Tuntutan Teman-teman Yuyun Bikin Mata Menteri Yohana Berkaca-kaca

Siswanto

Kamis, 05 Mei 2016 | 19:39 WIB
Tuntutan Teman-teman Yuyun Bikin Mata Menteri Yohana Berkaca-kaca
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise di kampanye Cyber Bullying di Pintu VII, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu ( 4/10/2015). ' [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Suasana mengharukan kembali menyelimuti rumah duka Yuyun (14) di Desa Kasie Kasubun, Kecamatan Padang Ulak Tanding, Kabupaten Rejanglebong, Bengkulu, Kamis (5/5/2016), ketika dikunjungi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise dan Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti.

Yuyun adalah pelajar putri kelas II SMP Negeri 5, Kecamatan Padang Ulak Tanding, yang diperkosa oleh 14 pemuda usai pulang sekolah, dan setelah itu dibunuh pada 2 April 2016.

Siang tadi, wali kelas dan teman-teman sekolah Yuyun juga ada di rumah duka.

Di hadapan Menteri PPPA dan gubernur Bengkulu, empat teman sekolah Yuyun diwakili Rima Putriza (14) membacakan tuntutan mereka.

Antara lain, mereka menuntut agar para pelaku dihukum berat.

Selain itu, mereka juga meminta pengadaan bus sekolah untuk lebih menjamin keamanan anak-anak saat pergi dan pulang sekolah.

Mereka juga menuntut perbaikan jalan yang rusak, pengadaan sarana air bersih sehingga tidak perlu lagi mandi ke sungai, dan penerangan lampu jalan desa yang juga meningkatkan keamanan penduduk.

Lokasi sekolah Yuyun jauh dari rumah. Setiap hari Yuyun bersama Yayan berjalan kaki untuk pergi dan pulang. Jarak dari rumah ke sekolah mencapai sekitar tiga kilometer melalui perkebunan karet.

Mendengar tuntutan tersebut, mata Menteri Yohana dan Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti terlihat berkaca-kaca.

Pemerkosaan dan pembunuhan terjadi ketika Yuyun dalam perjalanan pulang ke sekolah.

Pemerkosaan dan pembunuhan yang menimpa Yuyun telah menarik perhatian masyarakat luas.

Sebanyak 12 dari 14 pelaku pelaku telah ditangkap polisi.

Dari 12 pelaku, tujuh orang berusia di bawah 17 tahun dan berkasnya sudah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Curup.

Dalam sidang tuntutan yang digelar pada 3 Mei 2016 di Pengadilan Negeri Curup, tujuh orang tersangka yang masih berstatus anak di bawah umur dituntut 10 tahun penjara oleh jaksa penuntut umum. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengenal Yuyun, Anak Pintar yang Punya Saudara Kembar

Mengenal Yuyun, Anak Pintar yang Punya Saudara Kembar

News | Kamis, 05 Mei 2016 | 19:24 WIB

Permintaan Ortu Yuyun yang Bikin Menteri Terharu dan Geregetan

Permintaan Ortu Yuyun yang Bikin Menteri Terharu dan Geregetan

News | Kamis, 05 Mei 2016 | 19:17 WIB

Yohana: Orangtua Pemerkosa dan Pembunuh Yuyun Bisa Dipenjara

Yohana: Orangtua Pemerkosa dan Pembunuh Yuyun Bisa Dipenjara

News | Kamis, 05 Mei 2016 | 18:07 WIB

Cak Imin: Kasus Yuyun Tragedi Kemanusiaan yang Memalukan

Cak Imin: Kasus Yuyun Tragedi Kemanusiaan yang Memalukan

News | Kamis, 05 Mei 2016 | 17:26 WIB

Terkini

Tim Freeport Indonesia Raih Juara Umum IFRC 2026

Tim Freeport Indonesia Raih Juara Umum IFRC 2026

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:35 WIB

Menguliti Sisi Gelap Dunia Kerja di Novel Kami (Bukan) Jongos Berdasi

Menguliti Sisi Gelap Dunia Kerja di Novel Kami (Bukan) Jongos Berdasi

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:35 WIB

Penerima Bansos Punya Tabungan Rp100 Juta, Kemensos Dalami Data

Penerima Bansos Punya Tabungan Rp100 Juta, Kemensos Dalami Data

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:34 WIB

Duit Kripto Rp85 Triliun di Binance Kabur!

Duit Kripto Rp85 Triliun di Binance Kabur!

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:34 WIB

Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Kenali iPhone 18 Pro Max dengan Fitur Premium!

Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Kenali iPhone 18 Pro Max dengan Fitur Premium!

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:28 WIB

Dari Pekarangan ke Pasar, Perempuan Ganesha Mukti Membangun Kemandirian Pangan

Dari Pekarangan ke Pasar, Perempuan Ganesha Mukti Membangun Kemandirian Pangan

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:23 WIB

9 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas

9 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 19:21 WIB

Soroti Aksi 28 Oktober, LBH Yogyakarta Ungkap 32 Korban dan Dugaan Kekerasan

Soroti Aksi 28 Oktober, LBH Yogyakarta Ungkap 32 Korban dan Dugaan Kekerasan

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:20 WIB

Catatan Kelam Malioboro: 8 Luka Berat, Turis Disiksa, Janji Pengobatan Menguap?

Catatan Kelam Malioboro: 8 Luka Berat, Turis Disiksa, Janji Pengobatan Menguap?

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:18 WIB

Angkot Sepi Penumpang, Dua Pria di Bogor Sulap Kendaraan Tua Jadi Lapak Kelapa Muda

Angkot Sepi Penumpang, Dua Pria di Bogor Sulap Kendaraan Tua Jadi Lapak Kelapa Muda

Bogor | Selasa, 03 November 2026 | 19:16 WIB

×