Inilah 5 Ritual Aneh Dimas Kanjeng Sebelum Gandakan Uang

Ardi Mandiri | Rinaldi Aban | Suara.com

Kamis, 06 Oktober 2016 | 11:28 WIB
Inilah 5 Ritual Aneh Dimas Kanjeng Sebelum Gandakan Uang
Dimas Kanjeng Taat Pribadi dalam salah satu adegan videonya. [YouTube/screen grab]

Suara.com - Nama Dimas Kanjeng Taat Pribadi beberapa minggu belakangan ini menghebohkan publik, lantaran mampu menggandakan uang dalam jumlah yang banyak.

Selain bisa menggandakan uang, Dimas Kanjeng juga mengelola sebuah padepokan. Pdepokan yang terletak di Dusun Cangkelek, desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur itu, para santri diajarkan untuk menggandakan uang.

Sebelum menggandakan uang, Dimas Kanjeng dan santrinya melakukan berbagai ritual aneh. Seperti apa ritual tersebut? berikut ulasannya.

 1. Mahar

Untuk bisa menjadi pengikut Dimas Kanjeng, para santri harus membayar mahar dan sebuah emas. Nilai maharnya bervariasi antara Rp250 ribu-Rp1 juta.

2.Istighasah Besar

Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi memang sering melakukan istighasah besar serta bakti sosial di sekitar desa setempat.

"Para pengikutnya juga sering melakukan istighasah dan bakti sosial membagi sembako sejak tahun 2006, tapi uangnya tidak tahu dari mana kok tiba tiba mereka melakukan bakti sosial," tutur Camat Gading, Slamet Hariyanto.

 3. Salawat Fulus

Salawat Fulus artinya salawat untuk menggandakan uang. Salawat ini dibaca oleh para pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi yakni saat mereka usai melaksanakan salat wajib.

Untuk bacaan Salawat Fulus yakni Allohumma sholli ala sayyidina Muhammadanil mab’uwtsi solatan tadribu biha amwalu wal fulusu wamalbusu wal madh’umu biadadi wa nafasin baynahum ya faihun ya faihun ya rojiun.

Yang artinya: kami mendoakan salawat kepada nabi muhamad utusan, salawat yang mampu melipatgandakan harta, uang, pakaian dan makanaan di setiap kedipan mata dan hembusan napas, semoga beruntung, semoga beruntung semoga uangnya kembali.

4. Wihdatul Wujud

Adapun temuan ajaran Dimas Kanjeng Taat Pribadi adalah berupa wirid dan bacaan. Bacaan tersebut ditulis dalam lembar-lembar kertas dan dibagikan kepada pengikutnya. Di antara bacaan dalam lembar kertas hasil temuan MUI Jatim yakni sirrullah, dzatullah, sifatullah, wujudullah, ya ingsun sejatining Allah, wujud ingsun dzat Allah huakbar huakbar huakbar huallahuakbar Allahu Allah.

 5. Jimat

Jimat-jimat ini diwajibkan dibeli oleh pengikutnya. Sebut saja Kotak ATM Dapur, Kartu Karomah, Batu Pancaroba, Minyak Kantong Hijau, Minyak Pengisian, dan Jimat Kotak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Geger, Setengah Ton Emas Palsu dari Dimas Kanjeng Ditemukan

Geger, Setengah Ton Emas Palsu dari Dimas Kanjeng Ditemukan

News | Kamis, 06 Oktober 2016 | 11:23 WIB

Benarkah Ada Polisi Ikut Jaringan Padepokan Dimas Kanjeng?

Benarkah Ada Polisi Ikut Jaringan Padepokan Dimas Kanjeng?

News | Kamis, 06 Oktober 2016 | 10:57 WIB

Terkini

Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional

Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 22:11 WIB

Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI

Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 22:05 WIB

Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?

Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:54 WIB

LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun

LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:35 WIB

Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang

Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:24 WIB

Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta

Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:17 WIB

Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia

Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:52 WIB

9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan

9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:52 WIB

Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur

Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:33 WIB

Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir

Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:24 WIB