Wah, di Bawah Bendera IOC, Penembak Ini Malah Raih Emas Olimpiade

Rizki Nurmansyah | Suara.com

Kamis, 11 Agustus 2016 | 16:47 WIB
Wah, di Bawah Bendera IOC, Penembak Ini Malah Raih Emas Olimpiade
Penembak asal Kuwait, Fehaid Al-Deehani [AFP/Marwan Naamani]

Suara.com - Kala Komite Olimpiade Internasional (IOC) menjatuhkan sanksi kepada Kuwait berupa larangan tampil di event Olimpiade, maka seketika itu pula perasaan Fehaid Al-Deehani hancur lebur. Pen

Betapa tidak, dengan sanksi tersebut, maka impiannya tampil di Olimpiade 2016 Rio de Janeiro pun jadi kandas. Namun, takdir rupanya berkata lain.

Bersama ketujuh atlet lainnya, Al-Deehani mendapat tiket tampil di pesta olahraga sejagat empat tahunan itu untuk keenam kalinya secara berturut-turut. Jadilah, semangatnya untuk jadi yang terbaik di Olimpiade kembali muncul.

Namun begitu, lelaki berusia 49 tahun ini datang ke Rio de Janeiro bukan membawa bendera Kuwait, melainkan sebagai atlet independen di bawah bendera IOC.

Meski tak bisa membawa nama negaranya, Al-Deehani mencoba menjalani kondisi ini dengan ikhlas dan penuh semangat. Dan hasilnya pun dia mendapat medali emas.

Medali itu didapatnya dari cabang menembak nomor double trap putra, Rabu (10/8/2016) waktu setempat atau Kamis WIB. Dia pun jadi atlet independen pertama dalam sejarah Olimpiade yang memenangi emas.

Uniknya, saat bersama Kuwait, prestasi terbaik lelaki yang juga anggota militer ini hanyalah meraih medali perunggu, yakni di Olimpiade 2000 (nomor double trap) dan Olimpiade 2012 (nomor trap).

Meski berkompetisi sebagai atlet independen, tapi Al-Deehani tetap mempertahankan kebanggaannya sebagai warga Kuwait. Terbukti, dia menolak saat diminta IOC membawa bendera Olimpiade pada upacara pembukaan Olimpiade, Jumat lalu.

"Saya seorang militer dan saya hanya akan membawa bendera Kuwait," tegas Al-Deehani. "Saya tidak bisa membawa bendera IOC."

IOC menjatuhkan sanksi larangan bertanding bagi Kuwait di seluruh ajang resmi IOC pada Oktober tahun lalu menyusul interventi pemerintah Kuwait terhadap Komite Olimpiade Nasional (NOC) Kuwait.

Intervensi itu berupa peraturan perundangan olahraga yang mengancam otonomi NOC Kuwait. IOC sempat membahas masalah ini dengan pemerintah Kuwait, namun hasil pertemuannya berakhir buntu. (CBS Sport)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia

Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:29 WIB

Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran

Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:24 WIB

Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite

Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:15 WIB

Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas

Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:07 WIB

Kabar Duka, Tokoh Agama dan Juru Damai Konflik Poso Ustad Adnan Arsal Wafat

Kabar Duka, Tokoh Agama dan Juru Damai Konflik Poso Ustad Adnan Arsal Wafat

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:04 WIB

'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri

'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:43 WIB

Gus Ipul Dukung Narapidana Dapat Bansos PBI, Kemensos Siap Tindak Lanjut

Gus Ipul Dukung Narapidana Dapat Bansos PBI, Kemensos Siap Tindak Lanjut

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:31 WIB

Tiga Jam Bertemu di Istana hingga Antar ke Bandara, Ini Obrolan Presiden Prabowo dan PM Anwar

Tiga Jam Bertemu di Istana hingga Antar ke Bandara, Ini Obrolan Presiden Prabowo dan PM Anwar

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:22 WIB

Dorong Penyaluran Bantuan di Tapteng, Kasatgas Tito Tekankan Percepatan Pendataan

Dorong Penyaluran Bantuan di Tapteng, Kasatgas Tito Tekankan Percepatan Pendataan

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 21:36 WIB

12 Tahun Transjakarta: Layani 1,4 Juta Penumpang per Hari, Cakupan Tembus 92,5 Persen Jakarta

12 Tahun Transjakarta: Layani 1,4 Juta Penumpang per Hari, Cakupan Tembus 92,5 Persen Jakarta

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:36 WIB