Ahok Diminta Segera Putuskan Maju via Parpol atau Independen

Adhitya Himawan, Ummi Hadyah Saleh

Rabu, 29 Juni 2016 | 18:45 WIB
Ahok Diminta Segera Putuskan Maju via Parpol atau Independen
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. [suara.com/Oke Atmaja]

Relawan Teman Ahok meminta kepada calon Gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok segera memutuskan untuk maju melalui jalur independen ataukah jalur partai politik pada Pemilihan Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 mendatang.

Teman Ahok merupakan relawan pendukung Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama untuk maju ke Pilkada Jakarta periode 2017-2022 melalui jalur non partai.

Hal tersebut diungkapkan Pendiri Teman Ahok Singgih Widyastomo  usai melakukan pertemuan dengan Ahok pada pekan lalu.

Singgih mengatakan, pihaknya akan memberikan tenggat waktu usai hari Raya Idul Fitri.

"Kami menargetkan Bapak Ahok jawab paling lambat setelah selesai Idul Fitri. Kami minta, supaya mendapat jawaban maksimal setelah Idul Fitri,"ujar Singgih dalam jumpa pers Penghitungan Manual 1 Juta KTP di halaman Sekretariat Teman Ahok di Graha Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta, Rabu (29/6/2016)

Menurut Singgih, dengan adanya keputusan Ahok yang ingin maju melalui independen, pihaknya bisa mempersiapkan untuk melakukan penggandaan formulir dukungan KTP untuk Ahok.

"Kalau misalnya kami tidak menargetkan seperti itu kan ada proses berbeda. Kami harus cetak penggandaan formulir lagi Maksimal setelah libur Idul Fitri,"ucapnya.

Meski begitu, dirinya tetap memberi kebebasan kepada Ahok meski dukungan KTP kepada Ahok telah mencapai 1 juta KTP.

"Memang ada komunikasi, kalau kita mempersilahkan bapak (Ahok)  memilih jalur parpol atau independen. Kita kasih keleluasaan buat bapak (Ahok) memilih," ungkapnya.

Saat ini telah ada tiga partai politik yang mendukung Ahok untuk maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 mendatang. Tiga partai politik tersebut yakni Partai Nasdem, Hanura dan Golkar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kenapa Teman Ahok Bebaskan Ahok Pilih Independen atau Partai?

Kenapa Teman Ahok Bebaskan Ahok Pilih Independen atau Partai?

News | Rabu, 29 Juni 2016 | 16:09 WIB

Empat Juta Anak akan Mudik, Ramai - ramai Dorong Mudik Ramah

Empat Juta Anak akan Mudik, Ramai - ramai Dorong Mudik Ramah

News | Rabu, 29 Juni 2016 | 15:28 WIB

Teman Ahok Beberkan Soal Honor Relawan Rp500 Per Minggu

Teman Ahok Beberkan Soal Honor Relawan Rp500 Per Minggu

News | Rabu, 29 Juni 2016 | 14:10 WIB

Adian Menolak Undangan Hadiri Verifikasi KTP Teman Ahok

Adian Menolak Undangan Hadiri Verifikasi KTP Teman Ahok

News | Rabu, 29 Juni 2016 | 13:53 WIB

Kasus Beli Tanah Sendiri, Ahok Takut Setelah Kasus Sumber Waras

Kasus Beli Tanah Sendiri, Ahok Takut Setelah Kasus Sumber Waras

News | Rabu, 29 Juni 2016 | 13:40 WIB

Terkini

Dino Patti Djalal: Sebenarnya Ada Alat Pendeteksi Kebakaran di Istana, Presiden Bisa Pantau

Dino Patti Djalal: Sebenarnya Ada Alat Pendeteksi Kebakaran di Istana, Presiden Bisa Pantau

Video | Jum'at, 18 September 2026 | 11:17 WIB

Apakah NIK KTP Bisa untuk Judol? Perhatikan 10 Hal Penting Ini

Apakah NIK KTP Bisa untuk Judol? Perhatikan 10 Hal Penting Ini

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 11:13 WIB

Euforia Haji Isam Masuk BYAN, Moodys Malah Pasang Outlook Negatif

Euforia Haji Isam Masuk BYAN, Moodys Malah Pasang Outlook Negatif

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 11:13 WIB

Bulog Optimalkan 2 Jurus Penugasan Pemerintah untuk Kendalikan Harga Beras

Bulog Optimalkan 2 Jurus Penugasan Pemerintah untuk Kendalikan Harga Beras

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 11:13 WIB

8 Cara Menghilangkan Bau Apek pada Baju yang Lupa Dijemur Setelah Dicuci

8 Cara Menghilangkan Bau Apek pada Baju yang Lupa Dijemur Setelah Dicuci

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 11:05 WIB

Penuh Haru! 10 Kru Selamat KM Virgo Transport 8 Akhirnya Pulang ke Garut

Penuh Haru! 10 Kru Selamat KM Virgo Transport 8 Akhirnya Pulang ke Garut

Jabar | Jum'at, 18 September 2026 | 11:02 WIB

Dewan HAM PBB: Amerika Diduga Lakukan Kejahatan Perang di Iran

Dewan HAM PBB: Amerika Diduga Lakukan Kejahatan Perang di Iran

News | Jum'at, 18 September 2026 | 11:00 WIB

Drama A Bloody Lucky Day, Mimpi Buruk Sopir Taksi dan Penumpang Terakhir

Drama A Bloody Lucky Day, Mimpi Buruk Sopir Taksi dan Penumpang Terakhir

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 11:00 WIB

Kemarau Panjang Mengintai, Industri Semen Pangkas Pengambilan Air 45 Persen

Kemarau Panjang Mengintai, Industri Semen Pangkas Pengambilan Air 45 Persen

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 10:58 WIB

Karhutla Indonesia Tembus 202 Ribu Hektare, Ilmuwan Sebut El Nino Bukan Satu-satunya Pemicu

Karhutla Indonesia Tembus 202 Ribu Hektare, Ilmuwan Sebut El Nino Bukan Satu-satunya Pemicu

News | Jum'at, 18 September 2026 | 10:55 WIB

×