Megawati Soekarnoputri Buka Pameran Arsip RI di Paris

Adhitya Himawan

Selasa, 25 Oktober 2016 | 06:20 WIB
Megawati Soekarnoputri Buka Pameran Arsip RI di Paris
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengantarkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat menyerahkan formulir pendaftaran ke KPU DKI Jakarta [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri membuka pameran arsip Indonesia yang diadakan Kantor Delegasi Tetap RI untuk UNESCO bekerja sama dengan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) di Markas UNESCO Paris, Prancis.

Pameran tersebut bertajuk "Preservation of Indonesian Archives and Documentary Heritage: Asian-African Conference, Non-Aligned Movement, and Indian-Ocean Tsunami Archives", kata Duta Besar/Deputi Wakil Tetap RI di UNESCO, Fauzi Soelaiman, Senin (24/10/2016).

Dalam pameran yang diselenggarakan tanggal 24 hingga 28 Oktober tersebut, terdapat 60 foto dari beberapa peristiwa bersejarah Indonesia, yaitu Konperensi Asia Afrika tahun 1955 di Bandung, Gerakan Non Blok, dan bencana Tsunami Aceh tahun 2004.

Duta Besar/Deputi Wakil Tetap RI di UNESCO, Fauzi Soelaiman mengatakan, UNESCO dipilih sebagai tempat penyelenggaraan pameran mengingat arsip KAA 1955 telah terdaftar sebagai Memory of the World UNESCO, sedangkan arsip Gerakan Non Blok dan Bencana Tsunami Aceh sedang dalam proses nominasi.

Dalam acara pembukaan pameran yang dihadiri Asisten Direktur Jenderal UNESCO Bidang Komunikasi dan Informasi, Frank La Rue dan para duta besar negara-negara anggota UNESCO, korps diplomatik, dan kalangan masyarakat Indonesia di Prancis, Dubes RI di Paris yang juga Delegasi Tetap RI untuk UNESCO, Dr. Hotmangaradja Pandjaitan, memperkenalkan ketiga arsip tersebut sebagai catatan sejarah yang tidak dapat dihapus dari ingatan rakyat Indonesia.

Hadir dalam acara pembukaan pameran Kepala ANRI Dr. Mustari Irawan beserta wakil dan pejabat lainnya yang datang khusus ke Paris mengawal pameran.

Dalam sambutannya Presiden ke-5 RI Megawati mengungkapkan pentingnya arsip sebagai catatan sejarah suatu bangsa. Kehadiran dalam upacara pembukaan pameran arsip Indonesia juga bukan merupakan sebuah kebetulan, mengingat Megawati muda adalah salah satu saksi sejarah pada penyelenggaraan Konperensi Asia Afrika yang dimotori Bung Karno, serta menjadi delegasi termuda dalam KTT Gerakan Non Blok tahun 1961 di Beograd.

Megawati juga menekankan perlunya dunia memilih jalan kebudayaan dan jalan damai, seperti yang sudah dicetuskan oleh para pemimpin bangsa yang menjadi pelopor Gerakan Non Blok.

Dikatakannya Gerakan itu adalah gerakan politik kebudayaan yang menjadikan keberagaman suku, agama, kepercayaan, dan ras bukan sebagai sumber konflik, tetapi sebagai kekuatan.

Menutut Megawati, Gerakan itu mampu melintasi benua, terjadi lintas negara, dalam satu ikatan emosional keyakinan bahwa harus hadir sebuah tatanan dunia baru, dunia tanpa "exploitation de l'homme par l'home' dan exploition de nation par nation".

"Gerakan tersebut dapat kita baca dan pelajari dalam arsip-arsip Konferensi Asia Afrika dan Gerakan Non Blok," ujarnya, Pada kesempatan tersebut, Megawati mengucapkan terima kasih kepada UNESCO yang telah memberikan kesempatan kepada Indonesia untuk mendaftarkan catatan-catatan sejarah terpentingnya sebagai bagian dari Memory of the World, serta kepada beberapa negara sahabat seperti Aljazair, Serbia, dan Sri Lanka, yang turut serta mendukung pendaftaran arsip Gerakan Non Blok sebagai program Memory of the World UNESCO.

Dengan semangat kemanusiaan dan perdamaian juga, Megawati mengungkapkan alasan memilih Bencana Tsunami Aceh untuk diusulkan sebagai Memory of the World UNESCO pada masa yang akan datang, yaitu untuk mengingatkan dunia akan rasa kemanusiaan dan solidaritas untuk saling membantu dalam situasi yang sulit.

Menurut Dubes Fauzi Soelaiman, sudah ada lima dokumen Indonesia berada dalam ingatan dunia (Memory of the World) yang terdaftar di UNESCO dan tahun ini Indonesia akan memasukkan empat lagi yaitu Panji Tales Manuscrips, Borobudur Conservation Archives, The Archives of non-Aligned Movement Summit Meeting 1961-1992 dan Indian Ocean Tsunami Archives.  (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cagub PDIP Ziarah Makam Bung Karno

Cagub PDIP Ziarah Makam Bung Karno

Foto | Senin, 10 Oktober 2016 | 16:23 WIB

Kata PDIP soal Pertarungan Tiga 'Dinasti' di Pilkada DKI

Kata PDIP soal Pertarungan Tiga 'Dinasti' di Pilkada DKI

News | Minggu, 25 September 2016 | 18:57 WIB

Rumah Megawati Digeruduk Pengurus Pramuka, Ada Apa?

Rumah Megawati Digeruduk Pengurus Pramuka, Ada Apa?

News | Minggu, 25 September 2016 | 16:44 WIB

Kesal Ahok Diusung Lagi, Ratna Sebut Mega Gagal Jadi Anak Sukarno

Kesal Ahok Diusung Lagi, Ratna Sebut Mega Gagal Jadi Anak Sukarno

News | Rabu, 21 September 2016 | 17:40 WIB

Amien Rais: Saat Ini, Megawati Kunci Pilgub Jakarta

Amien Rais: Saat Ini, Megawati Kunci Pilgub Jakarta

News | Minggu, 18 September 2016 | 17:18 WIB

Rizal Ramli Puji Megawati Sangat Piawai dalam Berpolitik

Rizal Ramli Puji Megawati Sangat Piawai dalam Berpolitik

News | Sabtu, 17 September 2016 | 10:32 WIB

Pendukung Risma Titip Mawar Merah Buat Megawati

Pendukung Risma Titip Mawar Merah Buat Megawati

News | Kamis, 15 September 2016 | 20:48 WIB

Mega Akan Tunjuk Cagub-Cawagub DKI di Masa "Injury Time"?

Mega Akan Tunjuk Cagub-Cawagub DKI di Masa "Injury Time"?

News | Rabu, 14 September 2016 | 05:15 WIB

Megawati Sudah Tetapkan Cagub Jakarta, Tinggal Tunggu Pengumuman

Megawati Sudah Tetapkan Cagub Jakarta, Tinggal Tunggu Pengumuman

News | Selasa, 13 September 2016 | 20:38 WIB

PDIP Minta Tak Perlu Tanggapi Pernyataan Megawati

PDIP Minta Tak Perlu Tanggapi Pernyataan Megawati

News | Kamis, 08 September 2016 | 21:25 WIB

Terkini

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

Fashion Meets Music, A|X Armani Exchange Hadirkan Club Partnership Pertama di Jakarta

Fashion Meets Music, A|X Armani Exchange Hadirkan Club Partnership Pertama di Jakarta

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:26 WIB

Peringatan Keras Bahlil untuk Singapura: Jangan Ajari Indonesia soal Komitmen Kontrak!

Peringatan Keras Bahlil untuk Singapura: Jangan Ajari Indonesia soal Komitmen Kontrak!

Video | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Bakal Atur Ruang Digital hingga Jerat Korporasi, Yusril Targetkan RUU HAM Masuk DPR Akhir 2026

Bakal Atur Ruang Digital hingga Jerat Korporasi, Yusril Targetkan RUU HAM Masuk DPR Akhir 2026

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Bahas Obligasi Rp5,6 Triliun dengan Menkeu, Pramono: Jakarta Ikuti Keputusan Pusat

Bahas Obligasi Rp5,6 Triliun dengan Menkeu, Pramono: Jakarta Ikuti Keputusan Pusat

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:09 WIB

51.200 Liter Minyak Disita di Muratara, Bareskrim Ungkap Dugaan Pasokan Solar Ilegal ke Kontraktor

51.200 Liter Minyak Disita di Muratara, Bareskrim Ungkap Dugaan Pasokan Solar Ilegal ke Kontraktor

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Pramono Tegaskan Ancol dan Ragunan Tak Bisa Gratis untuk Semua: Biaya Perawatan Besar!

Pramono Tegaskan Ancol dan Ragunan Tak Bisa Gratis untuk Semua: Biaya Perawatan Besar!

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:03 WIB

×