Presiden Belum Terima Pengajuan Bentuk Kantor Pertahanan Daerah

Pebriansyah Ariefana | Erick Tanjung | Suara.com

Kamis, 26 Mei 2016 | 12:13 WIB
Presiden Belum Terima Pengajuan Bentuk Kantor Pertahanan Daerah
Sekretaris Kabinet Pramono Anung didampingi Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja memberikan keterangan kepada wartawan di Gedung KPK, Jakarta, Senin (28/9). [Antara]

Suara.com - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu berencana akan membentuk kantor pertahanan di daerah. Bahkan dia telah meminta personel TNI untuk menjadi staf atau jadi pemimpin kantor pertahanan di setiap Provinsi. 

Namun rencana pembuatan kantor pertahanan daerah itu harus izin Presiden Joko Widodo. Sampai saat ini keinginan Menhan belum sampai ke meja Jokowi.

"Sampai hari ini belum ada pengajuan hal tersebut (kantor pertahanan daerah)," kata Pramono Anung, Sekretaris Kabinet kepada wartawan di Bandar Udara Internasional, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (26/5/2016).

Dia menjelaskan, setiap Kementerian yang membentuk atau membangun kantor di daerah sesuai perundang-undangan harus izin Presiden, termasuk kementerian Pertahanan. Dalam hal ini rencana membentuk kantor pertahanan daerah harus melalui mekanisme reorganisasi Kementerian. 

"Presiden membentuk Kemenhan di daerah itu ada reorganisasinya, dan reorganisasinya belum diajukan di meja saya. Karena untuk reorganisasi TNI, reorganisasi Kepolisian, reorganisasi lainnya pasti ada keikutsertaan Menpan-RB dan Sekretaris Kabinet," tutur dia.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu, Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Laksamana Madya Widodo mengirim surat kepada Panglima TNI berisi permohonan personel TNI untuk dijadikan staf pelaksana daerah Kantor Pertahanan di setiap provinsi. Kantor Pertahanan merupakan lembaga yang dibentuk pada 2012 yang terdapat di 34 provinsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Presiden Jokowi Bertolak ke Jepang Hadiri KTT G-7 Outreach

Presiden Jokowi Bertolak ke Jepang Hadiri KTT G-7 Outreach

News | Kamis, 26 Mei 2016 | 08:51 WIB

KPAI Apresiasi Jokowi Terbitkan Perppu Kebiri

KPAI Apresiasi Jokowi Terbitkan Perppu Kebiri

News | Kamis, 26 Mei 2016 | 00:01 WIB

Presiden Minta 8 TKI Korsel Terduga Pengikut ISIS Diawasi Ketat

Presiden Minta 8 TKI Korsel Terduga Pengikut ISIS Diawasi Ketat

News | Selasa, 24 Mei 2016 | 17:34 WIB

Jokowi Belum Putuskan Desakan Jabatan Kapolri Diperpanjang

Jokowi Belum Putuskan Desakan Jabatan Kapolri Diperpanjang

News | Selasa, 24 Mei 2016 | 12:24 WIB

Pangeran Arab Saudi Ingin Tingkat Investasi di Indonesia

Pangeran Arab Saudi Ingin Tingkat Investasi di Indonesia

News | Senin, 23 Mei 2016 | 01:31 WIB

Arab Saudi Bidik Investasi di 3 KEK Pariwisata di Indonesia

Arab Saudi Bidik Investasi di 3 KEK Pariwisata di Indonesia

Bisnis | Senin, 23 Mei 2016 | 03:00 WIB

Presiden Jokowi Jamu Pangeran Arab Saudi di Istana Bogor

Presiden Jokowi Jamu Pangeran Arab Saudi di Istana Bogor

News | Senin, 23 Mei 2016 | 00:01 WIB

Jokowi Lantik Arsyadjuliandi Rachman Jadi Gubernur Tetap Riau 25

Jokowi Lantik Arsyadjuliandi Rachman Jadi Gubernur Tetap Riau 25

News | Sabtu, 21 Mei 2016 | 23:02 WIB

Dukungan Golkar Dinilai Jadi Energi Tambahan Buat Jokowi

Dukungan Golkar Dinilai Jadi Energi Tambahan Buat Jokowi

News | Sabtu, 21 Mei 2016 | 18:23 WIB

Presiden Jokowi Tiba di Jakarta

Presiden Jokowi Tiba di Jakarta

Foto | Sabtu, 21 Mei 2016 | 17:47 WIB

Terkini

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB