NU Wanti-wanti soal Pencatutan Nama Lembaganya di Aksi Massa

Arsito Hidayatullah

Sabtu, 29 Oktober 2016 | 06:16 WIB
NU Wanti-wanti soal Pencatutan Nama Lembaganya di Aksi Massa
Ribuan warga Nahdlatul Ulama (NU) saat merayakan Hari Santri Nasional di monumen Tugu Proklamasi, Jakarta, Kamis (22/10). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur mengingatkan warga nahdliyyin untuk mewaspadai persoalan "pencatutan" nama ormas Islam itu dalam serangkaian aksi massa yang seolah-olah dalam koordinasi organisatoris, padahal hanya klaim.

"Ada yang mengibarkan sembilan bendera NU dalam aksi di Surabaya sesuai hasil temuan Ansor, ada yang memakai istilah Resolusi Jihad untuk pasukan di Pasuruan, ada pula simbol NU yang lain di Jakarta," kata Sekretaris PWNU Jatim Prof Akhmad Muzakki di Surabaya, Jumat.

Guru Besar Pendidikan Islam UIN Sunan Ampel Surabaya itu menjelaskan pelaku "pencatutan" nama NU itu mungkin saja dilakukan individu NU, namun juga orang lain yang mengatasnamakan NU, padahal penggunaan nama atau simbol NU harus melalui prosedur organisatoris, bukan individu.

"Untuk itu, kami mengimbau warga NU agar waspada dan jangan mudah terpancing pihak lain, seperti apa yang dilakukan Aliansi Santri Pasuruan untuk menggelorakan Resolusi Jihad dengan mendeklarasikan pasukan berani mati pengawal MUI terkait penistaan Al-Quran pada awal November," katanya.

Informasi dari sumber lain menyebutkan Aliansi Santri Pasuruan membuka pendaftaran anggota pasukan berani mati itu pada 28 Oktober 2016 yang sekaligus deklarasi, lalu persiapan menunggu komando ke Jakarta pada awal November 2016.

"PCNU Pasuruan sudah menindaklanjuti keberadaan aliansi itu sekaligus melakukan edukasi kepada warga NU agar waspada dan antisipatif terhadap pencatutan nama NU atau pembajakan identitas NU untuk kepentingan di luar NU," katanya.

Secara terpisah, Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakin menegaskan bahwa pihaknya sudah mendeteksi pasukan berani mati yang mendompleng Resolusi Jihad dengan mengatasnamakan Aliansi Santri Pasuruan itu.

"Kami akan menindaklanjuti perintah PWNU Jatim untuk masalah itu, karena itu kami akan melakukan langkah-langkah persuasif kepada kelompok yang teridentifikasi dari kelompok FPI Pasuruan itu, agar tidak menggunakan idiom-idiom NU yang dapat disalahpahami orang lain," katanya.

Ia menambahkan pihaknya akan memprioritaskan langkah persuasif, agar tidak semakin ramai, karena kesalahan pendekatan akan justru membuat citra Islam menjadi tercoreng.

"Untuk mencegahnya, kami akan mengimbau warga NU sendiri untuk tidak ikut-ikutan dan sebaiknya berdoa saja, karena Nabi Muhammad sendiri mengutamakan pendekatan kasih sayang dan pendekatan yang mendamaikan," katanya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

NU Berambisi Bangun Universitas di Seluruh Provinsi

NU Berambisi Bangun Universitas di Seluruh Provinsi

News | Selasa, 30 Agustus 2016 | 02:08 WIB

NU: Radikalisme Susupi Kalangan Remaja Berbasis Agama Lemah

NU: Radikalisme Susupi Kalangan Remaja Berbasis Agama Lemah

News | Jum'at, 10 Juni 2016 | 00:58 WIB

Tangkal Radikalisme & Terorisme, NU Gelar Pertemuan Internasional

Tangkal Radikalisme & Terorisme, NU Gelar Pertemuan Internasional

News | Kamis, 31 Maret 2016 | 12:05 WIB

Muslimat NU Bentuk Laskar Anti-Narkoba

Muslimat NU Bentuk Laskar Anti-Narkoba

News | Sabtu, 26 Maret 2016 | 18:25 WIB

Terkini

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

×