Punya Presiden Baru, Myanmar Jamin Tak Dikendalikan Militer

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 30 Maret 2016 | 13:02 WIB
Punya Presiden Baru, Myanmar Jamin Tak Dikendalikan Militer
Presiden baru Myanmar Htin Kyaw bersama Suu Kyi. (Reuters)

Suara.com - Rabu (30/3/2016) ini Myanmar resmi mempunyai presiden baru, Htin Kyaw. Di bawah kepemimpinannya, Htin Kyaw menjamin pemerintahan Myanmar tidak akan dibayangi kepentingan militer.

Dalam pidatonya, Htin Kyaw mengaku selama 50 tahun terakhir, Myanmar baru bebas dari kekuasaan militer. Ini karena partai pimpinan Aung San Suu Kyi, Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) menang pemilu di sana.

Htin Kyaw sendiri adalah teman dekat Suu Kyi. Dalam pengangkatan sumpah resmi, Htin Kyaw mengatakan pentingnya mengubah 2.008 charter.

"Pemerintah baru kami akan menerapkan rekonsiliasi nasional, perdamaian di negeri ini, munculnya sebuah konstitusi yang akan membuka jalan untuk serikat demokratis, dan meningkatkan standar hidup rakyat," kata Htin Kyaw.

"Kami memiliki kewajiban untuk bekerja untuk munculnya sebuah konstitusi yang sesuai untuk negara kita dan juga sesuai dengan standar demokratis," tutup dia. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Myanmar Menarik Status Darurat Konflik di Rakhine

Myanmar Menarik Status Darurat Konflik di Rakhine

News | Selasa, 29 Maret 2016 | 16:13 WIB

31 Ribu Orang Lebih Dukung Nobel Perdamaian Suu Kyi Dicabut

31 Ribu Orang Lebih Dukung Nobel Perdamaian Suu Kyi Dicabut

News | Selasa, 29 Maret 2016 | 14:09 WIB

Dinilai Rasis, Nobel Perdamaian Untuk Suu Kyi Didesak Dicabut

Dinilai Rasis, Nobel Perdamaian Untuk Suu Kyi Didesak Dicabut

News | Selasa, 29 Maret 2016 | 07:16 WIB

Diwawancarai Wartawati Muslim, Aung San Suu Kyi Marah

Diwawancarai Wartawati Muslim, Aung San Suu Kyi Marah

News | Senin, 28 Maret 2016 | 15:21 WIB

Aung San Suu Kyi Akan Jadi Menteri Luar Negeri?

Aung San Suu Kyi Akan Jadi Menteri Luar Negeri?

News | Rabu, 23 Maret 2016 | 00:05 WIB

Jokowi Ucapkan Selamat kepada Presiden Baru Myanmar

Jokowi Ucapkan Selamat kepada Presiden Baru Myanmar

News | Rabu, 16 Maret 2016 | 19:14 WIB

Setelah Setengah Abad, Akhirnya Myanmar Miliki Presiden Sipil

Setelah Setengah Abad, Akhirnya Myanmar Miliki Presiden Sipil

News | Selasa, 15 Maret 2016 | 16:41 WIB

Konflik Rohingnya, Ini Tiga Hal yang Perlu Diperhatikan Indonesia

Konflik Rohingnya, Ini Tiga Hal yang Perlu Diperhatikan Indonesia

News | Senin, 29 Februari 2016 | 15:19 WIB

Bank Dunia: Ekonomi Myanmar Termasuk Tercepat di Asia Timur

Bank Dunia: Ekonomi Myanmar Termasuk Tercepat di Asia Timur

Bisnis | Selasa, 23 Februari 2016 | 12:33 WIB

Partai Suu Kyi Akhirnya Kuasai Parlemen Myanmar

Partai Suu Kyi Akhirnya Kuasai Parlemen Myanmar

News | Selasa, 02 Februari 2016 | 03:08 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB