Polisi Bantah Tembak Mati Santoso

Ardi Mandiri

Sabtu, 16 April 2016 | 23:42 WIB
Polisi Bantah Tembak Mati Santoso
Salah satu anggota kelompok teroris Santoso yang tewas saat baku tembak dengan anggota Brimob dan Densus 88 di bawah oleh anggota Polisi unutk diidentifikasi di Desa Sakina Jaya, Parig, Sulawesi Tengah, Jumat (3/4). (Antara)

Suara.com - Kepala Bidang Humas Polda Sulteng AKBP Hari Suprapto membantah gembong teroris yang paling diburu polisi dan TNI yakni Santoso alias Abu Wardah telah tertembak mati dalam Operasi Tinombala, Sabtu.

"Setelah kami cek informasinya ke petugas di lapangan, ternyata informasi dan foto itu tidak benar," katanya saat dihubungi Antara melalui telepon genggamnya di Poso, Sabtu malam.

Sebelumnya beredar luas satu keping foto yang terdiri atas dua gambar yakni Santoso yang menyandang senjata, berkaos loreng, menggunakan jeket bertutup kepala serta memakai tongkat, dan sebuah foto seorang laki-laki mirip wajah Santoso yang tergeletak tak bernyawa di atas tanah dan di pinggangnya terikat sebuah parang dan sarungnya.

Dalam foto tersebut tertulis teks 'korban yang diduga Santoso meninggal dunia saat baku tembak dengan anggota TNI-Polisi yang tergabung dalam Operasi Tinombala di Desa Torire, Kecamatan Lore Tengah, Kabupaten Poso, Sabtu (16/4)." "Memang ada penyisiran oleh petugas tadi sore, namun tidak ada peristiwa seperti yang tersebar di foto itu," ujar Hari yang mantan Kapolres Buol, Sulawesi Tengah itu.

Pada Jumat (15/4), Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti dan Kepala BNPT Tito Karnavian mengunjungi Kota Poso dan wilayah Napu yang menjadi basis Operasi Tinombala oleh Polri-TNI, dan mengatakan bahwa Santoso masih berada di hutan sekitar wulayah Lore alias dataran Napu.

Kelompok Santoso yang diperkirakan masih berjumlah 27 orang - setelah dua orang ditangkap hidup pada Jumat, 15 April -- kini semakin terdesak, kekurangan logistik dan terpecah alias tidak kompak lagi.

Karena itu, Kapolri dan Kepala BNPT berharap Operasi Tinombala yang telah berjalan dengan baik sejak Januari 2016 ini akan segera selesai alias mencapai tujuannya yakni menangkap Santoso dan para pengikutnya.

Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen Pol Rudy Sufahriadi mengatakan bahwa selama Operasi Tinombala 2016, Satuan Tugas (Satgas) gabungan Polri dan TNI tersebut telah menangkap 14 orang anggota kelompok Santoso, dimana empat orang ditangkap hidup dan 10 orang tewas.

Dengan demikian, kelompok Santos yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) saat ini berjumlah 27 orang, tiga di antaranya perempuan dan dua orang warga negara asing. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Kemarau Salah, Hujan Salah: Menguji Tata Kelola Lingkungan di Indonesia

Kemarau Salah, Hujan Salah: Menguji Tata Kelola Lingkungan di Indonesia

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 16:17 WIB

Ketimpangan Relasi: Rakyat Berjuang Tanpa Bantuan, Negara Menarik Pungutan

Ketimpangan Relasi: Rakyat Berjuang Tanpa Bantuan, Negara Menarik Pungutan

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 16:15 WIB

Zaskia Sungkar Doakan Raffi Ahmad: Semoga Allah Kembalikan Sahabat Kami dari Dunianya Sekarang

Zaskia Sungkar Doakan Raffi Ahmad: Semoga Allah Kembalikan Sahabat Kami dari Dunianya Sekarang

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 16:14 WIB

Tegaskan Wantimpres Tak Bahas Putusan MA Soal Gibran, Margarito: Itu Bukan Isu Presiden

Tegaskan Wantimpres Tak Bahas Putusan MA Soal Gibran, Margarito: Itu Bukan Isu Presiden

News | Senin, 02 November 2026 | 16:11 WIB

Sikap Golkar Tanggapi Desakan Gibran Mundur Usai Putusan MA: Kami Pelajari Kata per Kata!

Sikap Golkar Tanggapi Desakan Gibran Mundur Usai Putusan MA: Kami Pelajari Kata per Kata!

News | Senin, 02 November 2026 | 16:10 WIB

Pebalap Muda Astra Honda Raih Podium di Sepang Malaysia

Pebalap Muda Astra Honda Raih Podium di Sepang Malaysia

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 16:08 WIB

Banner 'Oligarki' di Rawa Buntu Tangsel Diturunkan Satpol PP, Netizen: Giliran Begini Cepet

Banner 'Oligarki' di Rawa Buntu Tangsel Diturunkan Satpol PP, Netizen: Giliran Begini Cepet

News | Senin, 02 November 2026 | 16:06 WIB

BPOM dan Polri Perketat Pengawasan Narkotika, Vape hingga Kosmetik Ilegal

BPOM dan Polri Perketat Pengawasan Narkotika, Vape hingga Kosmetik Ilegal

News | Senin, 02 November 2026 | 16:03 WIB

Golkar Minta Para Pimpinan Parpol Segera Bertemu Sikapi Putusan MA Soal Suket Gibran

Golkar Minta Para Pimpinan Parpol Segera Bertemu Sikapi Putusan MA Soal Suket Gibran

News | Senin, 02 November 2026 | 16:01 WIB

Sinopsis Akka, Angkat Kisah Gangster Perempuan di India Era 1980-an

Sinopsis Akka, Angkat Kisah Gangster Perempuan di India Era 1980-an

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 16:00 WIB

×