Penertiban Kawasan Kumuh Sekitar Makam Habib Tinggal Hitung Hari

Siswanto | Bagus Santosa | Suara.com

Kamis, 31 Maret 2016 | 12:54 WIB
Penertiban Kawasan Kumuh Sekitar Makam Habib Tinggal Hitung Hari
Suasana salah satu sudut kawasan Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (28/3). (Antara)

Suara.com - Meski diprotes sebagian warga, Pemerintah Provinsi Jakarta akan tetap menertibkan kawasan Luar Batang, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Penertiban pemukiman kumuh di sekitar Masjid Jami Keramat Luar Batang yang di dalamnya terdapat Makam Al Habib Husein bin Abubakar Alaydrus ini merupakan bagian dari program revitalisasi kawasan Wisata Pesisir Bahari Sunda Kelapa.

Penertiban kawasan Luar Batang dilakukan secepatnya agar pembangunan tanggul laut untuk mengantisipasi banjir rob di kawasan tersebut.

"Sesuai prosedur, akan ditertibkan tanggal 9-15 April. Lalu kita langsung keruk dan akan dibangun sheetpile," kata Kepala Dinas Tata Air DKI Jakarta Teguh Hendrawan di Jakarta, Kamis (31/3/2016).

‎Untuk penertiban dan pemasangan sheetpile, pemerintah sudah menyiapkan satu unit alat berat jenis long arm dan 10 alat berat jenis amphibi.‎ 

Sheetpile yang akan dibangun memiliki panjang 1,8 kilometer. Untuk fase pertama, pembangunan ‎ini akan dilakukan Kementerian PU dan Pemprov DKI Jakarta.

"Sheetpile-nya untuk saat ini sudah masuk proses lelang," kata dia.

Selain kawasan Luar Batang, pemerintah juga akan merevitalisasi daerah Kamal Muara dan Kali Blencong, Marunda. Penertiban kawasan tersebut merupakan rangkaian untuk membangun tanggul laut.

Menurut hasil pendataan sementara, setidaknya 480 bangunan di Luar Batang yang akan terkena revitalisasi, kemudian 150 bangunan di Kamal Muara, dan lima bangunan di Kali Blencong.

Proyek tanggul di Luar Batang dianggarkan dana sebesar Rp50 miliar. Sementara tanggul di Kamal Muara yang panjangnya mencapai satu kilometer dianggarkan Rp150 miliar, sementara di Kali Blencong yang mencapai 1,2 kilometer akan dibiayai sebesar Rp177 miliar.

"Ini bagian dari National Capital Integrated Coastal Development, pembangunan tanggul ini untuk langkah antisipasi ancaman air rob," kata Teguh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Rencana Ahok Ubah Kawasan Sekitar Makam Habib

Ini Rencana Ahok Ubah Kawasan Sekitar Makam Habib

News | Kamis, 31 Maret 2016 | 11:03 WIB

Makam Habib Tak Digusur, Nusron Bantu Ahok Jelaskan Pakai Cara NU

Makam Habib Tak Digusur, Nusron Bantu Ahok Jelaskan Pakai Cara NU

News | Rabu, 30 Maret 2016 | 20:36 WIB

Ahok Jangan Samakan Kampung Sekitar Makam Habib dengan Kalijodo

Ahok Jangan Samakan Kampung Sekitar Makam Habib dengan Kalijodo

News | Rabu, 30 Maret 2016 | 09:59 WIB

Awalnya, Warga Sekitar Makam Habib Fans Ahok, Kini Jadi "Haters"

Awalnya, Warga Sekitar Makam Habib Fans Ahok, Kini Jadi "Haters"

News | Rabu, 30 Maret 2016 | 09:44 WIB

Terkini

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:15 WIB

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:12 WIB

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:05 WIB

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:01 WIB

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:00 WIB

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:27 WIB