Maju Menjadi Bupati, AKBP Untung Sangaji Siap Mundur dari Polri

Ruben Setiawan | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Selasa, 03 Mei 2016 | 19:06 WIB
Maju Menjadi Bupati, AKBP Untung Sangaji Siap Mundur dari Polri
AKBP Untung Sangaji (Sebelah kiri baju putih). (suara.com/Erick Tanjung)

Ajun Komisaris Besar Untung Sangaji mengaku sudah bertekad untuk maju di pemilihan kepala daerah di Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku. Bahkan, Untung mengaku siap mengundurkan diri dari institusi Polri.

"Disuruh mundur juga saya siap. Cita-cita saya di polisi sudah saya jalani dengan baik," kata Untung saat ditemui di Polda Metro Jaya, Selasa (3/5/2016).

Persiapaannya untuk mencalonkan sebagai Bupati tersebut sudah hampir 80 persen. Bahkan dirinya mengaku sudah melakukan komunikasi ke sejumlah partai politik sebagai syarat untuk maju ke Pilkada. Namun dia masih merahasiakan saat ditanyai partai politik mana yang telah mendukung pencalonan dirinya.

"Ya sudah 80 persen. Ada beberapa partai, semua partai baik enggak ada masalah bagi saya, hanya kan enggak enak saya jelaskan disini," katanya.

Dia juga membantah dalam pencalonan dirinya sebagai Bupati sampai-sampai menjual kendaraannya seperti motor Harley Davidson dan mobil Wrangler. Menurut Untung, dua kendaraan kesayanganya itu dijual untuk membangun villa dan lapangan tembak di kampung halamannya.

"Saya jual untuk membangun villa ditepi laut dan menjual mobil wrangler saya untuk membuat lapangan tembak biar anak-anak pintar berlatih menembak," kata Untung.

Dia juga menjelaskan alasan dirinya maju di Pilkada, lantaran ada sebagian warga yang menginginkan dirinya memimpin sebagai Bupati Seram Bagian Barat.

"Terlalu banyak saya membangun di kota besar, mereka (masyarakat Seram) minta, 'ayo bang bangun kampung kita', gitu loh," bebernya.

Untung juga mengaku sudah menunjukkan pendampingnya dari kalangan akademisi yang berprofesi sebagai pengajar di salah satu universitas di Maluku.

"Ada dosen, siapa saja boleh, dulu saya membangun desa dengan akar akademisi. Ada dosen di sana tertarik dengan rencana kita," kata dia.

Sangaji merupakan perwira dari Polisi Air yang berhasil melumpuhkan teroris di Jalan M. H. Thamrin, Jakarta Pusat. Dia menembak mati salah satu teroris dengan pistolnya yang di bagian gagang terdapat gambar malaikat pencabut nyawa.

Suara.com - Atas jasanya, pengajar di Pusat Pendidikan Polisi Udara dan Air itu kemudian dianugerahi Pin Emas yang langsung disematkan Kapolri Jenderal Badrodin di sela-sela acara Rapim di gedung PTIK, Kebayoran Baru, Selasa (26/1/2016).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Jenazah Praka Farizal Segera Dipulangkan ke Indonesia

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Jenazah Praka Farizal Segera Dipulangkan ke Indonesia

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:56 WIB

3 Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel, Publik Menantikan Sikap Tegas Prabowo

3 Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel, Publik Menantikan Sikap Tegas Prabowo

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:35 WIB

Sempat Viral Zebra Cross Hilang, Pemprov DKI Akhirnya Bikin 5 Titik di Tebet

Sempat Viral Zebra Cross Hilang, Pemprov DKI Akhirnya Bikin 5 Titik di Tebet

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:33 WIB

Pakar Pidana: Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Harus Diadili di Peradilan Umum

Pakar Pidana: Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Harus Diadili di Peradilan Umum

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:29 WIB

Kasus Amsal Sitepu Disorot DPR: Kriminalisasi terhadap Pekerja Kreatif adalah Keterbelakangan Hukum

Kasus Amsal Sitepu Disorot DPR: Kriminalisasi terhadap Pekerja Kreatif adalah Keterbelakangan Hukum

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:27 WIB

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:53 WIB

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:34 WIB