Aroma Balsem Misterius Akhiri Derita 9 Hari Hilang di Lautan

Ruben Setiawan

Selasa, 17 Mei 2016 | 17:08 WIB
Aroma Balsem Misterius Akhiri Derita 9 Hari Hilang di Lautan
Ilustrasi orang terombang-ambing/ terdampar di laut. (Shutterstock)

Suara.com - Empat orang yang terombang-ambing di perairan utara Pulau Kalimantan selama sembilan hari akhirnya selamat setelah mereka mencium aroma balsem misterius. Mereka meyakini, aroma balsem yang mereka hirup jadi pertanda bahwa mereka akan diselamatkan.

Lansiran Asia One, keempat orang tersebut, warga negara Spanyol David Hernandes Gasulla (29), Martha Miguel (30), pekerja resor Armella Ali Hassan (23), serta warga Cina, Tommy Lam Wai Yin ditolong kapal nelayan Vietnam. Kapal nelayan Vietnam tersebut menjadi satu-satunya kapal dari 25 kapal yang berlayar dekat mereka, namun tidak menyadari keberadaan mereka.

Sejak awal, nasib buruk selalu menghampiri mereka. Semua berawal saat mereka melakukan perjalanan pulang dengan perahu, dari Pulau Balambangan menuju Simpang Mengayau, ujung Pulau Kalimantan, yang masuk wilayah Malaysia. Di tengah perjalanan, perahu mereka dihantam ombak besar lalu terbalik.

Setelah perahu kembali ke posisi yang benar, dan mereka kembali naik, mereka mendapati semua ponsel sudah basah, sedangkan perangkat radio ikut tersapu ombak. Armella, yang ternyata menyimpan ponselnya dalam tas tahan air, amat trauma sehingga baru sadar dan memberi tahu rekan-rekannya pada hari ketiga. Sayang, ketika itu, daya ponselnya sudah habis.

"Saat itu, kami melihat pesawat pencari jadi kami yakin bahwa bantuan akan segera datang," kata Lam.

Namun, nasib buruk kembali menghampiri. Ada sebuah kapal angkatan laut yang mendekat, namun tak melihat mereka.

"Saya heran mengapa mereka tidak melihat kami. David bahkan membakar jaket penyelamat untuk menarik perhatian mereka," sambung Lam.

Perahu mereka sempat mendekati pantai Kota Belud dan Labuan. Namun, ombak menyeret mereka kembali ke tengah laut. Lam sempat berniat berenang ke Labuan yang berjarak enam kilometer dari perahu mereka, namun niat itu diurungkan.

"Saya mengikatkan tambang di tubuh saya dan masuk ke air. Namun David dan Martha menarik saya kembali ketika ada hiu yang berenang di sekitar perahu kami," sambung Lam.

Selama sembilan hari, mereka berupaya berpikiran positif. Lam meyakinkan rekan-rekannya bahwa akan ada nelayan yang datang dan menolong mereka.

Untuk bertahan hidup, mereka memakan ikan mentah. Namun, hanya Armella yang tidak. Ia hanya minum cucuran air hujan.

"Dua ikan terbang mendarat di perahu kami. Kami juga menggunakan tas anti air kami untuk menangkap ikan-ikan kecil yang mendekati perahu kami," kata Lam.

"Saya sudah menyerah pada hari ke delapan. Saya mengatakan kepada rekan-rekan untuk bersiap menghadapi kematian. Saya berdoa kepada nenek saya dan meminta bantuan," kata Lam.

"Saya berjanji akan menjadi orang baik dan menjaga cucu-cucunya," sambung ayah dua anak itu.

Tak berapa lama setelah memanjatkan doa, ia mencium aroma balsem merek Tiger. Ia pun meyakini itu sebagai pertanda.

"Saya adalah seorang atheis namun saya kini yakin bahwa ada kekuatan yang lebih besar di luar sana," katanya.

Beberapa saat kemudian, sebuah kapal nelayan Vietnam melihat dan menolong mereka. Mimpi buruk mereka pun berakhir.

Lam, warga Cina yang menikah dengan Carrine Ng, perempuan asal Sabah, Malaysia, mengaku tak pernah kapok untuk kembali berlayar. Hanya saja, ia tidak akan menahkodai perahunya seorang diri. Ia juga akan melengkapi perahunya dengan perlengkapan darurat. (Asia One)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nelayan Terombang-ambing 15 Jam di Perairan Manokwari, Tim SAR Turun Tangan

Nelayan Terombang-ambing 15 Jam di Perairan Manokwari, Tim SAR Turun Tangan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 18:33 WIB

Paus Sperma Sepanjang 10 Meter Terdampar di Kolaka

Paus Sperma Sepanjang 10 Meter Terdampar di Kolaka

Foto | Rabu, 04 Maret 2026 | 09:30 WIB

Viral 8 Ekor Lumba-lumba Terdampar di Perairan Asahan, Apa Sebabnya?

Viral 8 Ekor Lumba-lumba Terdampar di Perairan Asahan, Apa Sebabnya?

News | Kamis, 14 Agustus 2025 | 11:26 WIB

CEK FAKTA: Video Viral Paus Beluga Terdampar di Rusia Sudah Beredar

CEK FAKTA: Video Viral Paus Beluga Terdampar di Rusia Sudah Beredar

News | Minggu, 10 Agustus 2025 | 19:19 WIB

Gelombang Maut dari Rusia, Bagaimana Tsunami Jepang Menjerat Paus Raksasa di Pantai?

Gelombang Maut dari Rusia, Bagaimana Tsunami Jepang Menjerat Paus Raksasa di Pantai?

News | Rabu, 30 Juli 2025 | 18:07 WIB

Paus Sperma Sepanjang 20 Meter Terdampar di Situbondo

Paus Sperma Sepanjang 20 Meter Terdampar di Situbondo

Foto | Minggu, 27 Juli 2025 | 08:45 WIB

157 Lumba-lumba Terdampar di Pantai Tasmania, Puluhan Mati

157 Lumba-lumba Terdampar di Pantai Tasmania, Puluhan Mati

News | Kamis, 20 Februari 2025 | 03:50 WIB

Berakhir Tragis, Kemunculan Tak Terduga Dua Lumba-Lumba di Sungai Thames Bikin Heboh

Berakhir Tragis, Kemunculan Tak Terduga Dua Lumba-Lumba di Sungai Thames Bikin Heboh

News | Selasa, 06 Agustus 2024 | 17:24 WIB

Selundupkan Puluhan WNA Korban TPPO ke Australia, WNI Awak Kapal Ngaku Disuruh Ical, Segini Upahnya

Selundupkan Puluhan WNA Korban TPPO ke Australia, WNI Awak Kapal Ngaku Disuruh Ical, Segini Upahnya

News | Senin, 01 Juli 2024 | 12:17 WIB

Puluhan WN Bangladesh yang Terdampar di Pantai Sukabumi Diduga Imigran Gelap, 2 WNI Juru Mudi Kapal Ikut Ditangkap

Puluhan WN Bangladesh yang Terdampar di Pantai Sukabumi Diduga Imigran Gelap, 2 WNI Juru Mudi Kapal Ikut Ditangkap

News | Senin, 01 Juli 2024 | 01:00 WIB

Terkini

Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!

Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 10:59 WIB

Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah

Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 10:43 WIB

Sempat Dijaga TNI Bersenjata, Begini Kondisi Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Pagi Ini

Sempat Dijaga TNI Bersenjata, Begini Kondisi Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Pagi Ini

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 10:39 WIB

PB PMII Dukung Polri Bongkar Mega Korupsi, Tolak Intervensi TNI

PB PMII Dukung Polri Bongkar Mega Korupsi, Tolak Intervensi TNI

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 10:38 WIB

DPP IMM Pertanyakan Pelibatan TNI Jaga Rumah Jampidsus

DPP IMM Pertanyakan Pelibatan TNI Jaga Rumah Jampidsus

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 10:30 WIB

Cafe deClan Signature Milik Siapa? Diduga Jadi 'Gudang Uang' Jampidsus Febrie Adriansyah

Cafe deClan Signature Milik Siapa? Diduga Jadi 'Gudang Uang' Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 10:08 WIB

AHY Gaungkan 'Silaturahmi 360', Demokrat Bakal Keliling Temui Semua Parpol

AHY Gaungkan 'Silaturahmi 360', Demokrat Bakal Keliling Temui Semua Parpol

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 09:33 WIB

TNI Buka Suara soal Prajurit Bersenjata di Rumah Jampidsus: Bukan Terkait Penyidikan

TNI Buka Suara soal Prajurit Bersenjata di Rumah Jampidsus: Bukan Terkait Penyidikan

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 09:03 WIB

Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah

Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 08:35 WIB

Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara

Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 08:07 WIB

×