Anggota DPR: Lion Air Delay, Mengapa Batik Air Tidak?

Pebriansyah Ariefana, Bagus Santosa

Selasa, 24 Mei 2016 | 17:17 WIB
Anggota DPR: Lion Air Delay, Mengapa Batik Air Tidak?
Komisi V DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan manajemen dan karyawan Lior Air di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (24/5). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Anggota Komisi V Fraksi Golkar Hamka Kady menya‎yangkan Maskapai Lion Air keseringan mengalami keterlambatan. Padahal, maskapai ini diminati oleh masyarakat Indonesia.

"Penerbangan ini dicintai, tapi kenapa harus delay?" kata Hamka dalam rapat dengar pendapat umum dengan jajaran direksi Lion Group, di Komisi V, Selasa (24/5/2016).

Dia pun membandingkan dengan Batik Air, yang juga masih satu grup dengan Lion. Maskapai Batik Air jadwal penerbangannya lebih baik daripada Lion Air.

"Saya paling senang dua penerbangan, Garuda dan Batik. Saya senang Batik nggak pernah delay, ekonomis. Jadi ada sesuatu padahal ini satu Group (Lion Air dan Batik Air)‎," kata dia.

"Perbaiki diri pak. Kalau kaitannya dengan pemerintah nanti kami tanyakan. Tapi saya setuju bapak perbaiki dulu ini," ujar dia.

Sebelumnya Lion Air kembali bermasalah karena menurunkan penumpang penerbangan internasional ke terminal domestik. Akhirnya Lion dihukum.

Namun pihak Lion berkilah itu kesalahan terjadi pada saat supir bus diminta handle pesawat Lion Air yang berasal dari Padang dan akan diparkirkan di area yang berdekatan dengan JT 161 yang mengangkut 182 penumpang dari Singapura. Namun, supir bus yang akan melakukan pergantian shift kerja mengambil penumpang dari Singapura dan membawa ke Terminal 1B domestik.

Kementerian Perhubungan telah memberikan surat teguran dan sanksi kepada maskapai Lion Air berupa tidak diberikannya izin rute baru selama enam bulan atas terjadinya keterlambatan penerbangan atau "delay" berulang kali serta pemogokan pilot Lion Air pada 10 Mei 2016.

Setelah itu, Maskapai Lion Air mengajukan penundaan penerbangan selama satu bulan untuk 226 frekuensi dari 55 rute, baik domestik maupun internasional dengan alasan masa sepi atau "low season" serta berkurangnya jumlah pilot pascainsiden pemogokan beberapa waktu lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dihukum Kemenhub, Direksi Lion Group Curhat ke Komisi V

Dihukum Kemenhub, Direksi Lion Group Curhat ke Komisi V

Bisnis | Selasa, 24 Mei 2016 | 15:16 WIB

Pengamat: Kita Banggakan Pertumbuhan Penumpang Tapi Abaikan SDM

Pengamat: Kita Banggakan Pertumbuhan Penumpang Tapi Abaikan SDM

News | Sabtu, 21 Mei 2016 | 15:59 WIB

Kemenhub Akan Digugat, DPR Tetap Dukung Sanksi Terhadap Lion Air

Kemenhub Akan Digugat, DPR Tetap Dukung Sanksi Terhadap Lion Air

News | Sabtu, 21 Mei 2016 | 13:54 WIB

DPR: Lion Air Jadi Trademark Kebobrokan Penerbangan Kita

DPR: Lion Air Jadi Trademark Kebobrokan Penerbangan Kita

Bisnis | Sabtu, 21 Mei 2016 | 12:23 WIB

Soal Pembekuan "Ground Handling" Dua Maskapai, Ini Kata Fadli Zon

Soal Pembekuan "Ground Handling" Dua Maskapai, Ini Kata Fadli Zon

News | Jum'at, 20 Mei 2016 | 17:57 WIB

Terkini

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:09 WIB

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:48 WIB

Clara Shinta Ogah Damai dengan Mantan Suami, Proses Hukum Jalan Terus

Clara Shinta Ogah Damai dengan Mantan Suami, Proses Hukum Jalan Terus

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:32 WIB

Wacana Penderita TBC Jadi Penerima MBG Ditolak DPR, Dinilai Berpotensi Sebarkan Penyakit

Wacana Penderita TBC Jadi Penerima MBG Ditolak DPR, Dinilai Berpotensi Sebarkan Penyakit

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:25 WIB

Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral

Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:23 WIB

DPR Ungkap Dana Transfer Daerah 2027 Disunat Rp300 Triliun, Gaji PPPK Terancam Macet

DPR Ungkap Dana Transfer Daerah 2027 Disunat Rp300 Triliun, Gaji PPPK Terancam Macet

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:19 WIB

Sejarah Baru! Rakyat Bisa Pilih Sendiri Logo HUT ke-81 RI, Prabowo Siapkan Hadiah Undangan ke Istana

Sejarah Baru! Rakyat Bisa Pilih Sendiri Logo HUT ke-81 RI, Prabowo Siapkan Hadiah Undangan ke Istana

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:47 WIB

Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:35 WIB

LPSK Siap Lindungi Korban Lain Taufik Hidayat: Jangan Takut, Segera Lapor!

LPSK Siap Lindungi Korban Lain Taufik Hidayat: Jangan Takut, Segera Lapor!

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:33 WIB

Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh

Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:28 WIB