Lagi-lagi Isu SARA, Sayangnya Warga Jakarta Sudah Cerdas

Siswanto | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Senin, 10 Oktober 2016 | 19:25 WIB
Lagi-lagi Isu SARA, Sayangnya Warga Jakarta Sudah Cerdas
KPUD DKI Jakarta di Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

"Saya berharap akan adanya perubahan yang jauh lebih baik nanti, dan siapapun nanti yang akan terpilih, semoga mampu memperbaiki Jakarta dengan lebih baik," katanya.

Banyak persepsi masyarakat Jakarta mengenai calon gubernur dan wakil gubernur. 

Khairia, warga Lenteng Agung, Jakarta Selatan, mengimbau masyarakat jangan mudah percaya dengan isu SARA

"Tidak profesional bila menjatuhkan lawan melalui isu SARA. Kita tidak setuju (kalau agama dibawa-bawa di Pilkada), karena agama itu kan sensitif dan di khawatirkan akan adanya perpecahan juga," kata Khairia.

Khairia akan memilih gubernur dan wakil gubernur Jakarta dengan melihat program kerja dan buktinya. 

Perempuan yang mengenakan kerudungan itu mengusulkan agar pasangan calon dan tim sukses lebih mendekatkan diri kepada masyarakat. Salah satu caranya, mereka diminta membantu petugas kepolisian untuk mengatur lalu lintas. 

"Inget lho, mengurai kemacetan, bukan menambah kemacetan. Tak perlu untuk mengundang wartawan, tapi cukup membantu saja. Toh masyarakat akan tau itu dari tim sukses mana," kata Khairia.

Sependapat dengan Khairia, Anisa tidak setuju agama dibawa-bawa di pilkada.

Dia mengikuti pemberitaan yang tengah hangat saat ini mengenai dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

"Sekarang gini aja, banyak kan yang bilang jangan mau dipimpin sama orang kafir atau yahudi. Nah sekarang coba lihat ruang lingkup yang lebih kecil, dikantor bosnya asli pribumi atau matanya sipit? Petinggi di kantor itu pakai peci atau pakai kalung salib?" kata dia.

Karyawan di salah satu bank di Jatinegara, Jakarta Timur, itu, mengatakan dari zaman dahulu sudah ada anjuran memilih pemimpin yang seagama. Namun, Anisa lagi-lagi menyarankan kepada masyarakat melihat keperibadian orang bukan hanya dari agama untuk persoalan memimpin di Jakarta.

"Kalau kita milih pemimpin yang seagama tapi orang itu korupsi kan sama saja, kita membuka jalan bagi dia untuk korupsi lagi. Kita dosa-dosa juga kan?" katanya.

"Lebih baik pilih pemimpin yang beda agama tapi dia lurus. Toh yang dipimpin pemerintahan bukan diri kita. Kecuali kalau dia beda agama sama kita tapi kita diharuskan pindah agama pas dia terpilih, itu beda lagi ceritanya. Selama dia nggak menyesatkan ya kenapa kita nggak pilih orang yang lebih baik," katanya menambahkan.

Warga Ciracas, Jakarta Timur, Popy, menyatakan tak melihat siapa yang akan menjadi pemimpin Jakarta berikutnya berdasarkan keyakinan. Namun, dia menuturkan lingkungan di dekat tempat tinggalnya banyak warga yang melihat pemimpin DKI berikutnya berdasarkan kesamaan agama.

"Kalau gue pribadi. Ya soal action (tindakan calon) itu sendiri. Hasilnya apa, nggak cuman omongan aja. Gue 65 persen nggak setuju agama dibawa-bawa di pilkada, 35 persen gue masih mikir, kenapa keras banget orang-orang nggak setuju soal perbedaan agama," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kawasan Pemukiman Padat Menteng Tenggulun Akan Ditata Jadi Kampung Tematik

Kawasan Pemukiman Padat Menteng Tenggulun Akan Ditata Jadi Kampung Tematik

Foto | Rabu, 28 Januari 2026 | 18:57 WIB

Dedi Mulyadi Akui Marketnya Makin Luas Gara-Gara Sering Ngonten, Mau Nyapres?

Dedi Mulyadi Akui Marketnya Makin Luas Gara-Gara Sering Ngonten, Mau Nyapres?

Entertainment | Selasa, 05 Agustus 2025 | 21:36 WIB

Jatuh Bangun Nasib Ridwan Kamil: Gagal di Jakarta, Kini Terseret Isu Korupsi dan Perselingkuhan

Jatuh Bangun Nasib Ridwan Kamil: Gagal di Jakarta, Kini Terseret Isu Korupsi dan Perselingkuhan

Lifestyle | Kamis, 27 Maret 2025 | 16:36 WIB

Ashley Tanah Abang Jakarta: Hadirkan Kamar Tematik Keluarga untuk Liburan yang Lebih Seru

Ashley Tanah Abang Jakarta: Hadirkan Kamar Tematik Keluarga untuk Liburan yang Lebih Seru

Lifestyle | Jum'at, 21 Februari 2025 | 18:30 WIB

Tim RIDO Laporkan KPU ke DKPP dan Minta Pemungutan Suara Ulang, Anies: No Comment!

Tim RIDO Laporkan KPU ke DKPP dan Minta Pemungutan Suara Ulang, Anies: No Comment!

Kotak Suara | Sabtu, 07 Desember 2024 | 19:27 WIB

Pilkada DKI: El Rumi Pilih Dharma-Kun, Soroti Masalah Kabel Listrik

Pilkada DKI: El Rumi Pilih Dharma-Kun, Soroti Masalah Kabel Listrik

Video | Rabu, 27 November 2024 | 16:00 WIB

Cak Lontong 'Ronda' Amankan Suara Pramono-Rano di Masa Tenang Pilkada

Cak Lontong 'Ronda' Amankan Suara Pramono-Rano di Masa Tenang Pilkada

Kotak Suara | Minggu, 24 November 2024 | 16:10 WIB

Masa Tenang Pilkada DKI: Bawaslu Incar Pelaku Politik Uang Hingga Gang-gang Sempit!

Masa Tenang Pilkada DKI: Bawaslu Incar Pelaku Politik Uang Hingga Gang-gang Sempit!

Kotak Suara | Minggu, 24 November 2024 | 14:47 WIB

Endorse Prabowo ke RK Masih Abu-abu, Ini 'Daerah Kekuasaan' Anies-Ahok buat Menangkan Pramono di Jakarta

Endorse Prabowo ke RK Masih Abu-abu, Ini 'Daerah Kekuasaan' Anies-Ahok buat Menangkan Pramono di Jakarta

Kotak Suara | Minggu, 17 November 2024 | 14:46 WIB

Pj Gubernur Teguh Pastikan Komitmen Sukseskan Pilkada Damai dan Tertib

Pj Gubernur Teguh Pastikan Komitmen Sukseskan Pilkada Damai dan Tertib

Foto | Kamis, 14 November 2024 | 12:58 WIB

Terkini

Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan

Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:09 WIB

Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai

Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:57 WIB

Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!

Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:46 WIB

Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun

Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:38 WIB

Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini

Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:37 WIB

Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini

Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:25 WIB

Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:21 WIB

Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup

Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:16 WIB

Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif

Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:10 WIB

Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil

Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:06 WIB