Ahok Jelaskan Kenapa Tak Dilema Gusur Warga ke Rusunawa

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 28 April 2016 | 10:21 WIB
Ahok Jelaskan Kenapa Tak Dilema Gusur Warga ke Rusunawa
Bangunan Blok H rumah susun sewa Pulogebang, Jakarta Timur, Selasa (25/2). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan tak mengalami dilema sama sekali dalam memutuskan kebijakan merevitalisasi penduduk yang tinggal di pemukiman yang berdiri di ruang terbuka hijau ke rumah susun sewa sederhana. Soalnya, tempat tinggal baru yang disiapkan buat warga jauh lebih aman dan sehat.

"Kalau penggusuran tentu kita dilema, ini kan relokasi. Saya memindahkan warga ke tempat yang lebih kurang nggak enak saya dilema, untuk itu saya masuk ke politik, tapi kan saya memindahkan mereka ke tempat lebih baik," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (28/4/2016).

Hal ini menyusul berbagai kritik atas kasus revitalisasi pemukiman kumuh sekitar Pasar Ikan, Luar Batang, Jakarta Utara.

Ahok mengatakan selama ini warga yang terkena program revitalisasi pemerintah bisa mendapatkan tempat tinggal baru yang jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya. Pemerintah telah menyiapkan rusunawa dengan lingkungan yang lebih bersih dan lengkap. Termasuk anak-anak sekolah juga dipikirkan masa depannya.

"Anaknya dapat KJS (Kartu Jakarta Sehat), KJP (Kartu Jakarta Pintar) anaknya dapat bus sekolah. Orang yang tinggal di rumah susun kita tungguin dokter, ada perpustakaan ada taman," kata Ahok.

Ahok mengungkapkan berdasarkan laporan yang diterimanya setelah warga direlokasi ke rusunawa, kasus kecelakaan yang menimpa anak-anak berkurang.

"Jadi keamanan anak-anak (terjamin), kecelakaan dilindes truk sudah hampir nggak ada, dulu di daerah yang padat rata-rata ke lindes truk jadi meninggal," katanya.

Selain lebih aman, lingkungan rusunawa juga lebih sehat.

"Kamu nggak kasihan anak kamu terjangkit TBC kalau saya pindahin orang ke tempat yang tidak baik saya dilema, saya nggak bisa terima. Tapi kalau saya pindahkan ke tempat yang lebih baik ada sekelompok orang yang marah-marah saya diemin saja," kata Ahok.

Ahok mengatakan Jakarta menempati posisi nomor dua di dunia terbanyak kasus penyakit tuberculosis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok: Bukan Kita yang Kejam, Orang-orang Ini yang Kejam

Ahok: Bukan Kita yang Kejam, Orang-orang Ini yang Kejam

News | Senin, 25 April 2016 | 20:02 WIB

Ketua DPRD DKI Minta Ahok Sediakan Rusun Dekat Luar Batang

Ketua DPRD DKI Minta Ahok Sediakan Rusun Dekat Luar Batang

News | Rabu, 20 April 2016 | 15:51 WIB

Kisah Warga Eks Luar Batang, Lihat Dapur Rusun Mirip Kandang Kera

Kisah Warga Eks Luar Batang, Lihat Dapur Rusun Mirip Kandang Kera

News | Jum'at, 15 April 2016 | 19:17 WIB

Muncul Manusia Perahu di Luar Batang, Ahok Dikritik Tajam

Muncul Manusia Perahu di Luar Batang, Ahok Dikritik Tajam

News | Jum'at, 15 April 2016 | 14:57 WIB

Ahok Curiga Ada yang Manfaatkan Warga untuk Jadi Manusia Perahu

Ahok Curiga Ada yang Manfaatkan Warga untuk Jadi Manusia Perahu

News | Kamis, 14 April 2016 | 14:55 WIB

Terkini

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:34 WIB

Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini

Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24 WIB

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:45 WIB

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:45 WIB

Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan

Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:15 WIB

Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?

Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:00 WIB

AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?

AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:55 WIB

Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!

Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:46 WIB

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB