Pospera: Siapa 'Sutradara' di Balik Teman Ahok?

Pebriansyah Ariefana, Ummi Hadyah Saleh

Sabtu, 25 Juni 2016 | 14:02 WIB
Pospera: Siapa 'Sutradara' di Balik Teman Ahok?
Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) jumpa pers nenanggapi Teman Ahok. (suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Organisasi yang tergabung dalam Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) menilai pandangan politik Teman Ahok diibaratkan balon yang ditiup agar tampak besar, namun kosong.

Teman Ahok merupakan relawan pendukung calon gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama yang akan maju pada Pemilihan Gubernur DKI Jakarta Periode 2017-2022.

Hal ini menyusul bantahan Teman Ahok terkait manipulasi pengumpulan fotokopi KTP, adanya sistem gaji kepada relawan dan pembelian KTP melalu oknum-oknum yang diungkapkan lima mantan relawan Teman Ahok. Sekretaris Jenderal DPP Pospera Abdul Rahim K Labungasa menuturkan, harus dicari tahu siapa dibalik relawan Teman Ahok.

"Jadi Teman Ahok bukanlah kekuatan yang yang perlu diperhitungkan, yang harus dicari tahu adalah siapa si peniup balon yang menjadi sutradara dibalik teman Ahok," ujar Abdul dalam jumpa pers di Bumi Pospera, Jalan Basuki Rahmat, Cipinang Muara, Jakarta, Sabtu (25/6/2016).

Dari kacamata bisnis kata Abdul, Teman Ahok itu bukanlah relawan. Melainkan event organizer yang memperkerjakan sekian banyak karyawan kontrak.

"Ketika terbukti dan diakui oleh teman Ahok bahwa relawan yang diberi upah Rp2,5 juta perbulan maka teman Ahok sudah mendistorsi makna mulia dari makna kata relawan," imbuhnya.

Selain itu kata Abdul, dari sudut pandang ilmu militer Teman Ahok merupakan alat kamuflase untuk dua tujuan. Tujuan pertama menyamarkan target sesungguhnya, kedua menjadi alat tawar menawar untuk menakut-nakuti lawan atau partai.

Lebih lanjut, kata Abdul berdasarkan pandangan kriminologi, jika teman Ahok ternyata tidak bisa membuktikan banyak hal terkait aliran dana dan pengumpulan KTP yang dilakukan dengan cara benar maka bisa dikategorikan korupsi, money laundry, dan penipuan.

"Kejahatan-kejahatan itu waktu kadaluarsanya cukup lama jadi jika hari ini dugaan-dugaan itu belum bisa dibuktikan aparat penegak hukum masih bisa terus melakukan pengusutan dan pengembangan kasus hingga 12 tahun kedepan," papar Abdul.

Selain itu, pihaknya menyebut Teman Ahok melakukan kekerasan verbal menggunakan sosial media sebagai alat politiknya. Pasalnya kata Abdul, dalam waktu 1 tahun terakhir ini pendukung pendukung Ahok melakukan ratusan ribu kekerasan verbal dari caci maki hingga intimidasi.

"Untuk itu kalau para pendukung Ahok benar-benar memperjuangkan demokrasi, maka tidak mungkin membangun demokrasi di atas segala bentuk kekerasan. Yang kami khawatirkan kekerasan-kekerasan verbal yang selama ini digunakan oleh para pendukung Ahok, bisa menuai kekerasan kekerasan fisik dari para korban kekerasan verbal yang selama ini dibully oleh pendukung Ahok di sosial media," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diserang Terus, Lama-lama Teman Ahok Tak Tahan dan Minta Bantuan

Diserang Terus, Lama-lama Teman Ahok Tak Tahan dan Minta Bantuan

News | Jum'at, 24 Juni 2016 | 22:07 WIB

Teman Ahok Sudah ke KPUD, Mereka Siap Verifikasi Data KTP

Teman Ahok Sudah ke KPUD, Mereka Siap Verifikasi Data KTP

News | Jum'at, 24 Juni 2016 | 21:46 WIB

Saran Nasdem Buat Lawan Ahok, Jangan Bertanding Menjelek-jelekkan

Saran Nasdem Buat Lawan Ahok, Jangan Bertanding Menjelek-jelekkan

News | Jum'at, 24 Juni 2016 | 21:27 WIB

Teman Ahok Ingin Dengar Penjelasan Ahok Bila Pilih Partai

Teman Ahok Ingin Dengar Penjelasan Ahok Bila Pilih Partai

News | Jum'at, 24 Juni 2016 | 21:04 WIB

Detik-detik Ahok Memutuskan Jalur Politik atau Independen

Detik-detik Ahok Memutuskan Jalur Politik atau Independen

News | Jum'at, 24 Juni 2016 | 20:30 WIB

Teman Ahok Pasang Kode Ikhlaskan Ahok Maju Lewat Partai

Teman Ahok Pasang Kode Ikhlaskan Ahok Maju Lewat Partai

News | Jum'at, 24 Juni 2016 | 20:02 WIB

Dituduh Manipulasi KTP, Nasdem Bela Teman Ahok

Dituduh Manipulasi KTP, Nasdem Bela Teman Ahok

News | Jum'at, 24 Juni 2016 | 19:28 WIB

Untuk Pertamakali, Semua Relawan Ahok Lintas Organisasi Kumpul

Untuk Pertamakali, Semua Relawan Ahok Lintas Organisasi Kumpul

News | Jum'at, 24 Juni 2016 | 18:50 WIB

Ahok Ungkap Teman Ahok Sedang Terluka Gara-gara Diledek

Ahok Ungkap Teman Ahok Sedang Terluka Gara-gara Diledek

News | Jum'at, 24 Juni 2016 | 16:20 WIB

Ahok Tak Mau Lobi Teman Ahok untuk Izinkan Maju Lewat Partai

Ahok Tak Mau Lobi Teman Ahok untuk Izinkan Maju Lewat Partai

News | Jum'at, 24 Juni 2016 | 11:10 WIB

Terkini

Peredaran Rokok Ilegal Tembus 13,9 Persen, Potensi Kehilangan Cukai Hampir Rp40 Triliun

Peredaran Rokok Ilegal Tembus 13,9 Persen, Potensi Kehilangan Cukai Hampir Rp40 Triliun

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:23 WIB

Penyelam Tewas saat Menembak Ikan, Sempat Berteriak Minta Tolong

Penyelam Tewas saat Menembak Ikan, Sempat Berteriak Minta Tolong

Bali | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:21 WIB

Ulasan Designated Survivor 60 Days: Sanggupkah Orang Jujur Lawan Oligarki?

Ulasan Designated Survivor 60 Days: Sanggupkah Orang Jujur Lawan Oligarki?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:20 WIB

Profil Alvin Tedjo, Wali Kota Mississauga Kanada Keturunan Indonesia

Profil Alvin Tedjo, Wali Kota Mississauga Kanada Keturunan Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:18 WIB

Rekomendasi Sabun Cuci Muka Viva untuk Flek Hitam di Usia 40 Tahun, Cuma Rp20 Ribuan!

Rekomendasi Sabun Cuci Muka Viva untuk Flek Hitam di Usia 40 Tahun, Cuma Rp20 Ribuan!

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh

Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:08 WIB

Syarat Mengurus Surat Numpang Nikah Beda Provinsi di KUA

Syarat Mengurus Surat Numpang Nikah Beda Provinsi di KUA

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:05 WIB

7 Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kencang dan Halus Usia 40 Tahun ke Atas

7 Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kencang dan Halus Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:03 WIB

Taisei Marukawa Ungkap Kabar Terbaru Naturalisasi, Dua Minggu Lagi Bisa Jadi WNI

Taisei Marukawa Ungkap Kabar Terbaru Naturalisasi, Dua Minggu Lagi Bisa Jadi WNI

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:01 WIB

Sisi Gelap Host Live Streaming: Dapat Cuan Gede tapi Dieksploitasi?

Sisi Gelap Host Live Streaming: Dapat Cuan Gede tapi Dieksploitasi?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:00 WIB

×