Jessica Simpan 3 Saksi Ahli

Pebriansyah Ariefana | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Senin, 20 Juni 2016 | 15:31 WIB
Jessica Simpan 3 Saksi Ahli
Terdakwa Jessica Kumala Wongso menjalani sidang perdana di PN Jakarta Pusat, Rabu (15/6). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Tim kuasa hukum terdakwa Jessica Kumala Wongso berencana menghadirkan tiga ahli terkait sidang kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin.

"Iya nanti mungkin ya (hadirkan tiga ahli)," kata salah satu kuasa hukum Jessica, Andi Joesoef kepada suara.com, Senin (20/6/2016).

Meski belum mau menyebut secara gamblang latar belakang dari tiga ahli yang nantinya akan dihadirkan di persidangan kasus 'kopi maut Mirna'. Andi mengatakan alasan pihaknya menghadirkan tiga ahli termasuk ahli toksikologi tersebut agar bisa mengetahui objektivitas dari kasus kematian Mirna yang diduga diracun dengan sianida. Mirna tewas usai meminum es Kopi Vietnam yang diduga telah dibubuhi racun sianida.

"Jadi menghadirkan ahli itu untuk objektivitas dalam perkara hukum. Misalnya akan hadirkan ahli racun, apakah betul racun (sianida) ada ditubuh Jessica?," kata Andi.

Sebelumnya, Ketua Tim Kuasa Hukum Jessica Kumala Wongso, Otto Hasibuan mengatakan jika tiga ahli yang rencananya dihadirkan di sidang kasus kliennya yakni ahli forensik, ahli hukum, dan ahli toksikologi.

Pihaknya telah mendapatkan keterangan ketiga ahli tersebut dan mereka meragukan jika Jessica yang menjadi pembunuh Mirna. Dikatakan Otto ketiga ahli tersebut juga banyak memberikan pencerahan mengenai kasus pembunuhan dengan menggunakan racun sianida yang saat ini membelit kliennya.

"Kami sudah berkomunikasi dengan para ahli dan mereka meragukan. Semua ahli ini hanya menerangkan soal matinya korban, tapi persoalannya siapa yang melakukan perbuatan mematikan korban. Jadi pertanyaan apakahsungguh mati karena sianida atau penyakit lain," kata dia.

Hingga perkara ini mencuat, lanjut Otto, polisi maupun jaksa belum bisa membuktikan asal-usul terkait penggunaan racun sianida yang diduga dipakai kliennya untuk membunuh Mirna.

"Pertanyaan kedua kalau dua mati karena sianida siapa yang membawa sianida itu. Faktanya Jess tidak pernah terbukti melakukan itu," tandasnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Besok, Jessica Wongso Dengarkan Jawaban Jaksa

Besok, Jessica Wongso Dengarkan Jawaban Jaksa

News | Senin, 20 Juni 2016 | 13:09 WIB

Persiapan Jessica di Sidang Perdana Pembunuhan Mirna Siang Ini

Persiapan Jessica di Sidang Perdana Pembunuhan Mirna Siang Ini

News | Rabu, 15 Juni 2016 | 05:27 WIB

Polisi Bantah Australia Bantu Ungkap Pembunuhan Mirna

Polisi Bantah Australia Bantu Ungkap Pembunuhan Mirna

News | Jum'at, 03 Juni 2016 | 15:28 WIB

Di Rutan Pondok Bambu, Kamar Jessica Sempit

Di Rutan Pondok Bambu, Kamar Jessica Sempit

News | Jum'at, 27 Mei 2016 | 15:45 WIB

Jaksa Janji Berikan Tuntutan Berat untuk Jessica

Jaksa Janji Berikan Tuntutan Berat untuk Jessica

News | Jum'at, 27 Mei 2016 | 15:12 WIB

Jelang Sidang, Jessica Ditahan 20 Hari di Rutan Pondok Bambu

Jelang Sidang, Jessica Ditahan 20 Hari di Rutan Pondok Bambu

News | Jum'at, 27 Mei 2016 | 14:34 WIB

Ini Dia 37 Alat Bukti di Kasus Kopi Maut Mirna

Ini Dia 37 Alat Bukti di Kasus Kopi Maut Mirna

News | Jum'at, 27 Mei 2016 | 12:31 WIB

Terkini

Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Tunggu Keppres, Pakar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Arah Jelas

Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Tunggu Keppres, Pakar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Arah Jelas

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:18 WIB

Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel

Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:15 WIB

Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan

Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:04 WIB

Usai dari DPR, Prabowo Dijadwalkan Hadir ke Pameran Pengusaha Minyak

Usai dari DPR, Prabowo Dijadwalkan Hadir ke Pameran Pengusaha Minyak

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:52 WIB

Ahmad Bahar Tegaskan Damai dengan GRIB Jaya Tak Berlaku untuk Kasus Putrinya

Ahmad Bahar Tegaskan Damai dengan GRIB Jaya Tak Berlaku untuk Kasus Putrinya

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:42 WIB

Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dinonaktifkan Usai Dilaporkan Terkait Kasus Kekerasan Seksual

Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dinonaktifkan Usai Dilaporkan Terkait Kasus Kekerasan Seksual

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:38 WIB

WNA Filipina di Palopo Ditahan Imigrasi karena Miliki e-KTP Indonesia

WNA Filipina di Palopo Ditahan Imigrasi karena Miliki e-KTP Indonesia

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:34 WIB

Dudung Warning Oknum di Program MBG: Jangan Jual Titip dan Cari Keuntungan

Dudung Warning Oknum di Program MBG: Jangan Jual Titip dan Cari Keuntungan

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:28 WIB

Wapres Gibran Panggil KSP Dudung, Bahas Persoalan MBG

Wapres Gibran Panggil KSP Dudung, Bahas Persoalan MBG

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:26 WIB

Bandingkan Aturan Kuota Haji Muhadjir vs Gus Yaqut, KPK Temukan Anomali 'Separuh-separuh'

Bandingkan Aturan Kuota Haji Muhadjir vs Gus Yaqut, KPK Temukan Anomali 'Separuh-separuh'

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:20 WIB