Orang Miskin Tak Bisa Berobat di RSUD Situbondo

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 17 Juni 2016 | 03:34 WIB
Orang Miskin Tak Bisa Berobat di RSUD Situbondo
Ilustrasi kemiskinan. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - RSUD dr Abdoerrahem Situbondo, Jawa Timur, terancam tidak bisa melayani pasien miskin. Sebab anggaran yang digelontorkan pemerintah daerah lewat APBD 2016 senilai Rp9,5 miliar sudah habis.

"Sampai saat ini alokasi anggaran untuk pasien miskin masih menyisakan utang hingga lebih dari Rp3 miliar ke RSUD dr Abdoerrahem Situbondo. Utang tersebut untuk menutupi kekurangan anggaran layanan pasien miskin yang menggunakan surat pernyataan miskin atau SPM ke rumah sakit selama dua bulan terakhir," ujar Kepala Bagian Tata Usaha RSUD dr Abdoerrahem Situbondo Imam Hidayat di Situbondo, Kamis (16/6/2016).

Pemkab setempat berencana menghentikan layanan pasien miskin melalui pemberian surat pernyataan miskin (SPM). Sebab jika tidak, jumlah utang Pemkab untuk penggunaan dana layanan pasien miskin ke rumah sakit akan terus membengkak.

Pemerintah Kabupaten Situbondo telah menyiapkan draf untuk rencana dihentikannya layanan pasien miskin yang realisasinya tinggal menunggu persetujuan dari DPRD setempat.

"Kami memang sudah menggelar rapat di Pemkab terkait rencana tersebut. Pertimbangannya bukan hanya soal anggaran, akan tetapi juga untuk pengetatan layanan terhadap pasien miskin. Karena selama ini banyak warga yang tidak masuk kategori miskin, tapi ikut menikmati layanan berobat menggunakan SPM," katanya.

Imam menjelaskan bahwa penggunaan anggaran untuk layanan SPM di Situbondo memang cukup besar. Bahkan, setiap tahunnya selalu melebihi dari kuota anggaran yang disiapkan APBD sehingga selalu menyisakan utang.

"Seperti yang terjadi pada tahun 2016 ini, dana layanan SPM senilai Rp9,5 miliar yang dianggarkan melalui APBD induk, sudah habis sejak bulan Maret 2016," paparnya.

Dana yang dianggarkan melalui APBD 2016, lanjut dia, di antaranya untuk menutup utang layanan SPM tahun sebelumnya sekitar Rp4,5 miliar. Sedangkan sisanya yang Rp5 miliar sudah habis digunakan selama tiga bulan, mulai Januari hingga Maret 2016.

Sementara dana SPM yang digunakan untuk dua bulan berikutnya, yakni April dan Mei 2016, didapatkan dari hasil utang ke RSUD Situbondo.

Nilai utang itu melebihi angka Rp3 miliar, Sebab nilai penggunaan layanan SPM di Situbondo tiap bulannya mencapai Rp1,6 miliiar hingga Rp1,8 miliar.

"Saya berharap anggaran SPM bisa kembali diusulkan melalui PAK APBD nanti. Karena sekarang kan masih menyisakan utang ke Rumah Sakit," katanya.

Sementara Kabag Kesejahteraan Rakyat pada Pemkab Situbondo Husaeri mengatakan sesuai konsep, SPM bukan akan dihentikan. Namun ke depan layanan pasien miskin akan dialihkan pada program BPJS sesuai amanat UU tentang Jaminan Kesehatan Nasional. Di mana, pada tahun 2019 semua layanan kesehatan warga miskin akan ditangani melalui program BPJS.

"Untuk anggaran dan teknisnya, saya tidak bisa menjelaskan secara detail. Karena semua ini masih ada pada tahap pembahasan," ujarnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengembangan Wisata Danau Toba akan Kurangi Kemiskinan

Pengembangan Wisata Danau Toba akan Kurangi Kemiskinan

Bisnis | Minggu, 15 Mei 2016 | 14:10 WIB

Versi IMF, Suap Menghilangkan Dana 2 Triliun Dolar AS Tiap Tahun

Versi IMF, Suap Menghilangkan Dana 2 Triliun Dolar AS Tiap Tahun

Bisnis | Kamis, 12 Mei 2016 | 09:00 WIB

Kesenjangan Kaya-Miskin DKI Dikritik Calon Lawan Ahok

Kesenjangan Kaya-Miskin DKI Dikritik Calon Lawan Ahok

News | Selasa, 10 Mei 2016 | 13:52 WIB

Katakan Tidak Pada Mengemis, Cara Beda Membantu Sesama

Katakan Tidak Pada Mengemis, Cara Beda Membantu Sesama

Lifestyle | Minggu, 24 April 2016 | 09:15 WIB

RTI Dorong Penggunaan "Big Data" untuk Menentukan Kebijakan

RTI Dorong Penggunaan "Big Data" untuk Menentukan Kebijakan

News | Kamis, 21 April 2016 | 10:34 WIB

Kesenjangan Tertinggi dan Terendah Ada di Provinsi Ini

Kesenjangan Tertinggi dan Terendah Ada di Provinsi Ini

News | Senin, 18 April 2016 | 15:50 WIB

Ini yang Membuat Angka Ketimpangan di Indonesia Menurun

Ini yang Membuat Angka Ketimpangan di Indonesia Menurun

Bisnis | Senin, 18 April 2016 | 14:11 WIB

BPS Klaim Ketimpangan Kaya dan Miskin Turun Tipis

BPS Klaim Ketimpangan Kaya dan Miskin Turun Tipis

Bisnis | Senin, 18 April 2016 | 13:17 WIB

Bank Dunia Akui Penghindaran Pajak Timbulkan Kemiskinan

Bank Dunia Akui Penghindaran Pajak Timbulkan Kemiskinan

Bisnis | Jum'at, 15 April 2016 | 14:36 WIB

INDEF Keberatan Pada Ekstensifikasi Cukai Produk Elastis

INDEF Keberatan Pada Ekstensifikasi Cukai Produk Elastis

Bisnis | Selasa, 12 April 2016 | 16:32 WIB

Terkini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Video | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:48 WIB

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:41 WIB

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:39 WIB

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Bogor | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:50 WIB

×