Pascapenistaan Agama Ahok, Elektabilitas Agus SBY Unggul

Kamis, 24 November 2016 | 17:33 WIB
Pascapenistaan Agama Ahok, Elektabilitas Agus SBY Unggul
Peneliti Indikator Burhanuddin Muhtadi, Politisi Demokrat Ramadhan Pohan, Politisi Gerindra Desmon Mahesa, Politisi Golkar TB. Ace Hasan saat pemaparan hasil survey

Suara.com - Lembaga Survei Indikator Politik merilis hasil survei bahwa elektabilitas pasangan nomor urut satu calon gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni unggul dibanding pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Djarot Saiful Hidayat.

Survei tersebut dilakukan usai Ahok ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan penistaan agama.

Survei dilakukan secara tata muka, mulai 15 November 2016, dengan melibatkan 798 orang dari 800 responden yang direncanakan (99,75 persen), dengan pertanyaan yang diajukan yakni Seandainya pemilihan langsung gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta dilaksanakan sekarang ini, siapa yang akan bapak /ibu pilih antara tiga pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur.

Survei menggunakan metode multistage random of sampling dan margin eror sebesar kurang lebih 3,6 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanudin Muhtadi, mengatakan pasangan Agus mendapatkan elektabilitas sebesar 34,4 persen dibanding Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Djarot Saiful Hidayat yang mendapat dukungan sebesar 26,2 persen dan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno mendapat 24,5 persen.

Burhanudin menilai dukungan kepada Ahok-Djarot menurun dalam 5 bulan sebanyak 18,6 persen, usai mencuat kasus dugaan penistaan agama.

"Ucapan Ahok mengenai surah Al Maidah nampakny berhubungan dengan menurunya dukungan Ahok-Djarot. hal ini berkaitan dengan adanya kasus dugaan penistaan agama dan penetapannya sebagai tersangka,"ujar Burhanudin dalam jumpa pers di Kantor Indikator Politik, Jalan Cikini V, Jakarta Pusat, Kamis (24/11/2016)

kata Burhanudin, meningkatnya elektabilitas yakni pasangan Agus-Sylvi juga dianggap sebagai sosok alternatif dan baru yang dianggap pantas memimpin Ibukota Jakarta.

"Ada faktor personal Agus disini. Masyarakat suka dengan pembawaan Agus yang tegas dan berwibawa. Selain itu, penyebab turunnya Ahok juga dianggap sikapnya yang kurang ramah dan santu‎n," ungkapnya.

Dalam rilis survei tersebut hadir pula Politisi Partai Gerindra Desmond J Mahesa, Politisi Demokrat Ramadhan Pohan, Tim Pemenangan Ahok-Djarot Ace Hasan Sadili.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI