kita dulu berperang pakai panah, pakai tombak, dan itulah adat kita," kata Lenis.

Hal yang melatarbelakangi pernyataan Lenis adalah banyaknya pemerintah yang mengabaikan peran masyarakat adat dalam pembangunan. Bahkan, sebagian pemerintah menginjak-injak adat. Padahal, tanpa kepemimpinan adat, negara Indonesia tidak akan pernah aman.

"Kalau adat tidak dihargai, tidak dihormati, sudah Indonesia aman. Kalau kita hargai adat, kita memberikan peran kepada ketua adat, maka keamanan pasti akan terjadi, itu yang kami lakukan di Papua," katanya.

Berangkat dari pengalaman di Papua, Lenis berharap kerjasama pemerintah dan masyarakat adat ditumbuh kembangkan. Dia berharap pemerintah berbuat hal yang sama seperti di Papua dan Kutai Barat.

"Pemerintah Kutai Barat begitu luar biasa, ini adalah menjadi contoh bagi Daerah lain di Indonesia. Besok juga kita akan minta kabupaten lain untuk dirikan rumah adat, Saya melihat adat itu penting," kata Lenis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lenis Kogoya Ingin Pemerintah Bangun Istana Adat

Lenis Kogoya Ingin Pemerintah Bangun Istana Adat

News | Rabu, 27 Januari 2016 | 20:29 WIB

Lenis Kogoya: Tanpa Masyarakat Adat, Kita Tidak Bisa Aman

Lenis Kogoya: Tanpa Masyarakat Adat, Kita Tidak Bisa Aman

News | Rabu, 27 Januari 2016 | 14:08 WIB

Masyarakat Adat Tagih Janji Jokowi di Bundaran HI

Masyarakat Adat Tagih Janji Jokowi di Bundaran HI

News | Minggu, 24 Januari 2016 | 13:20 WIB

Buka Ruang Dialog, Jokowi akan Hadiri Pertemuan LMA Papua

Buka Ruang Dialog, Jokowi akan Hadiri Pertemuan LMA Papua

News | Jum'at, 20 November 2015 | 15:19 WIB

Terkini

Ancaman Keras Parlemen Iran ke Donald Trump, Intervensi Selat Hormuz Pelanggaran Gencatan Senjata

Ancaman Keras Parlemen Iran ke Donald Trump, Intervensi Selat Hormuz Pelanggaran Gencatan Senjata

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:31 WIB

KPK Panggil Lagi Eks Staf Ahli Budi Karya Sumadi dalam Kasus DJKA

KPK Panggil Lagi Eks Staf Ahli Budi Karya Sumadi dalam Kasus DJKA

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:25 WIB

Siswa SMKN Samarinda Meninggal Diduga karena Sepatu Kekecilan, Menteri PPPA Minta Evaluasi Bansos

Siswa SMKN Samarinda Meninggal Diduga karena Sepatu Kekecilan, Menteri PPPA Minta Evaluasi Bansos

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:25 WIB

AS Luncurkan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz, Klaim Jamin Stabilitas Pasokan Minyak Mentah

AS Luncurkan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz, Klaim Jamin Stabilitas Pasokan Minyak Mentah

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:22 WIB

KPK Siap Hadapi Praperadilan Eks Wakil Ketua PN Depok di Kasus Suap Lahan

KPK Siap Hadapi Praperadilan Eks Wakil Ketua PN Depok di Kasus Suap Lahan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:17 WIB

Anggota DPR Kecam Dugaan Pelecehan Seksual di Ponpes Pati, Desak Pelaku Segera Ditangkap

Anggota DPR Kecam Dugaan Pelecehan Seksual di Ponpes Pati, Desak Pelaku Segera Ditangkap

News | Senin, 04 Mei 2026 | 11:52 WIB

Wakil Ketua Komisi X DPR Desak Presiden Prabowo Hapus Cluster Guru, Minta Status Disatukan Jadi PNS

Wakil Ketua Komisi X DPR Desak Presiden Prabowo Hapus Cluster Guru, Minta Status Disatukan Jadi PNS

News | Senin, 04 Mei 2026 | 11:46 WIB

Proposal Iran Desak Penarikan Pasukan AS dan Pencabutan Blokade Selat Hormuz

Proposal Iran Desak Penarikan Pasukan AS dan Pencabutan Blokade Selat Hormuz

News | Senin, 04 Mei 2026 | 11:46 WIB

Kapal Kargo di Selat Hormuz Mulai Diserang, Dihantam Proyektil Misterius

Kapal Kargo di Selat Hormuz Mulai Diserang, Dihantam Proyektil Misterius

News | Senin, 04 Mei 2026 | 11:31 WIB

Tragedi Bekasi Timur Jadi Alarm Keras, Rieke Desak Perpres Tata Kelola Kereta Api Segera Terbit

Tragedi Bekasi Timur Jadi Alarm Keras, Rieke Desak Perpres Tata Kelola Kereta Api Segera Terbit

News | Senin, 04 Mei 2026 | 11:14 WIB