Ahok Khawatir Relawannya Diserang karena Kasus Penistaan Agama

Pebriansyah Ariefana | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Jum'at, 25 November 2016 | 09:53 WIB
Ahok Khawatir Relawannya Diserang karena Kasus Penistaan Agama
Dewi Kencana menayakan status tersangka kasus dugaan penistaan agama ke calon Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). (suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Dewi Kencana menayakan status tersangka kasus dugaan penistaan agama ke calon Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Relawan Ahok-Djarot Saiful Hidayat ini mengaku heran setelah Ahok ditetapkan sebagai tersangka namun masih ada penolakan dari sejumlah oknum satat blusukan ke kampung-kampung.

"Pak Bapak kan sudah tersangka yak pak. Terus kok kalau turun (blusukan dan kampanye) banyak banget yak yang menghadang," kata Dewi di acara Kampanye Rakyat, Rumah Lembang, Jalan Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (25/11/2016).

"Iya sudah tersangka. Nggak (selalu ditolak) juga," jawab Ahok.

Dewi mengusulkan kepada Ahok untuk menugaskan relawan-relawannya mengawal setiap ingin melakukan blusukan. Hal ini bertujuan untuk melindungi pasangan petahana dari penghadangan sejumlah oknum masyarakat.

"Terus bapak kan banyak relawan, di grup WA saya saja ada 98 relawan. Harusnya relawan saja yang ikut turun," kata dia.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jakarta nonaktif ini tak mau ada konflik antara warga atau antar kelompok. Jika dihadang sekelompok warga saat berkampanye, Ahok lebih memilih melaporkan ke Badan Pengawas Pemilu DKI Jakarta dan ke polisi.

"Kita jujur saja, saya nggak mau ada konflik horizontal di antara kita. Saya kira kalau ada yang hadang lapor polisi saja," ucap Ahok.

Selanjutnya, Ahok menerangkan oknum warga yang menghadang kampanye Djarot di Kembangan Utara, Jakarta Barat beberapa waktu lalu telah ditetapkan menjadi tersangka oleh polisi.

"Jadi yang hadang Pak Djarot mau dipidana. Ada aturanya. Kita kalau ada masalah lapor polisi dan Bawaslu. Yang penting ada buktinya foto dia. Relawan kalau benturan repot," kata Ahok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jadi Tersangka, Buni Yani akan Melawan di Pengadilan

Jadi Tersangka, Buni Yani akan Melawan di Pengadilan

News | Kamis, 24 November 2016 | 21:35 WIB

Muncul Penggalangan Dana untuk Buni Yani, Pendukung Buka Rekening

Muncul Penggalangan Dana untuk Buni Yani, Pendukung Buka Rekening

News | Kamis, 24 November 2016 | 21:07 WIB

Ucapan Pertama Buni Yani Setelah Jadi TSK: Sangat Kecewa

Ucapan Pertama Buni Yani Setelah Jadi TSK: Sangat Kecewa

News | Kamis, 24 November 2016 | 20:55 WIB

Imbauan PP Muhammadiyah: Hormati Proses Hukum Ahok

Imbauan PP Muhammadiyah: Hormati Proses Hukum Ahok

News | Kamis, 24 November 2016 | 20:48 WIB

Desmond Protes: Siapa Abal-abal, LSI Denny JA atau Indikator?

Desmond Protes: Siapa Abal-abal, LSI Denny JA atau Indikator?

News | Kamis, 24 November 2016 | 20:24 WIB

Mengapa Buni Yani Tak Ditahan, Polisi Beri Penjelasan

Mengapa Buni Yani Tak Ditahan, Polisi Beri Penjelasan

News | Kamis, 24 November 2016 | 18:57 WIB

Pakar Pidana Jelaskan Beda Kasus Ahok dengan Musadeq dan Lia Eden

Pakar Pidana Jelaskan Beda Kasus Ahok dengan Musadeq dan Lia Eden

News | Kamis, 24 November 2016 | 18:39 WIB

Survei: 40 Persen Warga Yakin Buni Tak Salah, 27 Persen Yakin

Survei: 40 Persen Warga Yakin Buni Tak Salah, 27 Persen Yakin

News | Kamis, 24 November 2016 | 18:29 WIB

Survei: Ahok Tak Tulus Minta Maaf, Cari Aman

Survei: Ahok Tak Tulus Minta Maaf, Cari Aman

News | Kamis, 24 November 2016 | 18:18 WIB

Sama seperti Ahok, Setelah Jadi Tersangka, Buni Yani Tak Ditahan

Sama seperti Ahok, Setelah Jadi Tersangka, Buni Yani Tak Ditahan

News | Kamis, 24 November 2016 | 18:11 WIB

Terkini

Israel Mulai Hancurkan Masjid di Iran

Israel Mulai Hancurkan Masjid di Iran

News | Selasa, 07 April 2026 | 10:27 WIB

Viral Mobil Dinas Pemprov DKI Dipakai Healing ke Puncak, Oknum Pegawai Kini Diburu Inspektorat!

Viral Mobil Dinas Pemprov DKI Dipakai Healing ke Puncak, Oknum Pegawai Kini Diburu Inspektorat!

News | Selasa, 07 April 2026 | 10:13 WIB

Jejak Berdarah Preman Pembunuh Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta: Residivis, Keok Diterjang Peluru!

Jejak Berdarah Preman Pembunuh Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta: Residivis, Keok Diterjang Peluru!

News | Selasa, 07 April 2026 | 09:56 WIB

Demi Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Siap Gerah di Kantor: Batasi Penggunaan AC dan Listrik Kemensos

Demi Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Siap Gerah di Kantor: Batasi Penggunaan AC dan Listrik Kemensos

News | Selasa, 07 April 2026 | 09:17 WIB

Bansos Macet & Urban Farming Mati Suri, DPRD DKI Jakarta: Sistem Distribusi Pangan Harus Dirombak

Bansos Macet & Urban Farming Mati Suri, DPRD DKI Jakarta: Sistem Distribusi Pangan Harus Dirombak

News | Selasa, 07 April 2026 | 09:00 WIB

Sempat Diadang Warga Lenteng Agung, TNI AD: Itu Penertiban Aset Negara, Bukan Sengketa Lahan

Sempat Diadang Warga Lenteng Agung, TNI AD: Itu Penertiban Aset Negara, Bukan Sengketa Lahan

News | Selasa, 07 April 2026 | 08:35 WIB

Trump Ancam Hancurkan Iran, Tak Peduli Hukum Internasional Dilanggar

Trump Ancam Hancurkan Iran, Tak Peduli Hukum Internasional Dilanggar

News | Selasa, 07 April 2026 | 08:29 WIB

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

News | Selasa, 07 April 2026 | 08:27 WIB

Di Tengah Perang Iran, Ucapan Kontroversial Donald Trump Berpotensi Bikin Marah Vladimir Putin

Di Tengah Perang Iran, Ucapan Kontroversial Donald Trump Berpotensi Bikin Marah Vladimir Putin

News | Selasa, 07 April 2026 | 08:16 WIB

Bareskrim Ungkap Peran Vital The Doctor: Penyuplai Narkoba Ko Erwin dan White Rabbit Jakarta!

Bareskrim Ungkap Peran Vital The Doctor: Penyuplai Narkoba Ko Erwin dan White Rabbit Jakarta!

News | Selasa, 07 April 2026 | 07:58 WIB