PKL Ini Duitnya Sebulan Lebihi Orang Kantoran Jakarta

Siswanto | Suara.com

Kamis, 20 Oktober 2016 | 19:45 WIB
PKL Ini Duitnya Sebulan Lebihi Orang Kantoran Jakarta
Pedagang kaki lima [suara.com/Marselinus Kalis]

Suara.com - Isu kenaikan upah minimum Provinsi Jakarta saat ini sedang hangat-hangatnya. Tahun baru berarti upah baru seiring dengan meningkatnya kebutuhan hidup.

Anggota Dewan Pengupahan dari unsur buruh menginginkan UMP DKI 2017 naik menjadi Rp3,8 juta dengan mengacu pada kebutuhan hidup layak di tujuh pasar tradisional. Tetapi, unsur pengusaha mengusulkan upah hanya Rp3,3 juta dengan acuan PP Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

Sejumlah pedagang kaki lima yang ditemui Suara.com, hari ini, ternyata ikut memperhatikan isu UMP yang sedang diperjuangkan para buruh.

Para PKL ikut prihatin, meskipun mereka tak terdampak UMP.

Mereka bersyukur selama ini tetap dapat mencari nafkah di Jakarta. Supriyadi (25), warga asal Sampang, Madura, Jawa Timur, mengaku sudah delapan tahun berjualan es kelapa di Mangga Dua.

Awalnya, dia tidak mau mengungkapkan penghasilannya karena tidak enak dengan nasib buruh yang sedang memperjuangkan UMP. Tetapi lama-lama dia terbuka.

"Kalau pendapatan yang paling gede itu biasanya Rp10 juta per bulan. Paling dikit itu Rp7 juta. Kalau untuk bulan puasa, pembelinya, kan meningkat paling dikit Rp15 juta, paling gede Rp40 juta," kata Supriyadi kepada Suara.com di depan ruko Ibis Mangga Dua.

Kemudian dia mengungkapkan pendapatan terbesar yang pernah dicapainya dalam setahun.

"Dalam satu tahun untung bersihnya paling kecil itu Rp100 juta kalau paling besar pek go atau 150 (Rp150 juta)," tuturnya

Tak heran dengan jumlah pendapatan Supriyadi. Soalnya, dia menjual harga es kelapa per gelas Rp5 ribu kali minimal 300 gelas. Dan setiap hari, dagangannya pasti habis.

Dengan penghasilan sebesar itu setiap bulan, Supriyadi mengaku tidak kesusahan.

"Untuk hidup sehari-hari alhamdulillah cukup," tuturnya.

Ketika ditanya berapa penghasilan ideal untuk warga yang tinggal di Jakarta, menurut dia, sekitar Rp15 juta.

"Paling aman hidup di Jakarta itu pendapatannya sekitar Rp15 jutaanlah, soalnya, Rp15 juta itu buat kebutuhan bayar listrik Rp1 juta, semacam air Rp1,5 juta, setelah itu baru buat dagangan, kayak lapak (tempat penjualan) es kelapa Rp150 ribu, terus bayar orang angkat sampah kelapa Rp250 ribu," katanya.

Banyak warga Jakarta yang memilih menjadi usah sendiri ketimbang menjadi karyawan perusahaan yang gajinya kecil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nekat Jualan di Trotoar Tanah Abang, Wali Kota Ancam PKL Bandel dengan Pidana Ringan!

Nekat Jualan di Trotoar Tanah Abang, Wali Kota Ancam PKL Bandel dengan Pidana Ringan!

News | Senin, 23 Februari 2026 | 15:19 WIB

Satpol PP Duren Sawit 'Bersihkan' Trotoar dari 11 PKL dan 5 Motor Parkir Liar

Satpol PP Duren Sawit 'Bersihkan' Trotoar dari 11 PKL dan 5 Motor Parkir Liar

News | Rabu, 18 Februari 2026 | 18:38 WIB

Pramono Larang PKL Jualan di Trotoar, Penertiban Diminta Permanen

Pramono Larang PKL Jualan di Trotoar, Penertiban Diminta Permanen

News | Sabtu, 14 Februari 2026 | 15:14 WIB

Ikuti Perintah Prabowo, Gubernur Pramono Bakal Tertibkan Atribut Partai dan PKL di Trotoar

Ikuti Perintah Prabowo, Gubernur Pramono Bakal Tertibkan Atribut Partai dan PKL di Trotoar

News | Selasa, 03 Februari 2026 | 12:34 WIB

Ribuan Buruh Mau Geruduk Istana Hari Ini, Bawa Tiga Tuntutan Mendesak

Ribuan Buruh Mau Geruduk Istana Hari Ini, Bawa Tiga Tuntutan Mendesak

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 09:16 WIB

Kampung Starling: Riuh Rendah 'Dapur' Kafein Ibu Kota yang Terjepit Beton dan Janji Politik

Kampung Starling: Riuh Rendah 'Dapur' Kafein Ibu Kota yang Terjepit Beton dan Janji Politik

News | Senin, 19 Januari 2026 | 11:40 WIB

Pemprov DKI Jakarta Pertahankan Angka UMP 2026 di Rp5,7 Juta Meski Buruh Menolak

Pemprov DKI Jakarta Pertahankan Angka UMP 2026 di Rp5,7 Juta Meski Buruh Menolak

News | Jum'at, 09 Januari 2026 | 19:34 WIB

Suara dari Aksi Buruh: Hidup di Jakarta Butuh Rp6,4 Juta, Upah Saat Ini Tak Cukup

Suara dari Aksi Buruh: Hidup di Jakarta Butuh Rp6,4 Juta, Upah Saat Ini Tak Cukup

News | Jum'at, 09 Januari 2026 | 07:16 WIB

Buruh Tuntut UMP DKI Rp5,89 Juta, Said Iqbal: Ngopi di Hotel Saja Rp50 Ribu!

Buruh Tuntut UMP DKI Rp5,89 Juta, Said Iqbal: Ngopi di Hotel Saja Rp50 Ribu!

News | Kamis, 08 Januari 2026 | 13:50 WIB

Ribuan Buruh Geruduk Istana, Tuntut Revisi UMP DKI dan UMSK Jawa Barat

Ribuan Buruh Geruduk Istana, Tuntut Revisi UMP DKI dan UMSK Jawa Barat

News | Kamis, 08 Januari 2026 | 08:25 WIB

Terkini

Pramono Anung dan Bang Doel Bakal Salat Idul Fitri di Balai Kota, Khatib Diisi Maruf Amin

Pramono Anung dan Bang Doel Bakal Salat Idul Fitri di Balai Kota, Khatib Diisi Maruf Amin

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:46 WIB

Klaim Angka Kecelakaan dan Fatalitas Turun, Kakorlantas: Mudik Aman, Keluarga Bahagia

Klaim Angka Kecelakaan dan Fatalitas Turun, Kakorlantas: Mudik Aman, Keluarga Bahagia

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:39 WIB

Prabowo Ucapkan Selamat Idulfitri 1447 H, Ajak Perkuat Persatuan dan Bangun Indonesia Lebih Kuat

Prabowo Ucapkan Selamat Idulfitri 1447 H, Ajak Perkuat Persatuan dan Bangun Indonesia Lebih Kuat

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:30 WIB

Puncak Mudik 2026 Terlewati, Polri: Naik 4,26 Persen dan Tetap Terkendali

Puncak Mudik 2026 Terlewati, Polri: Naik 4,26 Persen dan Tetap Terkendali

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:19 WIB

Malam Takbir di Bundaran HI, Pramono: Pemprov Jakarta Ingin Hadirkan Ruang Aman dan Nyaman

Malam Takbir di Bundaran HI, Pramono: Pemprov Jakarta Ingin Hadirkan Ruang Aman dan Nyaman

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:04 WIB

Pengiriman Pasukan Perdamaian Indonesia ke Gaza Ditunda, Prabowo Tegaskan Bukan untuk Lucuti Senjata

Pengiriman Pasukan Perdamaian Indonesia ke Gaza Ditunda, Prabowo Tegaskan Bukan untuk Lucuti Senjata

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 21:50 WIB

Cerita Warga Pilih Takbiran di Bundaran HI, Ogah Mudik Gegara Takut Ditanya Kapan Nikah

Cerita Warga Pilih Takbiran di Bundaran HI, Ogah Mudik Gegara Takut Ditanya Kapan Nikah

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 21:43 WIB

Ucapkan Selamat Idulfitri, Prabowo Subianto Ajak Masyarakat Pererat Persatuan

Ucapkan Selamat Idulfitri, Prabowo Subianto Ajak Masyarakat Pererat Persatuan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 21:41 WIB

Potret Hangat Lebaran Presiden Prabowo: Makan Bareng Titiek Soeharto, Didit, dan Bobby Kertanegara

Potret Hangat Lebaran Presiden Prabowo: Makan Bareng Titiek Soeharto, Didit, dan Bobby Kertanegara

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 21:27 WIB

Israel Blokir Akses Al Aqsa untuk Pertama Kali Sejak 1967, Ratusan Umat Muslim Gagal Salat Id

Israel Blokir Akses Al Aqsa untuk Pertama Kali Sejak 1967, Ratusan Umat Muslim Gagal Salat Id

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 21:10 WIB