Kemlu Bantah Rilis Nama WNI yang Jadi Korban Bom Brussels

Esti Utami | Suara.com

Jum'at, 25 Maret 2016 | 14:58 WIB
Kemlu Bantah Rilis Nama WNI yang Jadi Korban Bom Brussels
Seorang korban luka pascaledakan bom di Bandara Brussels, (22/3). (Reuters)

Suara.com - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir membantah bahwa Kedutaan Besar RI (KBRI) di Belgia telah merilis identitas ketiga WNI korban ledakan bom di Bandara Zaventem Brussels, Belgia.

"Tidak benar berita itu dari KBRI atau Kemlu. KBRI dan Kemlu tidak pernah sampaikan nama atau detail dari keadaan korban," kata Arrmanatha melalui pesan singkat yang diterima Antara di Jakarta, Jumat (25/3/2016).

Pernyataan tersebut diberikan Jubir Kemlu sebagai konfirmasi atas berita yang dirilis beberapa media "online" dan unggahan yang beredar di media sosial yang menyebutkan nama ketiga korban dan kondisi mereka saat ini secara detail.

Dalam pemberitaan dan unggahan tersebut dicantumkan bahwa informasi identitas ketiga korban diberikan oleh pihak KBRI di Brussel.

Menurut Arrmanatha, pihak keluarga, dalam hal ini adalah suami dan ayah dari ibu dan dua anak yang menjadi korban tersebut, telah meminta privasi kepada pihak KBRI untuk menjaga privasi mereka.

"Kita hormati permintaan privasi dari keluarga," katanya.

Selain itu, Arrmanatha menambahkan bahwa semua pernyataan pers dari Kemlu yang akan disampaikan kepada media harus melewati pengesahannya sebelum bisa dikeluarkan sehingga tidak benar bahwa sumber berita yang beredar adalah dari KBRI maupun Kemlu.

"Kalau rilis Kemlu, pasti nama mereka tidak disebutkan karena saya yang buat," katanya.

Oleh karena itu, Arrmanatha meminta kepada media dan publik agar menghormati privasi keluarga korban dengan tidak menyebarkan identitas korban secara detail maupun foto-foto mereka.

Berdasarkan pers rilis yang dimuat pada laman KBRI Brussel pada tanggal 22 Maret 2016, disebutkan bahwa terdapat tiga WNI (satu ibu dan dua anaknya) yang terluka saat terjadi ledakan di Bandara Zaventem, Selasa (22/3/2016). Saat ini, ketiganya dalam kondisi koma dan dirawat di Rumah Sakit Universitas Leuven, sekitar 20 menit dari Kota Brussel. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Myanmar-Thailand Diguncang Gempa, Kemlu RI: hingga saat Ini Belum Ada Korban WNI

Myanmar-Thailand Diguncang Gempa, Kemlu RI: hingga saat Ini Belum Ada Korban WNI

News | Jum'at, 28 Maret 2025 | 20:32 WIB

Terkini

Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!

Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:47 WIB

Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan

Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:38 WIB

Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu

Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:27 WIB

Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!

Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:57 WIB

WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun

WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:53 WIB

Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat

Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:29 WIB

Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel

Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:18 WIB

SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!

SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:09 WIB

Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran

Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran

News | Minggu, 26 April 2026 | 07:24 WIB

Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?

Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?

News | Minggu, 26 April 2026 | 06:00 WIB