"Pokemon-pokemon" Ini Minta Diselamatkan dari Ganasnya Perang

Ruben Setiawan | Suara.com

Jum'at, 22 Juli 2016 | 10:10 WIB
"Pokemon-pokemon" Ini Minta Diselamatkan dari Ganasnya Perang
Anak-anak Suriah memegang gambar Pokemon dan meminta diselamatkan. (Twitter/RFS)

Suara.com - Foto-foto anak-anak Suriah yang sedang memegang gambar karakter Pokemon dan meminta diselamatkan oleh dunia, beredar di dunia maya.

Foto-foto yang dipublikasikan di Facebook memperlihatkan anak-anak Suriah memandang kosong ke arah kamera sambil memegang gambar karakter Pokemon lengkap dengan tulisan, "Saya berada di sini, tolong selamatkan saya".

Gambar itu juga menyebutkan lokasi dari masing-masing anak. Mereka semua berada di kota yang berbeda-beda di Suriah.



Salah satunya bertuliskan, "Saya berada di Kafr Nabl di pinggiran Kota Idlib, datang dan selamatkan saya". Sementara itu, yang lain berbunyi, "Saya di Kafr Zeta, selamatkan saya".

Foto-foto itu diunggah oleh Kantor Media Revolutionary Forces of Syria (RFS), sebuah media yang menyebarkan pesan dari warga Suriah melawan rezim Presiden Bashar al-Assad.

Juru bicara RFS, yang berkantor di Turki dan memiliki reporter di kota-kota di Suriah, kepada Independent mengatakan, "Dengan hebohnya pemberitaan media soal game Pokemon kami memutuskan untuk mempublikasikan foto-foto itu untuk menunjukkan penderitaan rakyat Suriah dari pengeboman oleh pasukan dan serangan udara (presiden) Assad terhadap rakyat Suriah dan mengepung mereka".

"Kami ingin menggugah kesadaran dan menarik perhatian terhadap penderitaan anak-anak Suriah di kawasan yang terkepung dan penderitaan rakyat Suriah yang diserang dan dibunuh oleh rezim Assad dan sekutunya," sambung mereka.

Foto-foto tersebut dibagikan hingga 21.500 kali. Ratusan orang memberikan komentarnya di Facebook dan mengungkapkan simpati dan doanya bagi para anak-anak di Suriah.

Foto-foto tersebut juga disebarkan di Twitter, di mana seorang pengguna menggambarkannya sebagai "game Pokemon yang belum pernah kau lihat sebelumnya".

Sejak demam Pokemon Go melanda dunia, perhatian dunia internasional terhadap penderitaan rakyat Suriah, yang diporakporandakan perang sejak tahun 2011, kian mengendur.

Foto-foto ini dipublikasikan setelah lebih dari 50 warga sipil Suriah terbunuh oleh serangan udara pasukan koalisi. Sebagian besar korban merupakan perempuan dan anak-anak.

"Anak-anak Suriah adalah korban perang dan serangan brutal dan tak pandang bulu yang dilancarkan dengan serangan udara," kata juru bicara RFS. (Independent)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pokemon GO Tunjukkan Inovasi Teknologi AR untuk Dorong Gaya Hidup Aktif dan Sehat

Pokemon GO Tunjukkan Inovasi Teknologi AR untuk Dorong Gaya Hidup Aktif dan Sehat

Tekno | Selasa, 14 Oktober 2025 | 15:33 WIB

Mengenal Komunitas Jogja Raid Hunter: Dari Berburu Pokemon hingga Bangun Persahabatan

Mengenal Komunitas Jogja Raid Hunter: Dari Berburu Pokemon hingga Bangun Persahabatan

Your Say | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 11:11 WIB

Lagi! Berhasil Dievakuasi dari Konflik Suriah, 30 WNI Sudah Mendarat Selamat di Tanah Air

Lagi! Berhasil Dievakuasi dari Konflik Suriah, 30 WNI Sudah Mendarat Selamat di Tanah Air

News | Minggu, 15 Desember 2024 | 21:24 WIB

Pemberontak Ambil Alih Kekuasaan di Suriah

Pemberontak Ambil Alih Kekuasaan di Suriah

Foto | Senin, 09 Desember 2024 | 14:10 WIB

Suriah Memanas: Pasukan Rusia Kocar-kacir, Pangkalan Ditinggalkan, Komandan Dipecat

Suriah Memanas: Pasukan Rusia Kocar-kacir, Pangkalan Ditinggalkan, Komandan Dipecat

News | Selasa, 03 Desember 2024 | 11:28 WIB

Cara Dapatkan Koleksi Pokmon Legendaris di Pokmon GO

Cara Dapatkan Koleksi Pokmon Legendaris di Pokmon GO

Tekno | Selasa, 06 Februari 2024 | 14:27 WIB

Seru Banget! Kolaborasi McDonald's dan Pokemon Go Hadirkan Pengalaman Menarik untuk Pelanggan

Seru Banget! Kolaborasi McDonald's dan Pokemon Go Hadirkan Pengalaman Menarik untuk Pelanggan

Lifestyle | Rabu, 23 Agustus 2023 | 13:24 WIB

Melihat Serunya Para Trainer Bertanding di Pokemon World Championship

Melihat Serunya Para Trainer Bertanding di Pokemon World Championship

Foto | Minggu, 13 Agustus 2023 | 17:52 WIB

4 Rekomendasi Game Open World Ini Seru untuk Dimainkan, Ada Pokemon!

4 Rekomendasi Game Open World Ini Seru untuk Dimainkan, Ada Pokemon!

Your Say | Senin, 06 Maret 2023 | 09:18 WIB

Cara Menggunakan Fake GPS di Android dan iPhone

Cara Menggunakan Fake GPS di Android dan iPhone

Tekno | Senin, 16 Januari 2023 | 06:00 WIB

Terkini

Pemprov DKI Dukung PP Tunas, Atur Penggunaan Gawai pada Anak dan Perkuat Literasi Digital

Pemprov DKI Dukung PP Tunas, Atur Penggunaan Gawai pada Anak dan Perkuat Literasi Digital

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 18:27 WIB

Viral! Modus Uang Lewat' di Tanah Abang, Pelaku Palak Pemotor hingga Rp300 Ribu

Viral! Modus Uang Lewat' di Tanah Abang, Pelaku Palak Pemotor hingga Rp300 Ribu

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 18:14 WIB

Siapa Juwono Sudarsono? Profil Menhan Sipil Pertama dan Tokoh Reformis TNI

Siapa Juwono Sudarsono? Profil Menhan Sipil Pertama dan Tokoh Reformis TNI

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:20 WIB

Pengembang Game: Proteksi Belum Cukup, Anak Harus Diawasi 24 Jam

Pengembang Game: Proteksi Belum Cukup, Anak Harus Diawasi 24 Jam

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:02 WIB

Perang Klaim AS-Iran: Teheran Tepis Kabar Damai yang Digagas Trump

Perang Klaim AS-Iran: Teheran Tepis Kabar Damai yang Digagas Trump

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:56 WIB

Kabar Duka, Eks Menhan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia di RSPI

Kabar Duka, Eks Menhan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia di RSPI

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:39 WIB

Waspada Child Grooming, Pengamat Sebut PP Tunas Jadi Senjata Baru Lindungi Anak di Dunia Digital

Waspada Child Grooming, Pengamat Sebut PP Tunas Jadi Senjata Baru Lindungi Anak di Dunia Digital

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:32 WIB

PP Tunas Berlaku, Menag Tekankan Fondasi Agama dan Etika untuk Lindungi Anak di Ruang Digital

PP Tunas Berlaku, Menag Tekankan Fondasi Agama dan Etika untuk Lindungi Anak di Ruang Digital

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:26 WIB

Krisis Selat Hormuz Memanas, Negara Teluk Siapkan Jalur Alternatif

Krisis Selat Hormuz Memanas, Negara Teluk Siapkan Jalur Alternatif

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:12 WIB

Siap-Siap! Besok Puncak Arus Balik Kedua di Kampung Rambutan, 6 Ribu Orang Bakal Tiba di Jakarta

Siap-Siap! Besok Puncak Arus Balik Kedua di Kampung Rambutan, 6 Ribu Orang Bakal Tiba di Jakarta

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 15:30 WIB