Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Malang

Adhitya Himawan | Suara.com

Sabtu, 20 Februari 2016 | 07:53 WIB
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Malang
Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri menggiring tersangka terduga pencuri senjata api di Polsek Larangan, Brebes, Jawa Tengah, Rabu (27/1). [Antara]

Suara.com - Densus 88 mengamankan beberapa terduga teroris di dalam mobil Xenia warna silver di Jalan Raya Ngijo Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (19/2) malam.

Penangkapan dan penghadangan mobil yang diduga berisi teroris itu terjadi seperti sebuah drama film action, bahkan terdengar ada beberapa kali tembakan peringatan. Mereka diduga jaringan teroris Santoso asal Poso, Sulawesi Tengah.

Menurut informasi sebuah mobil Xenia warna silver pelat luar Malang dihentikan oleh satu unit motor. Namun, Xenia tidak kunjung berhenti, bahkan sempat menabrak. Kemudian, muncul Avanza hitam pelat B menabrak dari sisi kanan sehingga mobil oleng dan bamper melintang di jalan serta membuat macet ruas Jalan Ngijo.

Tidak lama berselang muncul pasukan berpakaian preman bersenjata meminta pengemudi dan penumpang mobil Xenia untuk tidak melawan dan tiarap. Kemudian, datang ELF jetbus putih pelat B datang dan menurunkan pasukan preman berlaras panjang. Mereka memaksa penumpang Xenia menyerah, bahkan sempat terdengar tiga kali tembakan.

Berdasarkan informasi ada empat terduga teroris yang diamankan oleh anggota Densus 88 dan dibawa ke Mako Brimob.

"Saya memang sempat mendengar ada ramai-ramai seperti ada kejadian gawat gitu dan ketika saya keluar rumah memang ada mobil seperti kejar-kejaran," kata Ferdian, warga Ngijo yang sempat menyaksikan peristiwa penangkapan tersebut.

Selain mendengar tiga kali tembakan peringatan, dirinya juga sempat melihat ada beberapa orang dibawa masuk ke mobil lainnya oleh polisi. Namun, dia mengaku kurang jelas berapa jumlahnya dan akan dibawa ke mana.

Sementara itu, Kapolres Malang AKBP Yudo Nugroho Sugianto, S.I.K., M.Hum. membenarkan adanya penangkapan terduga teroris di wilayah hukumnya.

"Akan tetapi, peristiwa penangkapan seperti apa dan siapa yang ditangkap itu siapa, kami masih menunggu rilis dari Mabes Polri," katanya.

Informasinya terduga teroris yang ditangkap Densus 88 di Jalan Raya Ngijo Karangploso itu salah satunya berinisial ARW (40) dan pernah menjadi PNS di lingkungan Pemkab Malang. ARW tinggal di Perumahan Griya Permata Alam Blok JM-7 RT 7/ RW 11 Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso.

Ketua RT 7 RW 11 Desa Ngijo Wiji mengakui jika Densus 88 memang mendatangi rumah terduga teroris tersebut. Namun, tidak sampai masuk ke rumah tersebut.

"Iya, tadi ke sana, tapi tidak sampai masuk ke dalam rumah," kata Wiji, Sabtu dini hari.

Ia mengatakan bahwa ARW tersebut pernah menjadi PNS di lingkungan Pemkab Malang dan tinggal di perumahan itu sekitar 7 tahun. Namun, pekerjaan yang ditekuninya saat ini adalah sebagai penjual gado-gado keliling.

"Saya terakhir melihat ARW pada siang hari saat sedang membeli tabung LPG di toko yang tidak jauh dari rumahnya. ARW tinggal bersama istri dan anak laki-lakinya yang masih berusia 5 tahun," ucapnya.

Sementara itu, Danramil Karangploso Kapten Abd Kodir mengatakan bahwa keluarga ARW masih berada di dalam rumah.

"Masih berada di dalam rumah, bersama anaknya," katanya.

Saat ini kawasan perumahan tempat tinggal ARW masih dijaga ketat oleh polisi dan kawasan Perumahan Green Hills Residence Blok Kamboja yang diduga sebagai tempat penyimpanan bom. Tempat ini jadi sasaran penggeledahan oleh kepolisian dari Polda Jatim.

"Rumah yang ada di perumahan ini masih belum ada RT dan hanya ada 20 kepala keluarga. Selain itu, kawasan perumahan ini juga dikenal sebagai tempat transit yang terbuka sehingga tidak bisa dilacak dari catatan RT maupun RW," kata Kepala Desa Ngijo Mahdi Maulana yang berada di lokasi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Inggris Naikkan Level Bahaya Terorisme Usai Penusukan Orang Yahudi di Golders Green

Inggris Naikkan Level Bahaya Terorisme Usai Penusukan Orang Yahudi di Golders Green

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 10:34 WIB

Sering Terjadi Penembakan, Australia Godok Aturan Jaga Ketat Perayaan Orang Yahudi

Sering Terjadi Penembakan, Australia Godok Aturan Jaga Ketat Perayaan Orang Yahudi

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:24 WIB

Polisi Inggris Nyatakan Penusuk Yahudi Sebagai Teroris, Ini Identitas Pelaku

Polisi Inggris Nyatakan Penusuk Yahudi Sebagai Teroris, Ini Identitas Pelaku

News | Kamis, 30 April 2026 | 09:50 WIB

Peneror Konser Taylor Swift Menyesal, di Apartemennya Ditemukan Bahan Pembuatan Bom

Peneror Konser Taylor Swift Menyesal, di Apartemennya Ditemukan Bahan Pembuatan Bom

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:52 WIB

Kasus Andrie Yunus Disebut Terorisme Negara, Rakyat Tolak 'Sandiwara' Peradilan Militer

Kasus Andrie Yunus Disebut Terorisme Negara, Rakyat Tolak 'Sandiwara' Peradilan Militer

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:00 WIB

Irlandia Diteror Bom Mobil di Depan Kantor Polisi

Irlandia Diteror Bom Mobil di Depan Kantor Polisi

News | Senin, 27 April 2026 | 14:36 WIB

Kapolda Riau Gandeng Satuan Elite PDRM Malaysia, Sikat Narkoba dan Terorisme Lintas Batas

Kapolda Riau Gandeng Satuan Elite PDRM Malaysia, Sikat Narkoba dan Terorisme Lintas Batas

News | Kamis, 09 April 2026 | 14:25 WIB

Ungkit Omongan Prabowo, KontraS Polisikan 4 Anggota BAIS Pakai Pasal Percobaan Pembunuhan-Terorisme!

Ungkit Omongan Prabowo, KontraS Polisikan 4 Anggota BAIS Pakai Pasal Percobaan Pembunuhan-Terorisme!

News | Rabu, 08 April 2026 | 17:19 WIB

Ancam HAM dan Demokrasi: Pelibatan TNI Tangani Terorisme Dapat Penolakan Keras

Ancam HAM dan Demokrasi: Pelibatan TNI Tangani Terorisme Dapat Penolakan Keras

News | Jum'at, 06 Maret 2026 | 14:43 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB