Syahbandar Tak Berangkatkan Kapal, Penumpang Protes

Esti Utami

Sabtu, 02 Juli 2016 | 14:38 WIB
Syahbandar Tak Berangkatkan Kapal, Penumpang Protes
Ilustrasi pemudik dengan kapal. (Antara/Didik Suhartono)

Suara.com - Ratusan calon penumpang mudik tujuan Ambon- Ambalauw-Namrole-Leksula-Kapalamadang, Kabupaten Buru Selatan berdemonstrasi di Pelabuhan Slamet Ryadi Ambon menuntut kepastian pemberangkatan kapal.

Aksi demo yang dilakukan di Ambon, Sabtu (2/7/2016), terhadap pihak Kantor Syahbandar Pelabuhan Kelas 1 Ambon itu berlangsung di depan pintu masuk ruang tunggu pelabuhan dan diterima Kepala Syahbandar setempat, Haikal Marasabessy.

Ratusan calon penumpang ini merasa kesal karena sudah berada di atas Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Tanjung Kabat sejak Jumat, (1/7/2016) siang dan menunggu jadwal pemberangkatan kapal sekitar pukul 20.00 WIT.

Namun KMP Tanjung Kabat akhirnya tidak bisa diberangkatkan oleh pihak Syahbandar sebab jumlah penumpangnya melebihi kapasitas angkut.
Menurut Haikal Marasabessy, KMP Tanjung Kabat hanya memiliki kapasitas angkut sebanyak 150 orang, sedangkan calon penumpang yang naik sudah mencapai 400 lebih.

"Makanya kami mengambil kebijakan menurunkan sebagian penumpang dari KMP Tanjung Balai ke KMP Intim Teratai, setelah berkoordinasi dan meminta izin resmi dari pemerintah," katanya.

Kabid Keselamatan Berlayar, Kantor Syahbandar Pelabuhan Kelas 1 Ambon, Abdul Muis menjelaskan, KMP Tanjung Kabat melayani Ambon-Namrole dan menyinggahi Ambalauw.

"Tadi malam penumpang yang naik kita hitung sudah lebih dari 400 orang sementara kapasitas angkut kapal hanya 150 orang ditambah kendaraan roda dua dan roda empat, sehingga sebagai regulator yang menjamin keselamatan kapal dan penumpang maka dilakukan pembagian calon penumpang," kata Abdul Muis.

Kemudian ada 250 calon penumpang yang diturunkan ke KMP Intim Teratai, namun ternyata setelah dilakukan pengecekan siang ini jumlah penumpang di KMP Tanjung Kabat masih tetap di atas 400 orang sehingga solusinya dicari kapal lain.

Kepala syahbandar sudah koordinasi dengan pemerintah pusat minta kapal perintis melakukan deviasi artinya ke luar dari trayek bantu penumpang terutama untuk tujuan Ambalauw.

"Kita sudah bilang ke operator agar karcis yang dijual hanya sebatas kapasitas di kapal, tetapi calon penumpang tetap naik meski belum memiliki tiket, jadi ini tanggungjawab semua pihak, baik pemerintah, operator, dan masyarakat," ujarnya.

Bila sudah melebihi kapasitas angkut penumpang harusnya punya kesadaran tetapi mereka tetap bertahan.

Jalur pelayaran Ambon-Namrole biasanya dilayani KMP Tanjung Kabat dan KM. Elizabeth II, hanya saja kapal cepat ini sedang mengalami gangguan mesin sehingga tidak bisa beroperasi sehingga calon penumpang dialihkan ke KMP Intim Teratai.

Dia mengatakan, KMP Intim Teratai biasanya melayani jalur Ambon-Namlea, (Kabupaten Buru) tetapi karena kebijakan dialihkan ke Ambalauw (Bursel) mengangkut kelebihan penumpang.

"BMKG memang baru mengeluarkan peringatan berlayar akibat cuaca buruk dan biasanya berlaku 24 jam nanti baru diperbaharui lagi, kita berharap cuaca membaik agar mereka bisa cepat pulang," jelas Abdul Muis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PELNI Siapkan 751 Ribu Tiket dan 55 Kapal untuk Mudik Lebaran

PELNI Siapkan 751 Ribu Tiket dan 55 Kapal untuk Mudik Lebaran

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 09:30 WIB

Wacana Haji Naik Kapal Laut: Mimpi Buruk Jemaah atau Solusi Alternatif? Ini Kata BP Haji

Wacana Haji Naik Kapal Laut: Mimpi Buruk Jemaah atau Solusi Alternatif? Ini Kata BP Haji

News | Sabtu, 12 Juli 2025 | 15:05 WIB

BP Haji Sebut Haji Jalur Laut Lebih Mahal, Menag Menyanggah: Tergantung!

BP Haji Sebut Haji Jalur Laut Lebih Mahal, Menag Menyanggah: Tergantung!

News | Kamis, 10 Juli 2025 | 17:25 WIB

Banyaknya Nyawa Melayang: Fakta Mengerikan di Balik Longgarnya Keselamatan Pelayaran Indonesia

Banyaknya Nyawa Melayang: Fakta Mengerikan di Balik Longgarnya Keselamatan Pelayaran Indonesia

Video | Senin, 07 Juli 2025 | 09:05 WIB

Berteknologi Andal, Inilah Mesin Tempel yang Siap Menghadapi Gelombang Laut

Berteknologi Andal, Inilah Mesin Tempel yang Siap Menghadapi Gelombang Laut

Lifestyle | Jum'at, 02 Mei 2025 | 22:10 WIB

Tiket Gratis Arus Balik Kapal Laut Masih Dibuka! Cek Kuota & Rute Favoritmu di Sini

Tiket Gratis Arus Balik Kapal Laut Masih Dibuka! Cek Kuota & Rute Favoritmu di Sini

News | Minggu, 06 April 2025 | 15:27 WIB

Harga Tiket Kapal Laut Makassar-Surabaya April 2025 dengan Jadwal Terbaru

Harga Tiket Kapal Laut Makassar-Surabaya April 2025 dengan Jadwal Terbaru

News | Jum'at, 04 April 2025 | 14:45 WIB

Cara Dapat Tiket Gratis Mudik Lebaran 2025 Bersama Pelni

Cara Dapat Tiket Gratis Mudik Lebaran 2025 Bersama Pelni

News | Rabu, 12 Maret 2025 | 15:58 WIB

Mengintip 4 Kapal Laut Trisal Tahir yang Jadi Wali Kota Terkaya Indonesia

Mengintip 4 Kapal Laut Trisal Tahir yang Jadi Wali Kota Terkaya Indonesia

Lifestyle | Sabtu, 22 Februari 2025 | 13:05 WIB

Kemenhub Beri Tiket Gratis Kapal Laut, Begini Syarat dan Cara Daftar

Kemenhub Beri Tiket Gratis Kapal Laut, Begini Syarat dan Cara Daftar

Bisnis | Jum'at, 06 Desember 2024 | 09:00 WIB

Terkini

Fenomena Unik Industri AC: Harga Naik, Penjualan Sharp Malah Melesat

Fenomena Unik Industri AC: Harga Naik, Penjualan Sharp Malah Melesat

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:36 WIB

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen, Lampaui Capaian Nasional di Tengah Krisis Global

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen, Lampaui Capaian Nasional di Tengah Krisis Global

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:35 WIB

Starbucks Digerebek Polisi Usai Promosi Tank Day Hina Korban Tragedi Gwangju Korea Selatan

Starbucks Digerebek Polisi Usai Promosi Tank Day Hina Korban Tragedi Gwangju Korea Selatan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:34 WIB

5 Ide Clean Look Outfit ala Kang Hoon, Bikin Penampilan Makin Berkarisma

5 Ide Clean Look Outfit ala Kang Hoon, Bikin Penampilan Makin Berkarisma

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Makin Mudah Naik MRT Jakarta, Kini Cukup Tap BRI Kartu Kredit Contactless

Makin Mudah Naik MRT Jakarta, Kini Cukup Tap BRI Kartu Kredit Contactless

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:29 WIB

Harta Kekayaan Bupati Kuansing Suhardiman Amby yang Diduga Potong TPP ASN 50%

Harta Kekayaan Bupati Kuansing Suhardiman Amby yang Diduga Potong TPP ASN 50%

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:27 WIB

5 Penyebab Masih Takut Speaking Meski Sudah Lama Belajar

5 Penyebab Masih Takut Speaking Meski Sudah Lama Belajar

Jakarta | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:27 WIB

Diusulkan Jadi Nobel Perdamaian, Makalah MBG yang Cantumkan Nama Prabowo Kini Diinvestigasi

Diusulkan Jadi Nobel Perdamaian, Makalah MBG yang Cantumkan Nama Prabowo Kini Diinvestigasi

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:26 WIB

CEO Muda x Intern Senior, Film Korea The Intern Tayang September di Bioskop

CEO Muda x Intern Senior, Film Korea The Intern Tayang September di Bioskop

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:25 WIB

Jurnal Pagi: Sentuhan Sederhana yang Mengubah Literasi dan Karakter Siswa

Jurnal Pagi: Sentuhan Sederhana yang Mengubah Literasi dan Karakter Siswa

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:24 WIB

×