Mengenal Super Tuesday, Ujian Terbesar Pertama Buat Capres AS

Ruben Setiawan | Suara.com

Selasa, 01 Maret 2016 | 19:31 WIB
Mengenal Super Tuesday, Ujian Terbesar Pertama Buat Capres AS
Kandidat capres AS Donald Trump dan Hillary Clinton. (Reuters)

Suara.com - Dalam rangka memperebutkan restu partai untuk maju ke pemilihan presiden Amerika Serikat, para kandidat dari Partai Demokrat dan Republik, Selasa (1/3/2016), dihadapkan pada hajatan akbar yang dikenal dengan nama Super Tuesday. Super Tuesday adalah hari di mana beberapa negara bagian menggelar pemungutan suara serentak untuk memilih kandidat dari masing-masing partai.

Super Tuesday merupakan ajang yang istimewa. Pasalnya, pada Super Tuesday, tiap kandidat berkesempatan merebut lebih banyak delegasi yang bakal mendukung mereka pada konvensi partai. Semakin banyak delegasi, makin besar kesempatan mereka terpilih sebagai wakil partai untuk maju ke pilpres AS.

Sejarah

Istilah Super Tuesday pertama kali digunakan pada tahun 1976 di kalangan jurnalis dan pengamat politik.

Tanggal pelaksanaan Super Tuesday dari tahun pemilihan satu ke lainnya berbeda. Namun, biasanya, Super Tuesday digelar pada hari Selasa di bulan Februari atau Maret. Untuk tahun 2016 ini, Super Tuesday diadakan pada 1 Maret.

Jumlah negara bagian yang menggelar "primary election" di Super Tuesday pun bervariasi dari tahun ke tahun. Pada tahun pemilihan 2008, ada 24 negara bagian yang menggelar "primary election" dan kaukus. Sementara itu, di tahun 2016, hanya ada 12 negara bagian yang menggelar pemungutan suara serentak di Super Tuesday.

Super Tuesday ini merupakan hajatan yang amat penting bagi tiap kandidat. Karena digelar di banyak negara bagian yang memiliki keragaman geografis dan latar belakang sosial, Super Tuesday jadi ajang pembuktian tingkat elektabilitas mereka di mata masyarakat AS.

Lalu, mengapa hari Selasa yang dipilih? Sudah menjadi tradisi di AS untuk menggelar pemilihan umum pada hari Selasa. Pemilihan Presiden AS saja digelar tiap empat tahun sekali, pada hari Selasa di bulan November.

Peluang kandidat

Lansiran BBC, salah satu kandidat yang paling menonjol pada pemilihan presiden AS kali ini adalah Donald Trump. Kandidat yang maju lewat Partai Republik tersebut sudah mengantongi modal cukup untuk bersaing di Super Tuesday.

Ia sebelumnya sudah menang dalam pemungutan suara di tiga dari empat negara bagian. Ia jadi satu-satunya kandidat terkuat dari Partai Republik saat ini.

Namun, khusus untuk negara bagian Texas, Trump harus siap mengalah. Pasalnya, Texas adalah kampung halaman dari pesaing Trump di Partai Republik, Ted Cruz.

Trump boleh berharap banyak dari para pemilik suara di Massachusetts, yang, dalam sebuah polling lebih difavoritkan sebagai pemenang oleh warga negara bagian tersebut.

Sementara itu, di kubu Partai Demokrat, mantan Menlu AS Hillary Clinton, muncul sebagai calon terkuat. Clinton punya basis massa warga Afrika-Amerika yang cukup besar di negara bagian South Carolina. Dalam pemungutan suara di New Hampshire beberapa waktu lalu, Clinton harus menyerah kepada Bernie Sanders, rivalnya yang juga maju dari Partai Demokrat.

Pemungutan suara akan digelar pada Selasa pagi pukul 06.00. Negara bagian pertama yang akan menggelar pemungutan suara pada Super Tuesday adalah Virginia. Pasalnya negara bagian tersebut merupakan negara bagian yang letaknya paling timur di Amerika Serikat, sehingga jadi yang paling awal menemui pagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China

Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 20:38 WIB

The Beast Muncul di Beijing, Kedatangan Trump Malam Ini Bikin China Tegang

The Beast Muncul di Beijing, Kedatangan Trump Malam Ini Bikin China Tegang

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:29 WIB

KTT AS-China: Xi Jinping Bakal 'Kulit' Trump Begitu Injak Kaki di Beijing

KTT AS-China: Xi Jinping Bakal 'Kulit' Trump Begitu Injak Kaki di Beijing

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:10 WIB

Sesumbar Benjamin Netanyahu Mau Masuk ke Iran dan Ambil Uranium

Sesumbar Benjamin Netanyahu Mau Masuk ke Iran dan Ambil Uranium

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:59 WIB

Tak Butuh Bantuan China, Donald Trump: Xi Jinping Bestie Awak

Tak Butuh Bantuan China, Donald Trump: Xi Jinping Bestie Awak

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:49 WIB

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:36 WIB

Donald Trump Ingin Venezuela Jadi Negara Bagian AS, Preisden Delcy Rodriguez Buka Suara

Donald Trump Ingin Venezuela Jadi Negara Bagian AS, Preisden Delcy Rodriguez Buka Suara

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:54 WIB

Donald Trump Pertimbangkan Kembali Operasi Militer di Timur Tengah

Donald Trump Pertimbangkan Kembali Operasi Militer di Timur Tengah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:45 WIB

Harga Minyak Brent dan WTI Bergerak Tipis, Damai ASIran Kembali Gagal

Harga Minyak Brent dan WTI Bergerak Tipis, Damai ASIran Kembali Gagal

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:52 WIB

Donald Trump Sebut Proposal Damai Iran Sampah, Ancaman Perang Besar Menanti

Donald Trump Sebut Proposal Damai Iran Sampah, Ancaman Perang Besar Menanti

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 06:47 WIB

Terkini

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 22:59 WIB

Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya

Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 22:13 WIB

Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia

Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 22:05 WIB

Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir

Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:30 WIB

Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP

Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:29 WIB

Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat

Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:27 WIB

4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus

4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:05 WIB

Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional

Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 20:46 WIB

Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027

Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 20:46 WIB

Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China

Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 20:38 WIB