Dirjen Pajak Manfaatkan Bocoran "Panama Papers" Cari Pengemplang

Siswanto | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Selasa, 05 April 2016 | 16:22 WIB
Dirjen Pajak Manfaatkan Bocoran "Panama Papers" Cari Pengemplang
Ilustrasi pajak. (Shutterstock)

Suara.com - Direktur Penyuluhan Pelayanan dan Humas Direktorat Jenderal Pajak, Mekar Satria Utama, mengatakan akan memanfaatkan bocoran data penggelapan pajak Panama Papers sebagai referensi untuk mengetahui potensi pajak yang selama ini tak terdeteksi.

"Ya pasti akan dijadikan referensi, tapi kami cari tahu juga kebenarannya. Karena itu kan data dari hasil investigasi media, kan. Jadi tetap akan kami cek," kata Melar kepada Suara.com, Selasa (5/4/2016).

Dirjen Pajak sebenarnya sudah memiliki data yang lebih akurat terkait kasus pengemplang pajak dan negara tujuannya. Data tersebut berasal dari negara-negara G-20, dimana Indonesia juga termasuk di dalamnya.

"Kami peroleh data itu bukan dari Panama Papers. Kita peroleh data dari tax authority atau dirjen pajak di negara-negara G-20. Jadi data kita lebih resmi. Kalau panama kan dari online. Tapi tetap akan kami cross check dulu kebenarannya," katanya.

Kendati akan memanfaatkan bocoran dari Panama Papers, Dirjen Pajak tak akan mempercayai sepenuhnya data tersebut. Dirjen, katanya, sudah memiliki metode sendiri untuk mengecek wajib pajak.

"Kan kami ada tata caranya. Kita lihat dulu SPT kan baru masuk, saya cek. Kalau SPT-nya nggak sama dengan aset yang belum dilaporkan, ya pasti wajib pajak itu akan kita panggil. Bukan karena ada Panama Papers juga, tapi dari data yang kita miliki," katanya.

Sebelumnya beredarnya data klien firma hukum Mossack Fonseca yang kemudian mencuat dengan nama skandal The Panama Papers. Di antara ribuan nama taipan maupun perusahaan yang muncul dalam tautan milik Konsorsium Jurnalis Investigasi Internasional, ada sejumlah pebisnis Indonesia yang namanya sudah sangat familiar.

Menurut informasi, sedikitnya 11,5 juta data Mossack Fonseca yang bocor.

Konsorsium Jurnalis Investigasi Internasional terdiri dari 107 media di lebih dari 70 negara

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nama Messi Disebut Masuk "Panama Papers", Ini Respon Keluarganya

Nama Messi Disebut Masuk "Panama Papers", Ini Respon Keluarganya

Bola | Selasa, 05 April 2016 | 16:07 WIB

Terseret "Panama Papers", Ini Tanggapan HSBC dan Credit Suisse

Terseret "Panama Papers", Ini Tanggapan HSBC dan Credit Suisse

Bisnis | Selasa, 05 April 2016 | 15:48 WIB

Namanya Masuk Daftar "Panama Papers," Ini Penjelasan Sandiaga Uno

Namanya Masuk Daftar "Panama Papers," Ini Penjelasan Sandiaga Uno

News | Selasa, 05 April 2016 | 15:18 WIB

Cina Sensor Pemberitaan Soal "Panama Papers"

Cina Sensor Pemberitaan Soal "Panama Papers"

News | Selasa, 05 April 2016 | 15:08 WIB

Terkini

Kronologi Tragedi Bekasi Timur: Berawal dari Taksi Mogok yang Picu Kerumunan di Rel

Kronologi Tragedi Bekasi Timur: Berawal dari Taksi Mogok yang Picu Kerumunan di Rel

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 17:45 WIB

Meski 'Satu Lawan Tujuh' di Parlemen, Puan Pastikan PDIP Tetap Berani Kritik Pemerintah

Meski 'Satu Lawan Tujuh' di Parlemen, Puan Pastikan PDIP Tetap Berani Kritik Pemerintah

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ketua FMN di Aksi Kamisan: Jika Rezim Terus Menghisap Rakyat, Prabowo Akan Dijauhkan oleh Rakyat

Ketua FMN di Aksi Kamisan: Jika Rezim Terus Menghisap Rakyat, Prabowo Akan Dijauhkan oleh Rakyat

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 17:00 WIB

KNKT Ungkap Jeda Kecelakaan Maut KRL dan Argo Bromo di Bekasi Timur Hanya 3 Menit 43 Detik

KNKT Ungkap Jeda Kecelakaan Maut KRL dan Argo Bromo di Bekasi Timur Hanya 3 Menit 43 Detik

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:40 WIB

Eks Dirjen PHU Diperiksa, KPK Usut Pertemuan dengan Yaqut Terkait Kuota Haji

Eks Dirjen PHU Diperiksa, KPK Usut Pertemuan dengan Yaqut Terkait Kuota Haji

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:34 WIB

Puluhan Rumah di Bogor Terdampak Kebocoran Bahan Baku Semen seperti 'Hujan Abu'

Puluhan Rumah di Bogor Terdampak Kebocoran Bahan Baku Semen seperti 'Hujan Abu'

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:18 WIB

Dirut Terra Drone Divonis 1 Tahun 4 Bulan Penjara dalam Kasus Kebakaran Tewaskan 22 Orang

Dirut Terra Drone Divonis 1 Tahun 4 Bulan Penjara dalam Kasus Kebakaran Tewaskan 22 Orang

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:08 WIB

Komisi V DPR RI Sentil Kemenhub Soal Tabrakan Kereta Bekasi: Jangan Bohong, Ini Urusan Nyawa!

Komisi V DPR RI Sentil Kemenhub Soal Tabrakan Kereta Bekasi: Jangan Bohong, Ini Urusan Nyawa!

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:08 WIB

Tiga Pendaki Tewas di Erupsi Dukono, Polisi Tetapkan Penyelenggara Open Trip Jadi Tersangka!

Tiga Pendaki Tewas di Erupsi Dukono, Polisi Tetapkan Penyelenggara Open Trip Jadi Tersangka!

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:07 WIB

Dear BGN, IDAI Khawatir Kebijakan Susu Formula di MBG Bikin Ibu Berhenti Menyusui

Dear BGN, IDAI Khawatir Kebijakan Susu Formula di MBG Bikin Ibu Berhenti Menyusui

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:48 WIB