Kivlan Zen Klaim Orangnya Ikut Kongres PKI Pimpinan Wahyu S

Tomi Tresnady, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 02 Juni 2016 | 22:05 WIB
Kivlan Zen Klaim Orangnya Ikut Kongres PKI Pimpinan Wahyu S
Mayor Jenderal TNI Purnawirawan Kivlan Zen berpidato di Simposium Nasional 'Mengamankan Pancasila dari Kebangkitan PKI dan Ideologi Lain di Balai Kartini, Rabu (2/6/2016). [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Mayor Jenderal TNI Purnawirawan Kivlan Zen mengklaim telah muncul kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI) di Indonesia. Dia juga mengklaim punya bukti yang didapat dari jaringannya telah muncul kongres pada bulan September 2010 yang dipimpin Wahyu Setiadji.

"Saya tahu (bangkitnya PKI). Karena orang saya ikut kongres di Ngabrak (Magelang). Dia sudah beberapa kongres, di Banyuwangi, Sukabumi terakhir di Ngabrak,"ujar Kiki di Balai Kivlan di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (2/5/2016).

Lebih lanjut, Kivlan juga menyebut Wahyu Setiadji merupakan anak dari Wakil Ketua CC PKI Lukman Nyoto atau Nyoto, memimpin kongres tersebut hingga membagikan sejumlah buku Anggaran Dasar /Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dan Buku Program Program Kerja.

"Semua mendapat buku AD/ART dan buku program perjuangan,"katanya.

Lebih lanjut Kivlan mengatakan, dalam buku program perjuangan berisi tentang Metode Kerja Tiga Bentuk Perjuangan (MK TBP) yang bisa merangkul kalangan buruh, Petani, ABRI/PNS.

"Metode tiga perjuangan; Berjuang di kalangan buruh, Berjuang di kalangan tani, sekarang sudah ada di serikat tani, lalu mereka mencoba merebut perkebunan dan berjuang di kalangan ABRI/ PNS," jelas Kivlin.

Selain itu indikasi kebangkitan PKI yakni terbentuknya struktur organisasi sejak 2010 di tingkat desa hingga Pusat dengan 15 juta pendukungnya.

"Siap-siap saja kalau sudah masanya mereka bangkit lagi. Dipasang bendera dan logonya. Mereka akan menjadi PT dulu, markasnya diperbagus. Ketika mereka sudah bisa bangkit, daftar ke kumham. Kumham bilang PKI bangkit. Bisa saja,"tuturnya

Oleh karena itu dirinya menghimbau pemerintah harus waspada dalam menghadapi ancaman PKI. Kivlan pun akan menjelaskan kepada pemerintah yakni kepada Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo terkait adanya kebangkitan PKI .

"Pemerintah harus waspada. Harus waspada lah, kalau nggak tahu, nanti kita kasih tahu. Datang sama saya, nanti Luhut saya kasih tahu. Mendagri karena nggak tahu kita beri tahu. Kalau Menhan (Ryamizard Ryacudu) kita sudah beri tahu, karena bukunya ada, banyak relawan kita yang masuk ikut rapat atau kongres,"ucap Kivlan.

Kata Kivlan, pihaknya telah mengetahui adanya kader PKI. "Nah kalau mereka bisa nyanggah, silahkan nyanggah tapi kita sudah tahu mereka."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kivlan Zein: Luhut, Hati-hati Ngomong, Jangan Sok Jadi Presiden

Kivlan Zein: Luhut, Hati-hati Ngomong, Jangan Sok Jadi Presiden

News | Kamis, 02 Juni 2016 | 20:19 WIB

Sebut Wahyu Setiaji Pimpin PKI, Kivlan Zen Harusnya Beri Laporan

Sebut Wahyu Setiaji Pimpin PKI, Kivlan Zen Harusnya Beri Laporan

News | Kamis, 02 Juni 2016 | 16:16 WIB

Panglima TNI: Neoliberalisme Lebih Bahaya Dibanding Komunis

Panglima TNI: Neoliberalisme Lebih Bahaya Dibanding Komunis

News | Kamis, 02 Juni 2016 | 14:36 WIB

Ada Desakan Diberhentikan dari Menhan, Ryamizard: Endasnya!

Ada Desakan Diberhentikan dari Menhan, Ryamizard: Endasnya!

News | Kamis, 02 Juni 2016 | 12:43 WIB

Menhan: Ini Pemberontak (PKI) Pantes-pantes Saja Mati

Menhan: Ini Pemberontak (PKI) Pantes-pantes Saja Mati

News | Kamis, 02 Juni 2016 | 12:31 WIB

Menhan: di Jerman, Pakai Atribut Nazi Langsung Ditangkap

Menhan: di Jerman, Pakai Atribut Nazi Langsung Ditangkap

News | Kamis, 02 Juni 2016 | 11:23 WIB

Kivlan: PKI Bangkit Dipimpin Wahyu Setiaji, Siapkan 15 Juta Orang

Kivlan: PKI Bangkit Dipimpin Wahyu Setiaji, Siapkan 15 Juta Orang

News | Kamis, 02 Juni 2016 | 01:43 WIB

Lemhanas: Simposium Aryaduta Tak Hanya Bahas Soal Tragedi 1965

Lemhanas: Simposium Aryaduta Tak Hanya Bahas Soal Tragedi 1965

News | Rabu, 01 Juni 2016 | 22:43 WIB

FPI Klaim Sejumlah Indikasi Kebangkitan PKI

FPI Klaim Sejumlah Indikasi Kebangkitan PKI

News | Rabu, 01 Juni 2016 | 21:55 WIB

Kiki Syahnakri Ingin Dipertemukan Panitia Simposium 65

Kiki Syahnakri Ingin Dipertemukan Panitia Simposium 65

News | Rabu, 01 Juni 2016 | 18:59 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×