Bila PDIP Ingin Jadikan Ahok Wagub, Djarot: Ya Pasti Nggak Mau

Rabu, 24 Agustus 2016 | 15:08 WIB
Bila PDIP Ingin Jadikan Ahok Wagub, Djarot: Ya Pasti Nggak Mau
Wakil Gubernur Jakarta yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan bidang Keanggotaan dan Organisasi Djarot Saiful Hidayat [suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Keanggotaan dan Organisasi Djarot Saiful Hidayat mengatakan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tentu menolak bila ada syarat untuk mendapatkan dukungan dari PDI Perjuangan di pilkada Jakarta periode 2017-2022 harus menjadi calon wakil gubernur.

"Ya kan pasti beliau (Ahok) nggak mau," kata Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (24/8/2016)

Djarot mengaku baru mendengar isu semacam itu dari wartawan.

"Nggak tahu saya, siapa yang bilang begitu. Jadi biarkan. Ini kan udah ranah DPP," kata Djarot yang ini menjabat wakil gubernur Jakarta.

Ahok tidak mau terlalu jauh mengomentari isu tersebut. Bagi Djarot, sekarang ini keputusan ada di tangan Megawati Soekarnoputri.

"Jadi kembalikan saja pada proses di DPP partai gitu ya. Kalau orang perorang menyampaikan pendapat, ya sah sah aja. Tapi keputusan tetap ke DPP partai, atau ketua umum," katanya.

Djarot kemudian menyarankan wartawan untuk meminta penjelasan dari Sekretaris Jenderal Hasto Kristianto.

"Yang ngomong udah nggak boleh per orang loh. Jadi harus ditanyakan ke sekjen. Bukan ke kader-kader jadi kalau mau konfirmasi kebenaran, tunggu keputusan DPP karena ini adalah keputusan partai," kata Djarot.

Isu itu berkembang setelah Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira mengatakan apabila Ahok ingin diusung PDI Perjuangan sebaiknya sebagai calon wakil gubernur Jakarta saja.

Ahok menanggapi pernyataan Andreas dengan nada bercanda.

"Memang. Gua memang semuanya itu cocoknya wagub kok. Karena apa? Karena gubernur aslinya itu kan masih Joko Widodo, gua masih wagub," kata Ahok usai menghadiri acara di Jalan Cikini Raya 90, Menteng, Jakarta Pusat.

Menurut Ahok, Jokowi sekarang memang sudah menjadi Presiden RI, tetapi sebenarnya statusnya hanya dipinjam menjadi Kepala Negara. Sedangkan Ahok diberi peran sebagai pejabat gubernur.

"Cuma karena dipinjemin (untuk jadi) Presiden, ‎jadi gua kaya akting gubernur," kata Ahok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI