Luhut Tak Rela Arcandra Pergi ke Amerika Lagi

Siswanto, Erick Tanjung

Rabu, 17 Agustus 2016 | 19:35 WIB
Luhut Tak Rela Arcandra Pergi ke Amerika Lagi
Arcandra Tahar Berikan Ceramah di Masjid Agung Al Azhar

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengapresiasi Arcandra Tahar yang memilih tetap tinggal di Indonesia, meski telah diberhentikan dari jabatan Menteri Energi Sumber Daya Mineral. Arcandra dicopot lantaran memiliki masalah kewarganegaraan.

"Bagus dong (kalau Arcandra tidak kembali ke Amerika dan memilih tetap tinggal di Indonesia). Saya pikir kalau Presiden mempertimbangkan beliau (Arcandra) untuk dipakai di Indonesia, seribu persen saya setuju," kata Luhut kepada wartawan di Istana Merdeka, Rabu (17/8/2106) petang.

Saat ini, Arcandra tak memiliki kewarganegaraan. Soalnya kewarganegaraan Amerika-nya hangus setelah dilantik Jokowi jadi Menteri ESDM. 

Menurut dia Arcandra sangat dibutuhkan karena sangat kompeten di bidang perminyakan. Arcandra memiliki program untuk menghemat biaya proyek-proyek energi nasional, seperti proyek Blok Masela.

"Kan dia bisa mengurai struktur cost perminyakan, energi. Dan itu menghemat puluhan miliar dollar AS, hal itu akan menguntungkan kita, serta membuat harga-harga mungkin menjadi murah karena kita bisa tahu struktur cost dengan baik," ujar dia.

Dia menambahkan banyak tokoh profesional Indonesia seperti Arcandra yang kini bekerja di luar negeri. Itu sebabnya, Luhut mengajak menghargai orang hebat yang ingin bekerja dan berbakti untuk bangsa sendiri, seperti Arcandra.

"Jadi kalian (wartawan) yang muda-muda menurut hemat saya juga mesti belajar mengapresiasi atas kelebihan orang lain. Dan dia (Arcandra) menurut saya bekerja dengan hati. Banyak Profesor asal Indonesia yang jadi warga negara Amerika, misalnya Profesor Utomo, dan tadi masih ada satu profesor lagi namanya George Anwar, kebetulan orang Padang lagi di Berkeley dan terkenal. Dia salah satu mechanical engineering yang terkenal di Amerika, dan dia ingin juga datang ke Indonesia," tutur dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wacana Dwi Kewarganegaraan, Diaspora Belum Tentu Pulang, Apa yang Kurang dari Indonesia?

Wacana Dwi Kewarganegaraan, Diaspora Belum Tentu Pulang, Apa yang Kurang dari Indonesia?

News | Selasa, 08 September 2026 | 15:43 WIB

Dwi Kewarganegaraan akan Diterapkan di Indonesia, Siapa yang Bisa Dapat Kesempatan ini?

Dwi Kewarganegaraan akan Diterapkan di Indonesia, Siapa yang Bisa Dapat Kesempatan ini?

Sport | Selasa, 21 April 2026 | 22:36 WIB

Muncul Wacana Dwi Kewarganegaraan Indonesia, Begini Respons Menkumham

Muncul Wacana Dwi Kewarganegaraan Indonesia, Begini Respons Menkumham

News | Jum'at, 14 Juni 2024 | 14:59 WIB

Aturan Baru, Anak Kawin Campur Kini Dapat Status Dua Kewarganegaraan

Aturan Baru, Anak Kawin Campur Kini Dapat Status Dua Kewarganegaraan

News | Senin, 27 Juni 2022 | 12:19 WIB

Terkini

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Jakarta | Sabtu, 19 September 2026 | 21:32 WIB

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar, Sudah Pamit ke Bahlil 6 Bulan Lalu

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar, Sudah Pamit ke Bahlil 6 Bulan Lalu

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:18 WIB

Bertemu Presiden UMNO, Surya Paloh: Hubungan Indonesia-Malaysia Tak Boleh Sekadar Hitung Untung Rugi

Bertemu Presiden UMNO, Surya Paloh: Hubungan Indonesia-Malaysia Tak Boleh Sekadar Hitung Untung Rugi

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:05 WIB

4 Cushion Matte Finish untuk Kulit Berminyak, Bikin Makeup Flawless Bebas Kilap

4 Cushion Matte Finish untuk Kulit Berminyak, Bikin Makeup Flawless Bebas Kilap

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 21:00 WIB

Saat Abu Vulkanik Ancam Kualitas Udara, Teknologi Air Purifier Jadi Benteng di Rumah

Saat Abu Vulkanik Ancam Kualitas Udara, Teknologi Air Purifier Jadi Benteng di Rumah

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 21:00 WIB

Kecelakaan Maut di Tuban, Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Peserta Tongklek

Kecelakaan Maut di Tuban, Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Peserta Tongklek

Jatim | Sabtu, 19 September 2026 | 20:40 WIB

×