"Hotdog" Diubah di Malaysia Demi Dapat Sertifikat Camilan Halal

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Rabu, 19 Oktober 2016 | 06:03 WIB
"Hotdog" Diubah di Malaysia Demi Dapat Sertifikat Camilan Halal
Ilustrasi hotdog atau sosis panggang. (shutterstock)

Suara.com - Kebanyakan outlet makanan di negara mayoritas Muslim, Malaysia harus mengubah nama kudapan hotdog. Sebab jika tidak, makanan dengan nama hotdog tidak akan lolos sertifikasi halal.

Keputusan tersebut juga berlaku untuk makanan yang berhubungan dengan kata dog atau anjing. Menurut otoritas lembaga agama di Malaysia, nama tersebut buruk di media sosial karena dijadikan simbol ejekan.

"Apa (halal) produk yang membuat konsumen bingung? Kita harus berubah," kata Sirajuddin Suhaimee, direktur divisi halal dari Departemen Pembangunan Islam.

"Dalam Islam, anjing dianggap haram dan nama itu tidak akan mendapatkan sertifikasi halal," lanjut dia.

Banyak PKL dan restoran halal menjual hotdog di Malaysia. Sirajuddin mengatakan pemeriksaan akan dilakukan kepada outlet tersebut. Mereka harus membuat sertifikasi halal.

Salah satu gerai yang banyak menjual hotdog adalah Bibi Anne. Bibi Anne memiliki 45 outlet di Malaysia dan rencananya akan memperluas penjualanya. Kepada AFP, ia tidak keberatan untuk mengubah nama pretzel hotdog-nya.

"Ini masalah kecil. Kami baik-baik saja dengan mengubah nama dan masih berjualan," kata Farhatul Kamilah Mohamed Sazali, seorang eksekutif di Bibi Anne Malaysia.

Malaysia telah lama mempraktikkan bentuk moderat dari Islam, tetapi sikap konservatif masih meningkat. (AFP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Boko Haram Bebaskan 21 Siswi

Boko Haram Bebaskan 21 Siswi

News | Kamis, 13 Oktober 2016 | 18:15 WIB

75 Ribu Anak di Nigeria Terancam Kelaparan

75 Ribu Anak di Nigeria Terancam Kelaparan

News | Jum'at, 30 September 2016 | 05:00 WIB

Bantah Terluka Parah, Bos Boko Haram Eksis di Medsos

Bantah Terluka Parah, Bos Boko Haram Eksis di Medsos

News | Minggu, 25 September 2016 | 19:51 WIB

Pokemon Go Digugat di India, Dituding Melecehkan Hindu

Pokemon Go Digugat di India, Dituding Melecehkan Hindu

Tekno | Rabu, 07 September 2016 | 18:40 WIB

Tunggangi Unta, Militan Boko Haram Bunuh 5 Warga di Niger

Tunggangi Unta, Militan Boko Haram Bunuh 5 Warga di Niger

News | Minggu, 04 September 2016 | 05:15 WIB

Bos Boko Haram Terluka Parah

Bos Boko Haram Terluka Parah

News | Selasa, 23 Agustus 2016 | 14:51 WIB

Para Siswi Nigeria yang Diculik Boko Haram Muncul di Video

Para Siswi Nigeria yang Diculik Boko Haram Muncul di Video

News | Senin, 15 Agustus 2016 | 02:59 WIB

Boko Haram Pecah Gara-gara ISIS

Boko Haram Pecah Gara-gara ISIS

News | Jum'at, 05 Agustus 2016 | 10:11 WIB

MUI Lebak Keluarkan Fatwa Haram untuk Pokemon GO

MUI Lebak Keluarkan Fatwa Haram untuk Pokemon GO

Tekno | Minggu, 24 Juli 2016 | 16:53 WIB

Arab Saudi Bantah Keluarkan Fatwa Haram untuk Pokemon Go

Arab Saudi Bantah Keluarkan Fatwa Haram untuk Pokemon Go

Tekno | Jum'at, 22 Juli 2016 | 06:47 WIB

Terkini

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 22:00 WIB

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 21:00 WIB

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:51 WIB

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:09 WIB

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:02 WIB

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:45 WIB

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:21 WIB

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:06 WIB

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:39 WIB

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:37 WIB