Terduga Teroris asal Klaten Dikabarkan Meninggal di Jakarta

Liberty Jemadu

Minggu, 13 Maret 2016 | 04:37 WIB
Terduga Teroris asal Klaten Dikabarkan Meninggal di Jakarta
Anggota Polisi mengamankan rumah terduga teroris, Siyono, di Brengkungan, Cawas, Klaten, Jawa Tengah, Kamis (10/3) [Antara/Alysius Jarot Nugroho].

Suara.com - Terduga teroris Siyono (34), warga Dukuh Brengkungan, Desa Pogung, Kabupaten Klaten yang ditangkap oleh Densus 88 Mabes Polri, dikabarkan meninggal dunia di Jakarta.

Berdasarkan pantauan di rumah Siyono di Dukuh Brengkungan, Desa Pogiong, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah Sabtu malam (12/3/2016), sejumlah warga setempat telah menyiapkan tenda di depan rumahnya untuk acara pemakaman Siyono.

Menurut Sekretaris Desa Pogung, Hartana, pihaknya mendapatkan kabar dari orang yang ikut menjenguk ke Jakarta bahwa Siyono meninggal dunia.

"Siyono benar dikabarkan meninggal. Saya mendapat informasi dari orang yang ikut ke Jakarta," kata Hartana seperti dikutip Antara.

Warga setempat sejak Sabtu siang telah menyiapkan pemakaman, tetapi pihaknya belum mengetahui secara pasti kapan jenazah Siyono dibawa pulang ke Klaten.

Pihak perwakilan dari keluarga Siyono, kata dia, telah pergi ke Jakarta untuk mengurus dan membawa pulang jenazahnya.

Menurut Marso, orang tua Siyono, pihak keluarga pada Jumat (11/3/2016), sekitar pukul 14.30 WIB, diminta untuk membesuk ke Jakarta, tetapi tidak diberitahu jika dia sudah meninggal.

Marso mendapatkan kabar jika anaknya meninggal justru dari orang lain yang sedang telepon, di dekat rumahnya pada Jumat (11/3) sekitar pukul 18.30 WIB.

Namun, dirinya belum mengetahui penyebab kematian anaknya, karena Siyono meninggal di Jakarta.

Menurut dia, acara pemakaman rencananya setiba jenazah Siyono di rumah di Klaten. Dia akan langsung dimakamkan di tempat pemakaman desa setempat, Sabtu malam ini.

Siyono terduga teroris itu, ditangkap oleh pasukan Densus Antiteror Mabes Polri di rumahnya di Dukuh Brengkungan, Desa Pogung, Kecamatan Cawas Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Rabu (9/3/2016).

Pasukan Densus 88 yang didukung anggota Polres Klaten kemudian melakukan penggeledahan di rumah Siyono, pada Kamis (10/3/2016) siang. Kepala Desa Pogung Joko Widoyo mengaku dipanggil oleh polisi sebagai saksi saat dilakukan penggeledahan di rumah Siyono itu.

Namun, Joko Widoyo tidak mengetahui barang-barang apa yang ditemukan di rumah Siyono tersebut. Polisi membawa barang dalam bungkusan plastik untuk dibawa pergi dari rumah itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menolak Digeledah, Teroris Pukul Sipir Penjara Cirebon

Menolak Digeledah, Teroris Pukul Sipir Penjara Cirebon

News | Jum'at, 11 Maret 2016 | 05:16 WIB

Tangkal Radikalisme, Gubernur NTB Larang Siswa Bawa Ponsel

Tangkal Radikalisme, Gubernur NTB Larang Siswa Bawa Ponsel

News | Sabtu, 27 Februari 2016 | 06:18 WIB

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Malang

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Malang

News | Sabtu, 20 Februari 2016 | 07:53 WIB

Revisi UU Terorisme Sudah Diterima DPR, Dibahas Pekan Depan

Revisi UU Terorisme Sudah Diterima DPR, Dibahas Pekan Depan

News | Rabu, 17 Februari 2016 | 19:36 WIB

PPP Setuju Anggaran Buat Densus 88 Polri Ditambah

PPP Setuju Anggaran Buat Densus 88 Polri Ditambah

News | Rabu, 17 Februari 2016 | 09:32 WIB

Terkini

Bukan Cuma Thamrin, Shelter Ojol Gratis 24 Jam Bakal Menjamur di Terminal dan Stasiun

Bukan Cuma Thamrin, Shelter Ojol Gratis 24 Jam Bakal Menjamur di Terminal dan Stasiun

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 14:28 WIB

Bulog Perkuat Stok Beras Papua, Dirut: "Kami Targetkan Ketersediaan Beras Naik Tiga Kali Lipat"

Bulog Perkuat Stok Beras Papua, Dirut: "Kami Targetkan Ketersediaan Beras Naik Tiga Kali Lipat"

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 14:20 WIB

Agustina Arumsari Bungkam Soal Rangkap Jabatan: Fokus Kami Hari Ini Cuma Tindak Lanjut KPK

Agustina Arumsari Bungkam Soal Rangkap Jabatan: Fokus Kami Hari Ini Cuma Tindak Lanjut KPK

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 14:18 WIB

Susul Jawaharlal Nehru, PM India Narendra Modi Terima Bintang RI Adipurna dari Prabowo

Susul Jawaharlal Nehru, PM India Narendra Modi Terima Bintang RI Adipurna dari Prabowo

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 14:04 WIB

PN Jaksel Meluap! Massa Roy Suryo Berkaus 'Telah Mati Penegakan Hukum' Menanti Putusan Praperadilan

PN Jaksel Meluap! Massa Roy Suryo Berkaus 'Telah Mati Penegakan Hukum' Menanti Putusan Praperadilan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:48 WIB

KPK Bongkar Borok MBG, Kepala BGN Nanik S Deyang Malah 'Ngilang' Usai Audiensi

KPK Bongkar Borok MBG, Kepala BGN Nanik S Deyang Malah 'Ngilang' Usai Audiensi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:34 WIB

Jangan Mimpi Punya Generasi Emas, FKBI Soroti Ironi Negara Raup Rp2,23 Triliun dari Perokok Anak

Jangan Mimpi Punya Generasi Emas, FKBI Soroti Ironi Negara Raup Rp2,23 Triliun dari Perokok Anak

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:19 WIB

Bukan Tenggelam! Bercak Darah Buktikan 3 Polisi Katingan Dihabisi Sebelum Dibuang ke Sungai

Bukan Tenggelam! Bercak Darah Buktikan 3 Polisi Katingan Dihabisi Sebelum Dibuang ke Sungai

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:16 WIB

Kunjungan Prabowo dan PM India Narendra Modi, Operasional Candi Prambanan Disesuaikan

Kunjungan Prabowo dan PM India Narendra Modi, Operasional Candi Prambanan Disesuaikan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:12 WIB

Mengapa Banjir Pesisir kini Semakin Sering Terjadi? Penelitian Ungkap Imbas Krisis Iklim

Mengapa Banjir Pesisir kini Semakin Sering Terjadi? Penelitian Ungkap Imbas Krisis Iklim

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:09 WIB

×