Data Kemiskinan di Jawa Barat Janggal

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 19 Oktober 2016 | 23:12 WIB
Data Kemiskinan di Jawa Barat Janggal
Ilustrasi kemiskinan. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Pusat Data dan Analisa Pembangunan (Pusdalisbang) Pemerintah Provinsi Jawa Barat menemukan sejumlah kejanggalan data kemiskinan di wilayahnya.

Kepala Pusdalisbang Jawa Barat Agus Ismail mengatakan kejanggalan itu antara lain sekitar 1.700 kepala keluarga dengan latar belakang pekerjaan sebagai anggota polisi/TNI, PNS sampai legislator masuk kategori miskin.

"Data kemiskinan tersebut diperoleh dari pemerintah pusat melalui Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). Setelah kami mendalami data TNP2K, kami menemukan keunikan yakni dari empat juta warga miskin, ada 48 KK lulusan S2 dan S3, kemudian 1.700 KK status pekerjaan sebagai PNS, anggota polisi/TNI, anggota DPRD masuk kategori miskin," katanya saat rapat Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) di Kantor Bappeda Jawa Barat, Bandung, Rabu (19/10/2016).

Ia mengaku tidak mengetahui kebenaran di lapangan apakah data 1.700 KK itu salah dalam pengisian data atau memang benar tergolong sebagai warga miskin sehingga diperlukan verifikasi ulang.

"Jadi kami bukan meragukan data yang ada tapi ingin lihat kebenarannya," kata dia.

Menurut dia, verifikasi ulang ini penting untuk mengetahui jumlah pasti warga miskin di Jawa Barat. Karena data tersebut akan menentukan rencana program penanggulangan kemiskinan pada 2017 di Jawa Barat.

"Nanti itu akan kami laporkan data yang ada dan akan kita sampaikan ke TNP2K untuk mengoreksi. Karena kami tidak memiliki kewenangan untuk mengoreksi," kata dia.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan, pemutakhiran data kemiskinan mutlak dilakukan dan jangan sampai anggaran untuk pengentasan kemiskinan ini terbuang percuma karena tidak akuratnya data.

"Sehingga jangan sampai menambah anggaran untuk pengentasan kemiskinan, tapi tidak signifikan kemiskinan berkurang. Perlu mengenali di tempat mana kemiskinan terjadi sehingga anggaran diarahkan secara tepat dan rumah tangga sasaran yang tepat," kata dia.

Menurut dia untuk merencanakan program pengentasan kemiskinan perlu ditopang dengan data yang tepat.

"Jangan sampai dari 2011, itu saja datanya. Sementara ada yang baru jatuh miskin ada yang keluar dari kemiskinan, tidak terdata," kata dia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Misbakhun Serukan Muharram Jadi Momentum Ikhtiar Kemanusiaan

Misbakhun Serukan Muharram Jadi Momentum Ikhtiar Kemanusiaan

News | Selasa, 18 Oktober 2016 | 12:49 WIB

Gerindra Kritik Pembangunan di Jakarta Tak Sentuh Wong Cilik

Gerindra Kritik Pembangunan di Jakarta Tak Sentuh Wong Cilik

News | Rabu, 05 Oktober 2016 | 20:16 WIB

Luhut Optimis Pulau Jawa Sepenuhnya Terhubung Jalan Tol di 2019

Luhut Optimis Pulau Jawa Sepenuhnya Terhubung Jalan Tol di 2019

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 19:08 WIB

Demi Anak Bisa Sekolah, Sopir Bajaj Ini Kerja Siang Malam

Demi Anak Bisa Sekolah, Sopir Bajaj Ini Kerja Siang Malam

News | Kamis, 29 September 2016 | 22:50 WIB

Pahit Getir Perjuangan Sopir Bajaj Menghidupi Sang Anak

Pahit Getir Perjuangan Sopir Bajaj Menghidupi Sang Anak

News | Kamis, 29 September 2016 | 22:44 WIB

Ini Sejumlah Prinsip yang Salah dan Menghambat Orang Jadi Kaya

Ini Sejumlah Prinsip yang Salah dan Menghambat Orang Jadi Kaya

Bisnis | Senin, 26 September 2016 | 06:08 WIB

Ini 6 Jurus Buat Anda Supaya Bisa Kaya

Ini 6 Jurus Buat Anda Supaya Bisa Kaya

Bisnis | Senin, 26 September 2016 | 05:54 WIB

Tingkat Kemiskinan Masih Tinggi

Tingkat Kemiskinan Masih Tinggi

Foto | Selasa, 20 September 2016 | 16:12 WIB

Rizal Ramli Kritik Kemiskinan di Jakarta Akibat Pembangunan

Rizal Ramli Kritik Kemiskinan di Jakarta Akibat Pembangunan

News | Kamis, 15 September 2016 | 14:42 WIB

Ibu Muda Racuni 3 Anak Kandung dan Membacoknya dengan Kampak

Ibu Muda Racuni 3 Anak Kandung dan Membacoknya dengan Kampak

News | Selasa, 13 September 2016 | 15:23 WIB

Terkini

Tak Menyerah, Sony Sanjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Setelah Ditolak Kejagung

Tak Menyerah, Sony Sanjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Setelah Ditolak Kejagung

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:02 WIB

Penumpang Pasar Senen Kalahkan Gambir, Tren Perjalanan Kelas Ekonomi Menguat

Penumpang Pasar Senen Kalahkan Gambir, Tren Perjalanan Kelas Ekonomi Menguat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:57 WIB

HUT Jakarta ke-499, Pemprov DKI Terima 499 Sertifikat Aset Daerah Senilai Rp 22,2 Triliun

HUT Jakarta ke-499, Pemprov DKI Terima 499 Sertifikat Aset Daerah Senilai Rp 22,2 Triliun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:49 WIB

Dianugerahi Lencana Emas di Gorontalo, Prabowo Dinilai Berjasa Bagi Petani-Nelayan

Dianugerahi Lencana Emas di Gorontalo, Prabowo Dinilai Berjasa Bagi Petani-Nelayan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:40 WIB

Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo, Pesertanya Ada yang Dibayar Rp 200 Ribu

Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo, Pesertanya Ada yang Dibayar Rp 200 Ribu

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:25 WIB

DPR Apresiasi Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung

DPR Apresiasi Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:17 WIB

Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf

Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:03 WIB

Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali

Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:57 WIB

Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes

Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:57 WIB

KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar

KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:57 WIB