Demo Anarkis Taksi, Polisi Tangkap Sopir Gojek

Pebriansyah Ariefana | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Selasa, 22 Maret 2016 | 17:19 WIB
Demo Anarkis Taksi, Polisi Tangkap Sopir Gojek
Sopir Gojek yang ditangkap di Polda Metro Jaya karena aksi demo taksi di Jakarta. (suara.com/Agung Shandy Lesmana)

Suara.com - Puluhan driver Gojek ditangkap polisi. Mereka ditangkap karena dianggap salah melakukan konvoi saat ratusan sopir taksi melakukan aksi unjuk rasa.

Salah satu sopir Gojek, Rohim (37) mengatakan para driver gojek tersebut ditangkap saat melakukan konvoi di kawasan Senayan, Jakarta Selatan.

"Mereka baru gerombol saja di Senayan pintu barat karena memang jumlah banyak," kata Rohim di Polda Metro Jaya, Selasa (22/3/2016).

Rohim membantah puluhan driver Gojek tersebut berniat untuk melakukan penyerangan terhadap para sopir angkutan umum yang tengah melakukan aksi unjuk rasa.

"Mereka kooperatif kok yang di Senayan ini. Mereka semua nggak ada yang ikut bentrok nggak ada. Kita pastikan itu," kata dia

Meski demikian, Rohim tak membantah ada oknum driver Gojek yang memprovokasi rekannya untuk melakukan penyerangan kepada sopir taksi.

"Mungkin mereka terpancing dengan berita-berita yang kurang jelas," kata dia.

Menurutnya memang ada informasi yang disebar melalui pesan singkat di kalangan driver Gojek itu diduga untuk melakukan penyerangan. "Dari Whatsapp kan begitu cepat, itu di luar dari kita," katanya.

Dia sendiri mengaku sudah memberikan imbauan kepada para driver Gojek untuk tidak melakulan hal-hal yang berbau kekerasan.

"Kita arahkan masing-masing driver itu untuk tidak terpancing atau menuju tempat-tempat demo kita selalu arahkan," kata dia

Menurut informasi yang dihimpun suara.com, ada sebanyak 85 orang yang telah diamankan di Polda Metro Jaya. Dari puluhan driver Gojek tersebut tiga orang penumpang juga turut ditangkap. Hingga berita ini diturunkan belum ada pernyataan resmi dari polisi terkait puluhan driver Gojek yang ditangkap.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kisah Sopir Taksi Express yang Mobilnya Dihancurkan Tukang Ojek

Kisah Sopir Taksi Express yang Mobilnya Dihancurkan Tukang Ojek

News | Selasa, 22 Maret 2016 | 16:54 WIB

Blue Bird Kasih Layanan Gratis se-Jabodetabek Besok

Blue Bird Kasih Layanan Gratis se-Jabodetabek Besok

News | Selasa, 22 Maret 2016 | 16:36 WIB

Dihadang Kawat Duri Istana, Sopir Taksi Cuma Bisa Tiduran

Dihadang Kawat Duri Istana, Sopir Taksi Cuma Bisa Tiduran

News | Selasa, 22 Maret 2016 | 16:30 WIB

Sopir Taksi Lapor Kekerasan Gojek ke Polisi

Sopir Taksi Lapor Kekerasan Gojek ke Polisi

News | Selasa, 22 Maret 2016 | 16:29 WIB

Lulung: Ahok Jangan Cabut Izin Taksi, Mentang-mentang Berkuasa

Lulung: Ahok Jangan Cabut Izin Taksi, Mentang-mentang Berkuasa

News | Selasa, 22 Maret 2016 | 16:18 WIB

Ogah Tutup Uber dan Grab Car, Presiden Diminta Pecat Menkominfo

Ogah Tutup Uber dan Grab Car, Presiden Diminta Pecat Menkominfo

News | Selasa, 22 Maret 2016 | 16:07 WIB

Driver Grab di Asia Tenggara Sudah Capai 220 juta Orang

Driver Grab di Asia Tenggara Sudah Capai 220 juta Orang

Bisnis | Selasa, 22 Maret 2016 | 15:59 WIB

Sopir Taksi: Sejak Ada Uber dan Grab Car, Sering Utang Kantor

Sopir Taksi: Sejak Ada Uber dan Grab Car, Sering Utang Kantor

News | Selasa, 22 Maret 2016 | 15:47 WIB

Terkini

Susul Gus Yaqut, KPK Segera Jebloskan Bos Maktour dan Eks Ketua Kesthuri ke Penjara!

Susul Gus Yaqut, KPK Segera Jebloskan Bos Maktour dan Eks Ketua Kesthuri ke Penjara!

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 09:02 WIB

Peneliti Kembangkan Peta Lokasi PLTS untuk Tekan Konflik Lahan dan Risiko Deforestasi

Peneliti Kembangkan Peta Lokasi PLTS untuk Tekan Konflik Lahan dan Risiko Deforestasi

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 09:00 WIB

Libatkan 500 TNI, Total 14 Ribu Aparat Gabungan Jaga Titik Demo Harkitnas di DPR hingga Kejagung

Libatkan 500 TNI, Total 14 Ribu Aparat Gabungan Jaga Titik Demo Harkitnas di DPR hingga Kejagung

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 08:41 WIB

Kasus Air Keras Andrie Yunus: 4 Anggota BAIS TNI Jalani Sidang Tuntutan Hari Ini

Kasus Air Keras Andrie Yunus: 4 Anggota BAIS TNI Jalani Sidang Tuntutan Hari Ini

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 08:25 WIB

Waspada Siasat Maling! Polresta Tangerang Bongkar Modus Teror 'Pocong' untuk Takuti Warga

Waspada Siasat Maling! Polresta Tangerang Bongkar Modus Teror 'Pocong' untuk Takuti Warga

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:59 WIB

Update! 9 WNI Diculik Tentara Israel di Kapal Global Sumud Flotilla

Update! 9 WNI Diculik Tentara Israel di Kapal Global Sumud Flotilla

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:32 WIB

Kejagung Lelang Koleksi Harvey Moeis: Tas Mewah Hari Ini, Mobil dan Apartemen Menyusul

Kejagung Lelang Koleksi Harvey Moeis: Tas Mewah Hari Ini, Mobil dan Apartemen Menyusul

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:31 WIB

Duduk Perkara Kasus Chromebook: Kenapa Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara?

Duduk Perkara Kasus Chromebook: Kenapa Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara?

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:00 WIB

Menolak Lupa! 28 Tahun Reformasi, Aliansi Perempuan: Jangan Jadikan Tubuh Kami Sasaran Kekerasan

Menolak Lupa! 28 Tahun Reformasi, Aliansi Perempuan: Jangan Jadikan Tubuh Kami Sasaran Kekerasan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:00 WIB

Suara Lantang di Depan Kantor Komnas HAM: Perempuan RI Menolak Lupa pada Luka Sejarah Kelam Bangsa

Suara Lantang di Depan Kantor Komnas HAM: Perempuan RI Menolak Lupa pada Luka Sejarah Kelam Bangsa

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 05:45 WIB