Suriah Peringatkan Arab Saudi Supaya Tak Ikut Campur

Adhitya Himawan | Suara.com

Minggu, 07 Februari 2016 | 19:03 WIB
Suriah Peringatkan Arab Saudi Supaya Tak Ikut Campur
Konflik Suriah terus berkecamuk [Antara]

Suara.com - Menteri Luar Negeri Suriah Walid Al-Moallem memperingatkan Arab Saudi agar tidak ikut campur secara militer di Suriah.

Al-Moallem mengatakan mereka yang memasuki tanah Suriah tanpa izin Pemerintah Suriah "akan pulang ke negara mereka di dalam peti mati".

Ketika berbicara dalam satu taklimat yang diadakan di Ibu Kota Suriah, Damaskus, diplomat senior Suriah tersebut mengatakan, "Kami akan melawan setiap pelanggar kedaulatan kami." "Setiap campur tangan di darat di Suriah tanpa izin Pemerintah Suriah adalah agresi yang mesti dihadapi. Itu adalah kewajiban seluruh rakyat Suriah. Dan para penyerang akan pulang ke negara mereka di dalam kotak kayu," demikian peringatan Al-Moallem, sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau di Jakarta, Minggu (7/2/2016). ia ditanya mengenai laporan yang belum lama ini menyatakan Arab Saudi siap mengirim tentara darat ke dalam wilayah Suriah.

Kepala diplomat Suriah tersebut mengatakan, "Akal sehat dan logika mengesampingkan setiap skenario campur tangan yang mungkin dilakukan, tapi mengingat keputusan ... yang dibuat oleh Arab Saudi di daerah lain menunjukkan tak ada yang bisa dikesampingkan." "Saya kira ada sesuatu yang sedang digodok di bawah pengawasan AS antara Turki dan Arab Saudi," katanya.

"Apakah orang Saudi atau Turki, semua yang melakukan praktek agresi di Suriah akan dikirim pulang di dalam peti kayu." Menteri tersebut mengatakan kepinginan Arab Saudi untuk masuk ke Suriah muncul setelah kekecewaan mereka terhadap kekalahan yang dialami gerilyawan dukungan Arab Saudi di beberapa daerah penting Suriah belum lama ini.

"Setelah kemenangan militer Suriah dan sekutunya, orang yang bersekongkol melawan Suriah telah menjadi putus-asa dengan kegagalan antek mereka di lapangan, jadi mereka memutuskan untuk masuk secara pribadi," kata Al-Moallem.

Pada Jumat lalu (5/2), seorang juru bicara militer Arab Saudi mengatakan Kerajaan itu siap mengirim tentara darat untuk memerangi IS di Suriah jika koalisi pimpinan AS setuju.

Brigadir Jenderal Ahmed Asiri mengatakan kepada stasiun televisi Al-Arabiya, yang berpusat di Dubai, Uni Emirat Arab, negaranya akan menyampaikan komitmen pada pertemuan mendatang di Brussel untuk mengirim tentara darat ke kancah konflik tersebut untuk pertama kali, jika mitra koalisi setuju.

Arab Saudi telah ikut dalam serangan udara koalisi sejak Amerika Serikat memulai serangan udara terhadap kelompok IS pada September 2014.

Pemerintah Suriah menganggap setiap gerakan ke dalam negerinya tanpa izinnya adalah agresi, terutama yang Suriah pandang sebagai campur tangan Arab Saudi dengan tujuan bukan memerangi IS tapi memberi dukungan kepada gerilyawan yang melawan pemerintah di lapangan.

Mengenai pembicaraan Jenewa tentang krisis Suriah, Al-Moallem mengatakan pemerintahnya menolak setiap persyaratan sebelum pembicaraan. Ia menyalahkan kelompok oposisi dukungan luar negeri atas kegagalan babak pertama pembicaraan, yang dimulai pekan lalu dan belakangan dibekukan sampai 25 Februari karena tak ada kemajuan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Arab Saudi Usir Atase Militer Iran, MBS Disebut Desak Trump Terus Gempur Teheran

Arab Saudi Usir Atase Militer Iran, MBS Disebut Desak Trump Terus Gempur Teheran

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 17:10 WIB

Krisis Global, Pemerintah Minta Pegawai Swasta Juga WFH Usai Lebaran

Krisis Global, Pemerintah Minta Pegawai Swasta Juga WFH Usai Lebaran

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:39 WIB

Khotbah Idulfitri Haedar Nashir: Peradaban Modern di Ambang Kehancuran Akibat Ulah 'Predator' Dunia

Khotbah Idulfitri Haedar Nashir: Peradaban Modern di Ambang Kehancuran Akibat Ulah 'Predator' Dunia

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:18 WIB

Respons Dinamika Timur Tengah, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Strategis Penghematan Energi

Respons Dinamika Timur Tengah, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Strategis Penghematan Energi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:36 WIB

Arab Saudi Kini Kuasai 10 Persen Saham Capcom, Langkah Agresif Putra Mahkota di Dunia Game

Arab Saudi Kini Kuasai 10 Persen Saham Capcom, Langkah Agresif Putra Mahkota di Dunia Game

Tekno | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:20 WIB

Hadapi Krisis Minyak, Presiden Prabowo Perintahkan Tambah Produksi Batu Bara

Hadapi Krisis Minyak, Presiden Prabowo Perintahkan Tambah Produksi Batu Bara

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:22 WIB

Semua Kementerian Akan Efisiensi untuk Jaga Defisit Anggaran, Kecuali MBG

Semua Kementerian Akan Efisiensi untuk Jaga Defisit Anggaran, Kecuali MBG

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 19:46 WIB

12 Negara Islam Kompak Lawan Iran: Hentikan Serangan atau Kami Balas

12 Negara Islam Kompak Lawan Iran: Hentikan Serangan atau Kami Balas

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 19:23 WIB

Hilal Tak Terlihat, Warga Iran Bakal Rayakan Lebaran 2026 pada Sabtu 21 Maret

Hilal Tak Terlihat, Warga Iran Bakal Rayakan Lebaran 2026 pada Sabtu 21 Maret

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:21 WIB

Arab Saudi Lebaran 2026 Kapan? Ini Perkiraan Idul Fitri 1447 H dan Penentuannya

Arab Saudi Lebaran 2026 Kapan? Ini Perkiraan Idul Fitri 1447 H dan Penentuannya

Lifestyle | Kamis, 19 Maret 2026 | 11:51 WIB

Terkini

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:12 WIB

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:05 WIB

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:01 WIB

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:00 WIB

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:27 WIB

Presiden Prabowo Tegas! Jenderal Pun Bisa Disikat Jika Tak Sejalan Reformasi TNI-Polri

Presiden Prabowo Tegas! Jenderal Pun Bisa Disikat Jika Tak Sejalan Reformasi TNI-Polri

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:21 WIB