Suara.com - Seorang bocah perempuan berusia dua tahun meninggal dunia setelah terkunci di dalam mobil selama hampir sembilan jam. Sang ibu lupa bahwa putrinya masih duduk di kursi belakang ketika ia keluar dari mobil untuk bekerja.
Insiden ini berawal saat si ibu berangkat kerja sembari membawa putrinya yang duduk di kursi belakang mobil. Sesampainya di tempat kerjanya, yakni Pusat Medis VA North Carolina, pada Kamis (7/10/2016), ia langsung pergi begitu saja. Ketika itu, waktu menunjukkan beberapa menit menjelang pukul 8 pagi.
Anak perempuan malang itu terlihat berada di dalam mobil Chevrolet hitam sang ibu oleh seorang pejalan kaki, sekitar pukul 4.40 petang. Saat itu, jendela dalam keadaan tertutup rapat.
Petugas yang dipanggil ke lokasi langsung memecahkan kaca mobil untuk menyelamatkan si bocah. Mereka berupaya menyelamatkan nyawa si bocah, namun tidak berhasil. Bocah perempuan itupun dinyatakan meninggal dunia di lokasi.
Suhu udara hari itu tercatat bervariasi, antara 21 sampai 26 derajat Celsius. Itu artinya, di dalam kendaraan suhu bisa mencapai 48 derajat Celcius.
Para penyidik kepolisian dikabarkan tengah mengumpulkan informasi dari pihak keluarga dan petugas rumah sakit tempat sang ibu bekerja. Lansiran Salisbury Post, petugas belum menentukan apakah akan menjatuhkan tuntutan kepada sang ibu. (Dailymail)