Ahok Terancam Kehilangan Banyak Pendukung Gara-gara Masalah Ini

Siswanto | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Minggu, 15 Mei 2016 | 19:04 WIB
Ahok Terancam Kehilangan Banyak Pendukung Gara-gara Masalah Ini
Ratusan warga yang berasal 33 kelurahan di Jakarta berkumpul di kolong tol Ir. Wiyoto Wiyono, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (15/5/2016). [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Persentase dukungan untuk Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di bursa Pilkada Jakarta periode 2017 - 2022 diperkirakan berkurang lantaran warga yang selama ini rumahnya ditertibkan Pemerintah Provinsi Jakarta tidak memilihnya.

"Kalau saya menganggap rakyat miskin nggak mendukung dialah. Karena rakyat miskin ditindas terus. Ya 10 persenlah dari suara DKI. Kalau suara DKI lima juta, saya yakin 10 persen suara nggak milih Ahok," kata Ketua Panitia Pelaksana Kongres Rakyat Lawan Penggusuran, Marlo Sitompul, di kolong tol Ir. Wiyoto Wiyono, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (15/5/2016).

Kongres tersebut dilakukan bersama ratusan warga yang merupakan perwakilan dari 33 kelurahan.

Marlo yang juga ketua umum Serikat Perjuangan Rakyat Indonesia mengatakan ratusan warga yang diundang ke acara kongres memiliki hak suara lantaran rata-rata mereka memiliki KTP Jakarta.

"Itu rata-rata ber-KTP DKI mas. Yang saya undang bukan warga gelap, secara konstitusi punya hak. kalau dukungan ya tergantung Ahok," Marlo menambahkan.

Marlo mengatakan kongres hari ini merupakan bentuk perlawanan warga miskin terhadap kebijakan penertiban pemukiman padat yang sudah beberapakali dilakukan Ahok.

Menurut dia Ahok tidak mau berdiskusi langsung dengan warga sebelum menertibkan pemukiman.

"Warga akuarium (Pasar Ikan) itu punya PBB (Pajak Bumi dan Bumi) kalau dari segi hukum, tapi disikat juga. Semua warga Jakarta mimpi buruk, yang punya PBB aja disikat," kata dia.

Sebenarnya, pemerintah Jakarta memberikan kompensasi kepada warga yang menempati tanah negara yang terkena kebijakan penertiban. Tetapi, sebagian menolak karena berbagai alasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Warga Korban Penggusuran Siap Gugat Jokowi dan Ahok

Warga Korban Penggusuran Siap Gugat Jokowi dan Ahok

News | Minggu, 15 Mei 2016 | 18:22 WIB

Kongres Warga Miskin Tolak Gusur Tak Disponsori Lawan Ahok

Kongres Warga Miskin Tolak Gusur Tak Disponsori Lawan Ahok

News | Minggu, 15 Mei 2016 | 15:22 WIB

Warga Miskin Kongres, Ahok Terancam Kehilangan Banyak Dukungan

Warga Miskin Kongres, Ahok Terancam Kehilangan Banyak Dukungan

News | Minggu, 15 Mei 2016 | 14:54 WIB

Siapa Penggagas  Kongres di Kolong Tol Lawan Penggusuran Ahok?

Siapa Penggagas Kongres di Kolong Tol Lawan Penggusuran Ahok?

News | Minggu, 15 Mei 2016 | 14:24 WIB

Warga 33 Kelurahan Korban Gusuran Ahok Kongres di Kolong Tol

Warga 33 Kelurahan Korban Gusuran Ahok Kongres di Kolong Tol

News | Minggu, 15 Mei 2016 | 13:35 WIB

Terkini

Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah

Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:55 WIB

Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026

Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:51 WIB

DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan

DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:49 WIB

Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama

Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:39 WIB

Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?

Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:29 WIB

Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?

Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:23 WIB

Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah

Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:14 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda

Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:46 WIB

Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?

Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:39 WIB

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:26 WIB